Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DI DESA GLINGSERAN KECAMATAN WRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO Rafi Maulana Hardi; Ria Angin
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i6.4726

Abstract

Program Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan yang selanjutnya disebut PMT Berbahan Pangan adalah makanan tambahan pangan yang diberikan untuk meningkatkan status gizi pada sasaran. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah makanan tambahan pangan yang diberikan untuk meningkatkan status gizi pada sasaran. Pangan adalah makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat sesuai dengan potensi sumberdaya dan kearifan . Pemberian makanan tambahan ini juga bertujuan untuk mengurasi resiko terjadinya stunting. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah menjelaskan Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan Desa Glingseran Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso.penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan dari Merilee S Grindle, terkait isi kebijakan dan konteks implementasi tidak semua terbukti. Implementasi kebijakan tidak semua terimplementasi dengan baik. Ketika teori Grindle digunakan dalam penelitian ini tentang program pemberian makanan tambahan atau PMT- tidak menggambarkan dinamika yang ada.Berdasarkan hasil analisa data pada penelitian, disimpulkan bahwa implementasi program pemberian makanan tambahan (PMT-) berjalan dengan baik.Namun, masih ditemukan beberapa hambatan atau kendala dalam pengimplementasian program pemberian makanan tambahan (PMT-)
KOLABORASI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN BANTUAN KESEJAHTERAAN LANJUT USIA DI DESA LENGKONG KECAMATAN MUMBULSARI, KABUPATEN JEMBER Danarto Adityo Wardono; Ria Angin
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i6.4729

Abstract

Lansia yang didefinisikan sebagai kelompok rentan dalam dalam struktur sosial masyarakat, mendapatkan ancaman penurunan kesejahteraan dalam kehidupannya. Ancaman penurunan kesejahteraan tersebut disebabkan oleh penurunan kemampuan fisik Lansia untuk melakukan kegiatan produktif, dan lemahnya kemampuan keluarga dalam merawat dan melayani Lansia. Guna melindungi kesejahteraan yang rentan, Pemerintah Desa Lengkong menyusun kebijakan di level desa sebagai bentuk perlindungan sosial kepada kelompok Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Pemerintah Desa Lengkong, dalam melakukan pemberdayaan dan perlindungan sosial terhadap kelompok rentan Lansia, melalui Implementasi kebijakan program bantuan lanjut usia Desa Lengkong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan data primer melalui kegiatan observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diambil melalui kegiatan studi literatur. Penelitian dilakukan selama 2 bulan (April dan Mei). Data-dat kemudian diolah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa, program bantuan lanjut usia Pemerintah Desa Lengkong hanya menjadi agenda program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat, yang diatur dan ditetapkan dalam APBDes Nomor 8 Tahun 2023, Tentang Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tahun 2024. Dalam perkembangannya, PKH Lansia milik Kemensos menjadi program utama dalam bantuan Kelompok Lansia, sehingga bantuan Lansia yang berasal dari anggaran desa, cuku untuk menalangi Lansia yang tidak terdaftar sebagai kelompok penerima manfaat PKH.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUKTAHIRAN DATA PEMILIH DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI E-COKLIT OLEH KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BONDOWOSO SEBAGAI PERSIAPAN PEMILIHAN UMUM 2024 Said, Rafii Asyraf Said; Ria Angin
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i9.5491

Abstract

Pemilihan Umum (pemilu) dianggap sebagai pesta demokrasi yang di mana warga negaranya dapat secara langsung mengekspresikan kedaulatannya terhadap negara dan pemerintahan. Perkembangan teknologi yang sangat pesat di era sekarang membuat demokrasi di Indonesia juga mengalami kemajuan terutama dalam pengolahan data para calon pemilih dengan berbasis aplikasi elektronik (e-coklit). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah implementasi kebijakan aplikasi e-coklit ini membuat pemilihan umum di daerah Bondowoso mempunyai efektifitas dan juga dapat mencegah berbagai masalah yang selama ini sering terjadi di daerah Bondowoso. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Kabupaten Bondowoso menetapkan pencoklitan dengan dua kebijakan yaitu yang pertama pencocokan dan penelitian (Coklit) dan yang dilanjutkan dengan pencocokan dan penelitian terhadap data pemilih tetap menggunakan aplikasi (E-coklit) kebijakan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Undang Undang Nomor 7 tahun 2022 tentang pemutakhiran data pemilihan umum. Pelaksanaan kebijakan pencocokan dan penelitian data (coklit) dan juga pencocokan dan penelitian data menggunakan aplikasi (e-coklit) dapat menyelesaikan masalah yang sering terjadi di Kabupaten Bondowoso terkait dengan data ganda karna peralihan status serta perpindahan seseorang dari daerah a ke daerah b. Dengan pencocokan inilah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dapat ditetapkan.