Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENINGKATAN LAJU ENDAP DARAH TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN FERITIN SERUM PADA IBU HAMIL gilang nugraha; Nur Masruroh
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 3 No 2 (2019): Medical Technology and Public Health Journal September 2019
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v3i2.1133

Abstract

Serum ferritin (SF) examination is a test parameter used to assess iron deposits in the body. SF examination has limitations, the degree is influenced by inflammation because ferritin is an acute phase protein. Elevated SF levels follow the increase in other acute phase proteins, the acute phase proteins of the gamma-globulin group to increase Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR), as the proteins neutralize the membrane of the negatively charged erythrocytes Thus accelerating the ESR. Enhanced ESR can also be found in pregnant women, the increase in such ESR occurs during pregnancy. This research aims to determine whether there is an increase in ESR relation to SF examination results in pregnant women. The study used Cross sectional studies conducted in Puskesmas Jagir, Wonokromo, Surabaya City which was conducted in May 2019, with the samples of pregnant women research. Blood sampling is 6 mL and is accommodated as much as 3mL on purple tubes for ESR inspection and 3mL on red tubes for SF examination. Laboratory test results are conducted in correlation tests. A total of 30 pregnant women respondents participated in the study, an average age of 27 years and an average gestational age of 34 weeks. ESR inspection results are 56 mm/hr (range: 27 – 117 mm/hr) and SF 20 ng/mL test result (range: 2 – 149 ng/mL). The correlation test result indicates that there is no increase in the ESR value of the SF level (P = 0.240). It was concluded that the increase in ESR in pregnant women did not affect the results of SF examinations, increased due to hemodilution due to the physiological factor of pregnancy, resulting in decreased blood viscosity and increased blood erythrocyte sedimentation rate.
PEMERIKSAAN MEAN ARTERI PRESSURE DAN PROTEIN URINE SEBAGAI PREDIKSI HIPERTENSI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RS PRIMA HUSADA SIDOARJO Nur Masruroh; Andreas Putro Ragil Santoso
Jurnal Midwifery Vol 2 No 2 (2020): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jm.v2i2a1

Abstract

Pendahuluan Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia dan di Indonesia. Termasuk dalam tiga penyebab utama kematian ibu. Preeklampsi merupakan salah satu komplikasi dalam kehamilan yang ditandai dengan adanya hipertensi dan protein dalam urine. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pemeriksaan MAP dan pemeriksaan protein urine dengan hipertensi pada ibu hamil trimester III di RS Prima Husada Sidoarjo.Metode penelitian ini adalah observasi analitik cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil. MAP diperoleh dengan mengukur tekanan darah ibu kemudian dihitung dengan rumus untuk mengetahui hasilnya. Sedangkan protein urine diperoleh dengan menggunakan dipstik. Uji analisis dengan Chi Square.  Hasil dari 30 responden didapatkan 60% positif pada pemeriksaan MAP dan 80% positif terdapat protein dalam urine nya. Hasil analisis hubungan MAP dengan hipertensi didapatkan p = 0,000 (<0,005). Pada pemeriksaan protein urine dengan hipertensi didapatkan hasil p = 0,272 (>0,005).Kesimpulan terdapat hubungan antara pemeriksaan MAP dengan hipertensi dan tidak terdapat hubungan antara protein urine dan hipertensi. Diharapkan ibu hamil periksa kehamilan secara rutin minimal 4 kali selama hamil dan Bidan melakukan deteksi dini preeklampsi untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU DENGAN TAKSIRAN BERAT JANIN Yati Isnaini Safitri; Nur Masruroh
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v6i1.1531

Abstract

Kecukupan gizi ibu hamil ditentukan oleh kenaikan berat badan ibu yang juga akan mendukung kenaikan berat badan janin serta kecepatan janin mensintesis jaringan. Pencatatan hasil berat badan pada setiap kunjungan ibu hamil bermanfaat untuk mengetahui kesejahteraan janin yang ada di dalam kandungan ibu. Pengukuran Tinggi Fundus Uteri (TFU) menjadi titik awal evaluasi pertumbuhan janin. Taksiran berat janin berguna untuk memantau pertumbuhan janin dalam rahim, sehingga diharapkan dapat mendeteksi dini kemungkinan terjadinya pertumbuhan janin yang abnormal. Tujuan penelitian Menganalisis hubungan antara kenaikan berat badan ibu hamil dengan taksiran berat janin di RBG Zakat Surabaya. Sampel berjumlah 25 ibu adalah ibu hamil trimester 3 yang datang berkunjung ke klinik RBG Zakat Surabaya selama bulan Mei-Agustus 2019. Tehnik pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian Berdasarkan hasil uji statistic dengan chi-square di dapatkan hasil perhitungan menunjukkan signifikansi (α) = 0,396. Dengan asumsi jika ρ <0,05 Ho Ditolak maka ada hubungan antara kenaikan berat badan ibu dengan taksiran berat badan janin.The nutritional adequacy of pregnant women is determined by the increase in maternal weight, which will also support the increase in fetal weight, and the rate at which the fetus synthesizes tissue. Recording weight results at every visit of pregnant women is useful to know the welfare of the fetus in the mother's womb. Uterine Fundus Height Measurement (TFU) is the starting point for evaluating fetal growth. Estimated fetal weight is useful for monitoring fetal growth in the uterus, so it is expected to detect early the possibility of abnormal fetal growth. Research Objectives To analyze the relationship between weight gain of pregnant women and fetal weight estimates in RBG Zakat Surabaya. The sample of 25 mothers was 3rd trimester pregnant women who came to visit the Zakat Surabaya RBG clinic during May-August 2019. The sampling technique used purposive sampling technique. Data analysis using chi-square. Results of the study Based on the results of the statistical test with chi-square obtained the calculation results showed significance (α) = 0.396. Assuming if ρ <0.05 Ho is rejected then there is a relationship between maternal weight gain and estimated fetal weight. 
PENGARUH KECEMASAN IBU TERHADAP PROSES PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI BPS ATIK SUHARIJATI SURABAYA Nur Masruroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.352 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v8i2.199

Abstract

The relationship with the mother's level of anxiety in the first stage of labor active phase in BPM Atik Suharijati Surabaya. Mothers who experienced the process of labor is a physiological thing, but in reality people still think childbirth is a life and death stakes. Mothers who give birth experience anxiety levels cause birth becomes pathological. This study aims to determine the relationship with the mother's level of anxiety in the first stage of labor active phase in BPM Atik Suharijati Surabaya. Design analytical research with cross sectional approach. The population around the third trimester pregnant women who face labor in BPS Atik Suharijati in April-May 2015 of 25 respondents. A sample of 12 respondents in October was taken with the technique of "purposive sampling". Independent variables and the dependent variable levels of anxiety long active phase. Collecting data using questionnaires and partograf. Data were analyzed using the Mann Whitney test with a significance level a = 0.05. The results showed nearly half (41.7%) had mild anxiety and the majority of respondents (75%) had active phase <6 hours. Statistical test results obtained  = 0.024 < = 0.05, H0 is rejected means that there is a relationship with the mother's level of anxiety in the first stage of labor active phase in BPS Atik Suharijati. The conclusions of this study is the higher the mother's level of anxiety, the more disturbing the birth process to be gone through. So that health workers are expected to continue to provide information or understanding to pregnant women about childbirth and the factors that influence it.
Optimalisasi Pengetahuan Dan Gizi Ibu Hamil Untuk Generasi Berkualitas Nur Masruroh; Fritria Dwi Anggraini; Nur Zuwariyah; Miftachul Jannah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1272

Abstract

Ibu hamil adalah salah satu kelompok yang paling rawan terhadap masalah gizi. Masalah gizi yang dialami ibu hamil sebelum atau selama kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Asupan gizi selama kehamilan merupakan hal penting karena dapat mengurangi resiko kesehatan pada janin dan ibu. Kurangnya asupan gizi ibu hamil selama kehamilan berakibat buruk bagi ibu dan janin. Terhambatnya pertumbuhan janin salah satunya disebabkan ole gizi ibu yang buruk, ditandai ole rendahnya pertambahan berat badan ibu hamil atau berat badan sebelum ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang baik sehingga kualitas bay yang dilahirkan juga baik. Maka dari itu zat gizi mikro ibu selama kehamilan sangat penting baik bag perkembangan anak di dalam rahim maupun perlindungan terhadap kesakitan dan kematian ibu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan pengetahuan ibu tentang kehamilan dan kebutuhan gizi selama periode kehamilan. Target yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan ibu tentang kehamilan dan kebutuhan gizi selama kehamilan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah adalah dengan Memberikan tambahan pengetahuan mengenai kehamilan serta Memberikan tambahan pengetahuan mengeani kebutuhan gizi selama periode kehamilan. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan penyuluhan mengenai kehamilan dan mengenai kebutuhan gizi selama hamil. Kegiatan ini berlangsung selama 3 bulan di RW 03 kelurahan Wonokromo Surabaya. Hasilnya terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dibandingkan dengan sebelum diberikan penyuluhan. Diharapakan kader kesehatan dan tenaga kesehatan dapat memberikan ilmu yang bermanfaat secara rutin bagi ibu hamil agar dapat menghasilkan generasi yang sehat.
Revitalisasi Peran Santri Dalam Upaya Pencegahan Stunting Melalui Generasi Berencana (Genre) di Lingkungan Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo Mursyidul Ibad; Dwi Handayani; Nur Masruroh
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1277

Abstract

Jumlah perkembangan pesantren di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan dengan jumlah 36.000 pesantren dan 3,4 juta santri aktif pada tahun 2022. Berkembangnya pesantren akan tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan taraf kesehatan pada penghuni pesantren, khususnya para santri. Hal ini ditunjukkan perilaku hidup besih dan sehat di lingkungan pesantren masih kurang baik, meliputi konsumsi sayur dan buah yang cukup. Pondok pesantren juga dihadapkan pada minimnya upaya pencegahan pada remaja (santri) untuk mencegah stunting di masa depan. Pesantren tersebut salah satunya adalah Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo. Pondok tersebut memiliki potensi santri yang bagus akan tetapi kurangnya pengetahuan mengenai program generasi berencana. Solusi yang diberikan adalah dikuatkan peran santri husada dalam penyampaian informasi generasi berencana melalui pemberian edukasi mengenai stunting dan cara pencegahan, kesehatan reproduksi dan program generasi berencana. Selain itu pondok juga difasilitasi dengan sarana untuk melakukan pengecekan kesehatan dasar dan assessment mengenai perilaku pencegahan stunting. Hasilnya santri husada terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan dengan tingkat kehadiran 100%. Adanya peningkatan pengetahuan santri setelah diberikan edukasi pada masing-masing materi. Serta harapannya nantinya ada pemicuan mengenai adanya pos generasi berencana pada Poskestren yang terdapat di Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo. Selain itu artikel berita telah terbit serta dalam rencana artikel ilmiah untuk dimasukkan kedalam Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Unusa tahun 2023.