Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

PENGARUH PENUNDAAN PENJEPITAN TALI PUSAT TERHADAP KADAR HB BAYI DAN LAMA PELEPASAN TALI PUSAT Siti Rochmaedah; Natsir Nugroho; Atik Hodikoh
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 2 (2019): June 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.156 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v4i2.329

Abstract

Latar Belakang: Bayi masih terhubung dengan ibu saat lahir melalui tali pusat yang merupakan bagian dari plasenta. Bayi akan terpisah dari plasenta melalui penjepitan dan pemotongan tali pusat, dan kegiatan ini termasuk dalam manajemen aktif kala III persalinan, tetapi waktu yang optimal untuk melakukan penjepitan dan pemotongan tali pusat masih kontroversi dan berlangsung hingga kini. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh penundaan penjepitan tali pusat terhadap kadar Hb bayi dan lama pelepasan tali pusat. Metodologi: Rancangan penelitian menggunakan posttest-only with control group design. Teknik pemilihan sampel menggunakan consecutive sampling. Besar sampel 20 responden per kelompok. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan. Uji perbedaan kedua kelompok menggunakan independent t-test. Hasil: Terdapat perbedaan rerata kadar Hb bayi dengan p value 0.03 < 0.05 dan tidak terdapat perbedaan lama pelepasan tali pusat dengan p value 0.06 > 0.05. Kesimpulan & saran: Penundaan penjepitan tali pusat berpengaruh terhadap kadar Hb bayi dan tidak berpengaruh terhadap lama pelepasan tali pusat. Penundaan penjepitan tali pusat dapat dijadikan alternatif kebijakan dalam manajemen aktif kala III persalinan. Kata kunci: Penundaan penjepitan tali pusat, Hb bayi, Pelepasan tali pusat
EFEKTIVITAS HEALTH EDUCATION TENTANG SADARI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI MAN SERAM BAGIAN BARAT Siti Rochmaedah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.675 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.302

Abstract

Kanker payudara di Indonesia merupakan kanker kedua paling banyak diderita kaum wanita setelah kanker leher rahim (Mardiana, 2009). World Health Organization (WHO) mengatakan angka kejadian kanker di Indonesia yang paling tinggi dari semua kejadian kanker pada wanita yaitu kanker payudara yang mencapai 48.998 kasus. Salah satu faktor tingginya angka kejadian kanker payudara adalah kurangnya edukasi kanker payudara sejak dini dalam mendeteksi dan menangani kanker payudara secara dini yaitu dengan cara SADARI (Frida, 2012). Salah satu cara memberikan informasi tentang SADARI kepada siswi yaitu dengan cara health education, melalui program health education diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas health education tentang sadari dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan siswi MAN Seram Bagian Barat. Rancangan penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Besar sampel 29 orang per group. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi pengetahuan (p=0,000). Hasil : ada perbedaan rerata tingkat pengetahuan tentang SADARI pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan : health education tentang SADARI dengan Media Audio Visual efektif terhadap tingkat pengetahuan siswi MAN Seram Bagian Barat. Kata kunci: Health education, Media audio visual, SADARI, Pengetahuan
EFEKTIVITAS HEALTH EDUCATION TENTANG SADARI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI MAN SERAM BAGIAN BARAT Siti Rochmaedah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.476 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v1i1.313

Abstract

Kanker payudara di Indonesia merupakan kanker kedua paling banyak diderita kaum wanita setelah kanker leher rahim (Mardiana, 2009). World Health Organization (WHO) mengatakan angka kejadian kanker di Indonesia yang paling tinggi dari semua kejadian kanker pada wanita yaitu kanker payudara yang mencapai 48.998 kasus. Salah satu faktor tingginya angka kejadian kanker payudara adalah kurangnya edukasi kanker payudara sejak dini dalam mendeteksi dan menangani kanker payudara secara dini yaitu dengan cara SADARI (Frida, 2012). Salah satu cara memberikan informasi tentang SADARI kepada siswi yaitu dengan cara health education, melalui program health education diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas health education tentang sadari dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan siswi MAN Seram Bagian Barat. Rancangan penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Besar sampel 29 orang per group. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi pengetahuan (p=0,000). Hasil : ada perbedaan rerata tingkat pengetahuan tentang SADARI pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan : health education tentang SADARI dengan Media Audio Visual efektif terhadap tingkat pengetahuan siswi MAN Seram Bagian Barat.