Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Persepsi Dengan Pelaksanaan Imunisasi TT Pada Ibu Hamil Di Polindes Samatan Kabupaten Pamekasan yulia paramita rusady; Sari Pratiwi Apidianti
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 3 No 02 (2023): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v3i02.2700

Abstract

Penyakit tetanus merupakan masalah yang serius dan berakibat pada kematian. Imunisasi selama kehamilan sangat penting dilakukan untuk mencegah penyakit yang bisa menyebakan kematian ibu dan janin. jenis imunisasi yang diberikan adalah Tetanus Toxoid (TT) yang dapat mencegah penyakit tetanus.Berdasarkan data yang diperoleh di polindes Samatan pada 10 ibu hamil didapatkan hasil 7 ibu hamil tidak melakukan imunisasi TT karena menganggap bahwa imunisasi TT tidak penting.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan persepsi dengan pelaksanaan imunisasi TT pada ibu hamil di Polindes Samatan Kabupaten pamekasan. Penelitian ini bersifat analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional pada ibu hamil di Polindes Samatan Kabupaten Pamekasan sebanyak 42 responden. Pengumpulan data primer diperoleh dengan memberikan kuesioner pada responden. Uji statistik menggunakan Chi-Square dan desain penelitian menggunakan Non Probability Type Sampling Jenuh. Berdasarkan tabulasi silang 22 ibu yang tidak melaksanakan imunisasi TT sebanyak 22 ibu (47,6%), sedangkan dari 20 Ibu yang melaksanan imunisasi TT sebanyak 20 ibu (52,4%). Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai X2 hitung = 24,954 ≥ X2 tabel = 3,841, α (0,05) maka Ho ditolak sedangkan H1 diterima artinya ada hubungan persepsi dengan pelaksanaan imunisasi TT di Polindes Samatan Kabupaten Pamekasan. Dapat disimpulkan bahwa Kesesuaian hasil data penelitian menunjukkan sebagian besar Ibu hamil tidak melaksanakan imunisasi TT di pengaruhi oleh persepsi. Hal ini sangat di butuhkan Kepedulian tenaga kesehatan untuk mengubah persepsi ibu hamil terutama mengenai pelaksanaan imunisasi TT. Tenaga kesehatan dapat memberikan informasi, edukasi dan komunikasi yang lebih detail mengenai pelaksanaan imunisasi TT pada ibu hamil.
PENYULUHAN PEMANFAATAN DAUN ASAM JAWA SEBAGAI ASI BOOSTER DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK Kinanatul Qomariyah; Layla Imroatu Zulaikha; Yulia Paramita Rusady
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan global yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk mewujudkan momentum generasi emas di tahun 2045. Stunting merupakan kondisi dimana seorang bayi mengalami kekurangan gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang akan berdampak pada perkembangan otak dan tumbuh kembang anak dan akan mempengaruhi potensi sumber daya manusia di masa depan. Hasil Survey Status Gizi Balita Imdonesia (SSGBI) menunjukkan bahwa angka stunting mengalami penurunan berada di angka 27,67% pada tahun 2019. Walaupun terjadi penurunan, angka tersebut masih tergolong tinggi karena target WHO angka stunting tidak boleh melebihi dari 20%. Pencegahan stunting dapat dimulai sejak dini yaitu melalui pemenuhan nutrisi yang baik pada bayi baru lahir dengan pemberian ASI Eksklusif, oleh karena itu produksi ASI harus dipersiapkan dengan menggunakan ASI Booster dengan bahan dasar alam seperti daun asam jawa yang mengandung minyak atsiri yang dapat meningkatkan produksi ASI, serta tinggi kandungan antioksidan, flavonoid, tanin tersebut dapat menghambat biosintesis prostaglandin dan meningkatkan oksitosin. Pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan daun asam jawa sebagai ASI booster untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu yang menyusui.
PENGARUH KONSELING TERHADAP PERSEPSI TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN DI PUSTU LAWANGAN DAYA PADEMAWU PAMEKASAN Yulia Paramita Rusady; Zulaikha Zulaikha
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1156

Abstract

Kontrasepsi merupakan metode untuk menghindari atau mencegah terjadinya kehamilan. Salah satu metode kontrasepsi efektif adalah implant. Berdasarkan hasil survey awal, pengguna implant hanya 2,5%. Hal itu dikarenakan kurangnya konseling dari bidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh konseling terhadap persepsi tentang kontrasepsi implan di Puskesmas Pembantu Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.Desain penelitian ini bersifat survey analitik, berdasarkan waktunya menggunakan cross sectional. Sampelnya adalah sebagian WUS yang tidak mengunakan kontrasepsi sebanyak 279 orang menggunakan teknik sampling probability sampling tipe simple random sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner dan cheklist. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square.Berdasarkan tabulasi silang diketahui bahwa sebagian besar responden yang paham tentang kontrasepsi implant mempunyai persepsi positif yaitu sebanyak 140 responden (55,6 %). Berdasarkan uji statistik Chi-Square didapatkan nilai  ,  dk = 1, X2 hitung = 4,84 X2 tabel = 3,841, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh konseling terhadap persepsi tentang kontrasepsi implant di Puskesmas Pembantu Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Maka di perlukan upaya dari petugas kesehatan untuk meningkatkan intensitas konseling/temu wicara dengan para WUS sebagai upaya promotif dalam pemakaian kontrasepsi implant.