Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lombok Journal of Science

Identifikasi Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Pada Pangan Jajanan Anak Sekolah Yang Beredar di Kota Mataram Lalu Ahmad Saikhu; Syuhriatin Syuhriatin; Hasan Basri
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 3 No 3 (2021): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis makanan yang mengandung bahan berbahaya yang terdapat di dalam Pangan Jajanan Sekolah (PJAS) yang beredar di Kota Mataram. Dan khusus Mengetahui kandungan bahan berbahaya yang terdapat di dalam Pangan Jajanan Sekolah (PJAS) yang beredar di Kota Mataram. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik yaitu untuk membuat gambaran atau mendeskrifsikan suatu keadaan secara obyekif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Pangan dan Bahan Berbahaya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 02 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 30 Desember 2020. Hasil ini menunjukkan kualitas makanan yang dijual di Kantin Sekolah Dasar Negeri Kota Mataram belum aman dari Bahan Tambahan Pangan Berbahaya (BTP). Natrium Siklamat adalah pemanis buatan yang di perbolehkan oleh pemerintah. Pemanis buatan ini memiliki batas maksimum yang boleh berada dalam tubuh manusia yaitu 3 g/kg berat bahan. Biasanya Natrium Siklamat di salah gunakan dalam jenis-jenis jajanan minuman diantaranya es mambo, es campur, es krim, es sirup, jeli, dan lain-lain. Berdasarkan hasil uji pemanis Natrium Siklamat terhadap 19 sampel pangan jajanan anak sekolah (PJAS), yang di ambil dari 5 kantin sekolah dasar yang berbeda beda terdapat 4 sampel yang positif mengandung pemanis Natrium Siklamat yaitu kode: 1). 002 KM. Jely warna orange Sumarni, 2). 011 KM. Es Mambo Kuning 3). 013.KM.Es Campur Maspuah, 4). 015 KM. Minuman Berwarna Masnah. Dari 5 kanrin sekolah dasar 26 sampel pangan jajanan yang di sotir untuk di ambil untuk selanjutnya di uji, tidak mengandung formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow. Kata Kunci: Bahan Kimia, Bahan Tambahan Pangan Berbahaya, Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS)
Agaricaceae and Psathyrellaceae from Suranadi Natural Park in Lombok Island Meilinda Pahriana Sulastri; Hasan Basri
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 3 No 2 (2021): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungi is one of the important organisms in ecosystem. Most macrofungi are composed of fungalspecies from the division Basidiomycota and some belong to the division Ascomycota. Macrofungihas a role in ecosystem by decomposing materials that contribute to carbon cycling. Mycorrhizalmacrofungi organize nitrogen and phosphorus to support the other species in forest ecosystem.Additionally, some species of macrofungi are important food source and medicine. Agaricaceaeis one of the most diverse families of fungi. Most of the species are cosmopolitan and saprotrophsthat grow in dead wood, trees, log and leaf litter. The species of Agaricaceae have variety of morphology. Psathyrellaceae are a family of fungal species with dark spores. The member of thefamily generally has soft and fragile fruit body dissolve by autodigestion. This study aims to identify the macrofungi belong to family Agaricaceae that grow in Suranadi Natural Park. This is descriptive explotative study by exploring and describing the species of Agaricaceae andPsathyrellaceae found in Suranadi Natural Park. Sampling was carried out using the cruisemethod. The fungal sample found was documented and observed. Identification was carried outby matching the morphological characters of fungal sample and environmental conditions usingthe reference book and various scientific journals on Agaricaceae and Psathyrellaceae species.The identification results found 1 species of Agaricaceae including Lepiota sp. and 2 species of Psathyrellaceae i.e. Coprinellus sp. and Parasola sp.