Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

NILAI-NILAI SISTEM PEREKONOMIAN ISLAM DALAM RITUAL “MAPPADENDANG” Kurdi Fadal
Jurnal Hukum Islam Vol 14 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jhi.v0i0.673

Abstract

One of Bugis Makassar culture or ritual routinely performed each year in agricultural activities (harvest) by all farmers is Mappadendang. This ritual is performed as a form of joy and gratitude to the Creator, for agricultural crops. Mappadendang also intended to preserve the cultural heritage of their ancestors. Mappadendang in Pinrang has the high philosophy and as a means of ancestor in strengthening the unity and integrity. The importance of cooperation in traditional ritual Mappadendang, including carrying values of the Islamic economic system, are serious work in finding halal sustenance, forming society with solid social order, fairness of income distribution which can remove the monopoly system, and the freedom of individual in social welfare.
ORTODOKSI TAFSIR INDONESIA: ANALISIS KITAB FIRDAUS AL-NA’IM KARYA THAIFUR ALI WAFA Fadal, Kurdi
Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Vol 8 No 1 (2023): Al-Bayan : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Quranic and Tafsir studies Programme at Ushuluddin Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-bayan.v8i1.20562

Abstract

Riset ini mengkaji tentang corak ortodoksi dalam kitab Firdaus al-Naim karya Thaifur Ali Wafa dan pertautannya dengan tradisi masyarakat Madura khususnya ayat-ayat tentang pernikahan. Riset kualitatif ini menggunakan metode content analysis. Dengan teori ortodoksi Henderson, kajian ini menegaskan bahwa tafsir Thaifur menunjukkan kecenderungan ortodoksi yang sangat kuat karena komitmennya pada kitab-kitab mu’tabarah dan pendapat para ulama salaf al-s}a>lih sebagai sumber rujukan, Latar belakang pendidikan dan jaringan keulamaan mazhab Sunni memengaruhi pemikiran tersebut. Namun demikian, ortodoksi pemikiran Thaifur ditunjukkan dengan sikap moderat dan toleran dalam menyikapi pendapat lain. Di sisi lain, ortodoksi penafsiran Thaifur meneguhkan tradisi Madura khususnya dalam masalah poligami, usia pernikahan dan peran suami istri dalam keluarga, menguatkan pemahaman dan budaya patriarki.