Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALYSIS OF DEMAND FOR BEEF DISTRICT OF JEMBER Nuriza Utami; henik prayuginingsih; Annisa Nurina Aulia
AGRIBEST Vol 3, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v3i2.2572

Abstract

Beff is a kind of foodstuff  which relatively expensive, so not every household  can buy it every time.  This study aimed to: (1) analyze the factors that influence demand of beef  at District of Jember, and (2) calculate the elasticity  on price and income of  demand of beef , also cross-elasticity of demand due on prices of other goods. This study used descriptive methods and surveys with deliberate regional selection (purposive method), selected sub district were Sumbersari, Patrang, Kaliwates, Jelbuk, Mayang, Tempurejo, Ambulu, and Sumberbaru. Sampling was carried out in proportioned random sampling with total of 72 respondents, data obtained from interviews community. Data analysis method used demand theory and Cobb-Douglas model multiple regression analysis. The results of this study concluded that: (1) the factors that significantly influence demand of beef  at District of  Jember were price of beef and  fish , household income, dummy tasts and dummy research area, while the price factor of chicken meat, prices of eggs, education level , while number of family members hae no significant effect on.; (2) beef price elasticity was -4,701 showed that elsticity of beef  was elastic, cross elasticity of chicken meat price, price of eggs and fish were 3,907; 4,416; 1,311, which showed that the three items were substitutes of beef, the income elasticity of 0,579 indicates that beef was a normal item, that was consumtion goods, which was in the event of an increasing on income will caused increase demand.
ANALISIS PEMASARAN AGROINDUSTRI RUMAH TANGGA GULA KELAPA DI KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER Claresta Febriana Putri; Henik Prayuginingsih; Syamsul Hadi
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v2i1.1371

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui:1) pola saluran pemasaran, 2) marjin pemasaran, dan 3) efisiensi pemasaran gula kelapa tiap skala usaha di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan survey dengan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive method). Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Snowball Rolling.Analisis data menggunakan analisis deskriptif, dan margin pemasaran ditinjau dari berbagai skala usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Saluran pemasaran terdiri atas saluran nol tingkat digunakan oleh 11,11% pengrajin dari skala kecil, saluran satu tingkat digunakan oleh 84,44% dari pengrajin skala kecil dan menengah, dan  saluran tiga tingkat digunakan oleh 4,44% pengrajin dari skala besar. 2) Margin saluran pemasaran nol tingkat Rp. 0,-/kg, satu tingkat Rp. 700,-/kg dan tiga tingkat Rp. 1575,-/kg. 3) Seluruh saluran pemasaran efisien dengan share harga 100% pada saluran nol tingkat, 93,13% pada saluran satu tingkat dan 87,40% pada saluran tiga tingkat.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN KEUNTUNGAN USAHATANI BUAH NAGA BERDASARKAN SKALA USAHA DI KECAMATAN TEGALSARI, KABUPATEN BANYUWANGI Nana Lutfi Sintia; Henik Prayuginingsih; Fefi Nurdiana Wijayanti
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v2i1.1372

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah; (1) Untuk mengetahui produktivitas usahatani buah naga skala sempit lebih rendah dan  skala luas; (2) Untuk mengetahui biaya produksi usahatani buah naga skala sempit dan  skala luas; (3) Untuk mengetahui keuntungan usahatani buah naga skala sempit dan  skala luas.  Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif dan survey dengan lokasi penelitian dipilih secara purposive method, yaitu di Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Disproportioned Random Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan instansi. Analisis data menggunakan uji beda Z.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa; (1) Produktivitas usahatani buah naga untuk petani skala sempit lebih rendah dibandingkan dengan skala luas. Produktivitas buah naga untuk golongan petani skala sempit sebesar 7.190 kg/ha, sedangkan untuk skala luas sebesar 8.883 kg/ha. Perbedaan ini secara statistik signifikan pada taraf uji 1%; (2) Biaya produksi usahatani buah naga untuk petani skala sempit lebih besar dibandingkan dengan skala luas. Biaya produksi untuk golongan petani skala sempit sebesar Rp. 24.982.190/ha dan skala luas sebesar Rp. 21.022.842/ha. Perbedaan ini secara signifikan pada taraf uji 5%; (3) Keuntungan usahatani buah naga untuk petani skala sempit lebih rendah dibandingkan dengan skala luas. Keuntungan usahatani  buah naga golongan petani sempit sebesar Rp. 32.539.379/ha dan skala luas sebesar Rp. 50.043.825/ha. Perbedaan ini secara signifikan pada taraf uji 5%.
Pembuatan Pakan Alternatif Ternak Sapi Melalui Fer-mentasi Gedebog Untuk Cadangan Musim Kemarau Syamsul Hadi; Henik Prayuginingsih; Bejo Suroso; Oktarina Oktarina; Taufiq Timur Warisaji
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 3, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v3i1.8041

Abstract

Permintaan akan daging ternak sapi pada tahun 2021 ini cenderung semakin banyak sejalan dengan bertambahnya laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bondowoso yang mencapai  sebesar 0,52 persen. Pada tahun yang sama  jumlah ternak sapi di Kabupten Bondowoso sebanyak 234.300 ekor dan sebagian berada di Kecamatan Pakem yaitu sebanyak 9.214 ekor yang tersebar salah satunya di Desa Pakem dengan jumlah sekitar lebih dari 700 ekor. Kondisi ini tentunya membutuhkan ketersediaan pakan ternak yang cukup memadai agar pertumbuhan dan perkembangan ternak sapi akan berlangsung normal, terutama pada saat musim kemarau.  Oleh karena itu, tujuan program pengabdian pada masyarakat ini secara ekonomi untuk meningkatkan keuntungan dan efisiensi biaya produksi ternak sapi. Metode pelaksanaan ini berupa rekayasa teknologi dan sosial melalui pelatihan dengan pendekatan partisipatif  dan pendampingan. Pelatihan dimaksud adalah berupa pelatihan pada aspek teknis pembuatan pakan alternatif  fermentasi gedebog dan  manajemen pakan. Proses  pendampingan kepada mitra peternak bertujuan untuk menjamin terlaksananya program sesuai pedoman dan tercapainya  indikator keberhasilan program. Hasil evaluasi di lapangan menunjukkan tingkat keberhasilan program dengan uraian sebagai berikut: a) rata-rata perkembangan produksi (bobot kambing) per bulan mencapai 21,99%, b) efisiensi biaya produksi penggemukan ternak sebelum program (1,21) sesudah program (1,90), dan  tingkat keuntungan sesudah pelaksanaan program naik sebesar 91.31%, dan c) mitra  tidak kesulitan untuk memberikan pakan ternak rumput pada musim kemarau, karena  cukup hanya dengan satu sampai dua kali per minggu, sehingga dapat  mengurangi waktu untuk mencari rumput pada musim penghujan sebesar ± 35%. 
Permintaan Dan Penawaran Buah Di Wilayah Kota Kabupaten Jember Pada Masa Pandemi COVID 19 Nur Muhammad Ferdiansyah; Nurul Fathiyah Fauzi; Henik Prayuginingsih
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.731 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.68

Abstract

Buah merupakan sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu upaya guna meningkatkan imunitas tubuh agar tetap sehat pada masa pandemi covid-19. Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) perbedaan permintaan buah sebelum dan pada masa pandemi; (2) perbedaan penawaran buah sebelum dan pada masa pandemi; (3) hubungan antara permintaan, penawaran dan harga buah pada masa pandemi di wilayah kota Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Sampel penelitian terdiri dari 30 orang pembeli dan 10 orang pedagang di pasar tradisional, serta 20 orang pembeli pasar modern. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tidak ada perbedaan permintaan buah yang signifikan pada pasar tradisional, sedangkan di pasar modern ada perbedaan signifikan pada taraf uji 5% sebelum dan pada masa pandemi, permintaan buah di pasar tradisional naik 1,07% sedangkan pada pasar modern naik 31,57% pada masa pandemi; (2) terdapat perbedaan penawaran buah yang signifikan pada taraf uji 5%, di pasar tradisional penawaran turun 27,97% pada masa pandemi, sedangkan penawaran di pasar modern tidak diketahui karena fihak manajemen tidak bersedia memberikan data; (3) terjadi kenaikan harga buah pada masa pandemi yang diakibatkan oleh kenaikan permintaan dan penurunan penawaran secara bersamaan.
Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Di Perumda Kahyangan Kebun Gunung Pasang Jember Nafisa Dyah Ayu Andharini Hidayatullah; Henik Prayuginingsih; Annisa Nurina Aulia
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 3 (2023): Proceeding SEMARTANI 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v2i3.301

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang ikut terlibat secara langsung dalam menjalankan kegiatan organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Organisasi yang baik dan memiliki citra positif di mata masyarakat tidak akan mengabaikan aspek pengembangan kualitas sumber daya manusianya. Mendasar pada hal tersebut maka tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : (1) tingkat motivasi, pelatihan dan kinerja karyawan di Perumda kahyangan Kebun Gunung Pasang Jember; (2) untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja karyawan di Perumda kahyangan Kebun Gunung Pasang Jember. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 50 orang, terdiri dari 30 orang karyawan pabrik dan 10 orang karyawan kantor, serta 20 orang karyawan pengolahan. Data dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor tingkat motivasi sebesar 3,849 kategori tinggi; skor pelatihan sebesar 4,095 kategori tinggi; skor kinerja karyawan 3,902 kategori tinggi. (2) pengaruh motivasi terhadap kinerja sebesar 78,50%; pengaruh pelatihan terhadap kinerja sebesar 0,001%; motivasi dan pelatihan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja sebesar 62,3% sedangkan 37,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di masukan di dalam model.
Analisis Risiko Produksi Peternakan Ayam Broiler Di Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember Maryam Haniifah; Syamsul Hadi Kusuma; Henik Prayuginingsih
RELASI : JURNAL EKONOMI Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : STIE Mandala Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v17i1.412

Abstract

The study was conducted to examine the problemsed of broiler chicken farms at Sukowono District, Jember Regency. The research objectives are; (1) Identifying sources of production risk, (2) Knowing the opportunities for production risk, (3) Knowing the impact of production risk, (4) Formulate risk status and alternative strategies applied to overcome production risks. This type of research is descriptive and survey methods, using primary and secondary data with the location of the study chosen deliberately (purposive). Sampling uses the Total Sampling method. Data analysis using z-score, Value at Risk (VaR), risk status and risk map. Based on the results of the study, it could be concluded that; (1) Sources of production risk are diseases, rejected chickens, environmental disturbances and predatory pests, (2) Opportunities for production risk are environmental disorders of 62,17%, reject chicken 59,87%, pests and predators 57,14%, and diseases 44,04%, (3) The impact of the risk in the form of potential losses originating from the disease amounted to IDR 9.303.171, environmental disturbances amounting to IDR 6.814.817, reject chicken amounting to IDR 6.684.948 and pests and predators of IDR 264.718 of 109.000 chickens, (4) Risk status for sources of risk of reject chicken and environmental disturbances is severe, for sources of risk of predatory diseases and pests are moderate. The results of risk mapping indicate that there are preventive and mitigation strategies. Environmental disorders and reject chicken are a source of risk that has a great opportunity and impact. Keywords: Broiler chicken, Risk mapping, Production risk, Risk source.