Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INOVASI KEWIRAUSAHAAN DI MASA PANDEMI COVID 19 Desi Suryati; Meiyanti - Widyaningrum; Musniasih - Yuniati; Rohmiati Amini; Nurmiati -
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 1 No 3 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v1i3.456

Abstract

Inovasi Kewirausahaan pada Masa Pandemi Covid 19 bertujuan untuk memberikan pemahaman dan membuka pikiran para kaum muda khususnya yang ada di Desa Penimbung Kecamatan Gunung Sari. Pandemi Covid 19 yang menimpa masyarakat kita pada saat ini berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Salah satunya adalah sektor ekonomi. Kegiatan pengabdian di Desa Penimbung Kecamatan Gunung sari yaitu melakukan sosialisasi serta mengubah mindset pola pikir anak muda sehingga bisa melakukan inovasi kewirausahaan yang selama ini belum pernah dirintis akibat keterbatasan akses informasi dan kekurangtahuan mereka terhadap informasi usaha secara mandiri selama masa pendemi. Materi yang disampaikan terkait dengan inovasi kewirausahaan, strategi pemasaran secara islami, bentuk usaha mikro yang bisa dikembangkan pada masa pandemi serta memperlihatkan beberapa contoh produk yng bisa dikembangkan lebih lanjut dengan kemampuan skil dan keseriusan yang dimiliki. Hasil dari sosialisasi terkait inovasi kewirausahaan ini menumbuhkan keinginan yang sangat kuat dari anak mudadesa penimbung sehingga mereka tergerak hatinya untuk merintis usaha secara mandiri dengan ketersediaan sumber daya yang dimiliki di Desanya. Hal ini juga akan berlanjut pada kegiatan pendampingan dan pelatihan inovasi kewirausahaan untuk lebih menggali potensi diri yang dimiliki oleh anak muda di desa penimbung. Antusiasme dan rasa ingin berusaha yang dimiliki sangat kuat sehingga memberikan efek positif terhadap keseriusan dalam menjalankan usaha secara mandiri. Inovasi Kewirausahaan pada Masa Pandemi Covid 19 bertujuan untuk memberikan pemahaman dan membuka pikiran para kaum muda khususnya yang ada di Desa Penimbung Kecamatan Gunung Sari. Pandemi Covid 19 yang menimpa masyarakat kita pada saat ini berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Salah satunya adalah sektor ekonomi. Kegiatan pengabdian di Desa Penimbung Kecamatan Gunung sari yaitu melakukan sosialisasi serta mengubah mindset pola pikir anak muda sehingga bisa melakukan inovasi kewirausahaan yang selama ini belum pernah dirintis akibat keterbatasan akses informasi dan kekurangtahuan mereka terhadap informasi usaha secara mandiri selama masa pendemi. Materi yang disampaikan terkait dengan inovasi kewirausahaan, strategi pemasaran secara islami, bentuk usaha mikro yang bisa dikembangkan pada masa pandemi serta memperlihatkan beberapa contoh produk yng bisa dikembangkan lebih lanjut dengan kemampuan skil dan keseriusan yang dimiliki. Hasil dari sosialisasi terkait inovasi kewirausahaan ini menumbuhkan keinginan yang sangat kuat dari anak mudadesa penimbung sehingga mereka tergerak hatinya untuk merintis usaha secara mandiri dengan ketersediaan sumber daya yang dimiliki di Desanya. Hal ini juga akan berlanjut pada kegiatan pendampingan dan pelatihan inovasi kewirausahaan untuk lebih menggali potensi diri yang dimiliki oleh anak muda di desa penimbung. Antusiasme dan rasa ingin berusaha yang dimiliki sangat kuat sehingga memberikan efek positif terhadap keseriusan dalam menjalankan usaha secara mandiri.
Efek Pasca Pandemi Covid 19 terhadap Pendapatan Pedagang Kecil (Studi Kasus Pedagang Boba Tea Aik Dareq, Batukliang Lombok Tengah) Desi Suryati; Rohmiati Amini; Baiq Salkiah; Musniasih Yuniati; Junaidi Akhmad
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v4i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dan dampak pasca pandemi terhadap pendapatan pedagang kecil khususnya pedagang teh boba di Desa Aik Dareq Batukliang Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian adalah kuantitatif asosiatif dengan jumlah responden seluruh pedagang teh Boba sebanyak 12 orang yang dijadikan sebagai sampel. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi, angket dan dokumentasi dengan uji validitas dan reliabilitas terhadap data yang diperoleh. Untuk melihat normalitas dan homogenitas data juga dilakukan dengan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Analisis menggunakan analisis statistik dengan analisa regresi linier sederhana dan melakukan uji hipotesis atas hipotesa yang diajukan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan pedagang kecil mengalami peningkatan yang positif seiring kondisi ekonomi pasca pandemi yang sudah mulai berangsur normal. Hal ini ditunjukkan dengan angka 0,603 yang dihasilkan atau sebesar lebih kurang 60% efek yang ditimbulkan dengan berkegiatan ekonomi pasca pandemi. Sementara dari hasil uji hipotesis diperoleh nilai t hitung sebesar 2,247. Nilai t hitung > nilai t tabel (2, 247 > 1,812) pada taraf signifikan 5% (∝=0,05) maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis adanya efek atau dampak pasca pandemi terhadap pendapatan pedagang kecil (Teh Boba) dapat diterima
Empowering Culinary Micro, Small, and Medium Enterprises through Digital Marketing: A Qualitative Study in Mataram City, Indonesia Desi Suryati; Rohmiati Amini; Meiyanti Widyaningrum; Samsuriadi Samsuriadi
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i1.446

Abstract

This study explores how digital marketing strategies can enhance the competitiveness andsustainability of culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Mataram City,Indonesia. The research responds to the structural challenges faced by local enterprises in thepost-pandemic era, particularly the need for digital transformation in marketing and customerengagement. A qualitative approach was employed through interviews, observation, and systemprototyping. The study developed and tested a digital marketing model integrating website�based promotion tools with social media and marketplace platforms such as Instagram,WhatsApp, Shopee, and Tokopedia. The findings indicate that the adoption of digital marketingimproves visibility, customer interaction, and transaction efficiency, enabling MSMEs to expandtheir market reach and strengthen business resilience. The research concludes that digitalmarketing serves not only as a technological innovation but also as a strategic empowermenttool that fosters digital literacy and entrepreneurial adaptability among MSME actors. Theimplications of this study emphasize the need for continued digital capacity-building programsand government facilitation to accelerate inclusive economic recovery at the regional level