Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PENGGUNAAN IUD (INTRA UTERINE DEVICE) DI BPM HADAWIYA PALEMBANG ta TAHUN 2017 DESI HARIANI
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 7 No 13 (2017): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v7i13.212

Abstract

IUD merupakan alat kontrasepsi yang mempunyai reversibilitas dan efektifitas yang tinggi yaitu0,6 – 0,8/100 akseptor IUD dalam satu tahun pertama pemakaian dibandingkan dengan alat kontrasepsilainnya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pendidikan ibu dan dukungan suamiterhadap penggunaan IUD di BPM Hadawiyah Palembang. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif dengan desain cross sectional. Populasinya adalah seluruh ibu pengguna KB sebanyak 219responden dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa pengguna IUD 53,3% ibu yang berpendidikan tinggi dan 47,4% mendapat dukungan suami.Berdasarkan hasil uji chi-squaremenunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan ibuterhadap penggunaan IUD (ρ Value = 0,002) dan ada hubungan antara dukungan suami terhadappenggunaan IUD (ρ Value= 0,002). Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada BPM Hadawiyah dapatmemberikan informasi dan masukkan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kontrasepsi IUDterutama pada dukungan suami (dukungan informasi) seperti suami selalu ikut mengantarkan istri danmemberi dukungan dalam proses pemasangan atau pemilihan KB, karena jika tidak dapatmempengaruhi istri dalam memilih kontrasepsi.
Pengaruh Kompetensi Pejabat Penatausahaan Keuangan, Sistem Pengendalian Intern, Dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Amries Rusli Tanjung; Desi Hariani; Sri Indrastuti
Jurnal Ekonomi KIAT Vol. 27 No. 2 (2016): Desember 2016
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/kiat.2016.vol27(2).3011

Abstract

This study aimed to examine the effect of the financial administration officials competencies, internal control systems and financial oversight of the local value of the local government financial reporting information to the object of research on education seleruh Indragiri Hulu district, amounting to 41 on education. The sampling technique using purposive sampling. method of data collection is by distributing questionnaires. Analysis using multiple regression. The results of this study it is concluded that the competence of the financial administration officials and financial control area berpengarauh positive significant value of information while the local government financial reporting internal control system variable has no effect on the value of the local government financial reporting information. In this study the magnitude of the effect that the R2 of 0.555 or 55.5% indicate that the competence of the financial administration officials and regional financial oversight of financial reporting information affecting the value of 55.5%, because in the world of government, every part of government must be filled by the right person, ie which has competence in accordance with the qualifications specified. So is the financial oversight of local government has an influence on the financial statements because the information value of the government's financial oversight is a medium that can support to produce reliable financial statements and meets the characteristics of financial reporting information value that has been set. While at 44.5% influenced by other variables.
The Effect Of Using Sms On Compliance With Repeat Visits Of 1-Month Injectable Contraceptive Acceptors Anur Rohmin; Era Mardia Sari; Desi Hariani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i1.5923

Abstract

Latar belakang: Kepatuhan kunjungan ulang akseptor kontrasepsi suntik merupakan salah satu kunci utama keberhasilan alat kontrasepsi tersebut. Dampak ketidakpatuhan akseptor kontrasepsi suntik memungkinkan akseptor mengalami kehamilan. Hal ini dikarenakan hormon yang terkandung dalam kontrasepsi suntik tidak dapat bekerja dengan maksimal. Mengingat pentingnya kepatuhan akseptor KB untuk melakukan kunjungan ulang, maka diperlukan sisitem kesehatan yang menunjang untuk meningkatkan kepatuhannya. Layanan Short Massage Service (SMS) dapat digunakan untuk memaksimalkan efesiensi, efektifitas, dan ekuitas pelayanan kesehatan melalui peningkatan komunikasi.Tujuan: Diketahuinya pengaruh penggunaan SMS terhadap kepatuhan kunjungan ulang akseptor kontrasepsi suntik 1 bulan.Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment dan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent control group design. Sampel diambil secara non random dengan metode Total Sampling yang berjumlah 189 responden.Analisis data menggunakan uji Mcnemar dan Korelasi Koefisien Kontingensi.Hasil: Ada perbedaan kepatuhan kunjungan ulang akseptor kontrasepsi suntik 1 bulan sebelum dan sesudah mendapatkan SMS, dari 83 responden yang sebelumnya tidak patuh, setelah mendapat SMS sebanyak 33 (39,8%) menjadi patuh dan 50 (60,2%) tetap tidak patuh melakukan kunjungan ulang. Uji hipotesis bermakna secara statistik dengan p value 0,000.Kesimpulan: Ada korelasi antara SMS dan kepatuhan kunjungan ulang akseptor kontrasepsi suntik 1 bulan. Nilai korelasi sebesar 0.490 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi sedangSaran: Dapat digunakan sebagai salah satu sumber informasi untuk mengupayakan pengembangan dan peningkatan pelayanan KB sehingga seluruh akseptor patuh untuk melakukan kunjungan ulang sesuai jadwal. Kata Kunci :Akseptor KB, Kepatuhan Kunjungan, SMS ABSTRACT Background: Compliance withrepeat visits to injectable contraceptive acceptors is one of the main keys to the success of these contraceptives. The impact of non-compliance of injectable contraceptive acceptors allows the acceptor to experience pregnancy. It is caused by the hormones contained in injectable contraceptives doesn’t work optimally. Regarding the importance of compliance of family planning acceptors with repeat visits, a supportive health system is needed to improve compliance. Short Message Service (SMS) can maximize health services’ efficiency, effectiveness, and equity through enhanced communication.The study aimed to study the effect of using SMS on compliance with repeat visits of 1-month injectable contraceptive acceptors.Methods: This type of research was Quasi-Experimental, and the research design used was the Nonequivalent control group design. Samples were taken non-randomly with the Total Sampling method as many as 189 respondents. Data analysis used Mcnemar test and Contingency Coefficient Correlation.Results: There was a difference in the compliance of 1 month injectable contraceptive acceptors with repeat visits before and after  SMS; from 83 respondents who previously were noncompliant, 33 (39.8%) became compliant, and 50 (60.2%) were still non-compliant  with repeat visits after receiving SMS. The hypothesis test was statistically significant with P-value 0.000.Conclusion: There was a correlation between SMS and compliance with repeat visits of 1 month injectable contraceptive acceptors. The correlation value of 0.490 indicated a positive correlation with moderate correlation power.Suggestion: The study is expected to be a source of the development and improvement of family planning services so that all acceptors comply with repeat visits on schedule.   Keywords: KB acceptor,SMS, Visit Compliance 
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP KUNJUNGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE Desi Hariani; Elvina Indah Syafriani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i3.4280

Abstract

Background Antenatal care is important to ensure that natural processes continue to run normally during pregnancy. The fetus in the womb develops along with the gestational age, so if it is not properly monitored it can cause problems, both in pregnancy, childbirth and the puerperium, it can also result in the death of the mother and baby. Based on data from the Kenten Laut Banyuasin Health Center in 2020, the number of pregnant women who made ANC visits was 87 people. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of pregnant women and antenatal care examination visits. Methods This research method used a quantitative descriptive surver with a cross sectional approach and univariate and bivariate analysis using the chi square test. The population of this study were some pregnant women who visited were taken randomly at the Kenten Laut Banyuasin Health Center in 2020, with a total population of 32 people. The results of this study indicate that there is a relationship between the level of knowledge of pregnant women about ANC with ANC visits at the Kenten Laut Banyuasin Health Center in 2020 with a value of 0.008 <0.005. Therefore it is important for pregnant women to carry out prenatal examinations from the beginning so that it will be easier to know the baby's development and can detect signs of danger early to prevent complications early.                    Conclusion There is a relationship between the level of knowledge of pregnant women about ANC with ANC visits at the Kenten Laut Banyuasin Health Center in 2020 with a value of 0.008 < 0.005.                    Suggestions are expected for future researchers to conduct research on antenatal care with more interesting variables so that they can be studied more about antenatal care examinations and can be reviewed about the problems that exist in pregnant women so that pregnant women are healthier and of higher quality.  Keywords : antenatal care visits,knowledge of pregnant women, maternal mortality ABSTRAK Latar Belakang Asuhan antenatal care penting untuk menjamin agar proses alamiah tetap berjalan normal selama kehamilan. Janin dalam kandungan berkembang seiring dengan besar usia kehamilan, maka apabila tidak dilakukan pengawasan yang tepat bisa menyebabkan masalah, baik dalam kehamilan, persalinan dan nifasnya, bisa juga mengakibatkan kematian ibu dan bayi. Berdasarkan data Puskesmas Kenten Laut Banyuasin Tahun 2020 jumlah ibu hamil yang melakukan Kunjungan ANC sebanyak 87 orang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap kunjungan pemeriksaan antenatal care.Metode Penelitian ini menggunakan Surver Deskriptif Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi square, Populasi penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang melakukan kunjungan diambil secara random sampling di Puskesmas Kenten Laut Banyuasin Tahun 2020, jumlah total populasi 32 orang.Hasil penelitian ini menjunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan kunjungan  ANC di Puskesmas Kenten Laut Banyuasin Tahun 2020 dengan ƿ value 0,008 < 0,005.  Maka dari itu penting bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dari awal sehingga akan lebih mudah mengetahui perkembangan bayi dan dapat mendeteksi secara dini tanda-tanda bahaya untuk mencegah komplikasi secara dini.Kesimpulan Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan kunjungan  ANC di Puskesmas Kenten Laut Banyuasin Tahun 2020 dengan ƿ value 0,008 < 0,005.Saran diharapkan untuk peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang antenatal care dengan variabel yang lebih menarik sehingga bisa dikaji lebih banyak lagi tentang pemeriksaan antenatal care dan bisa dikaji ulang tentang permasalahan yang ada pada ibu hamil supaya ibu hamil lebih sehat dan berkualitas Kata Kunci            : Kunjungan Antenatal care, Pengetahuan ibu hamil, AKI  
SCRENING SECARA DINI PENYAKIT CA.CERVIK MELALUI PEMERIKSAAN IVA TES MASA NEW NORMAL COVID-19 PADA WANITA USIA SUBUR DI PERUMAHAN GRAHAELOK PERSADA KEL. KENTEN KAB. BANYUASIN Desi Hariani; Elvina Indah.S; Era Mardia Sari
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 12 No 24 (2022): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v12i24.160

Abstract

This study aims to determine the prevalence of cervical precancerous lesions by performing cervical cancer screening through knowledge, attitudes and the IVA test. Methods This study used a descriptive observational study with a cross sectional approach which was conducted on 85 women of childbearing age at Graha Elok Persada Housing Complex, Kel. Kenten Kab. Banyuasin, in mothers aged 20-50 years. The current condition of the Covid-19 pandemic needs special attention, especially in providing optimal health services to the community. The acetic acid visual inspection (IVA) examination is the right method for cervical cancer screening to detect cervical cancer. Based on the results of the chi square test, it is known that the Pearson chi-square value is 0.000 <0.05, so there is a significant relationship between the VIA test and the incidence of cervical cancer using univariate and bivariate analysis.
PENGETAHUAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU HAMIL TM I DAN II TERHADAP KONSUMSI SARI EKSTRAK JAHE DALAM MENGURANGI HIPEREMESIS GRAVIDARUM : Knowledge And Education Level Of TM I And II Pregnant Women On The Consumption Of Ginger Extract In Reduce Hyperemesis Gravidarum Elvina Indah Syafriani; Desi Hariani; Era Mardia Sari
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 8 No. 3 (2022): JIKeb | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikeb.v8i3.1365

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palembang kejadian Hiperemesis Gravidarum pada tahun 2018 sebanyak 57 orang (0,651%) dari 3405 ibu hamil dan pada tahun 2019 sebanyak 51 orang (0,788%) dari 4021 ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan tingkat pendidikan ibu hamil trimester I dan II terhadap konsumsi sari ekstrak jahe (zingiber officinale) yang dapat mengurangi hiperemesis gravidarum. Metode yang digunakan adalah dengan teknik accidental sampling, dimana pengambilan data yang dihimpun langsung oleh peneliti melalui wawancara langsung dengan panduan kuesioner kepada seluruh ibu hamil yang datang ke Praktik Mandiri Bidan (PMB) Lia Novianti Sukajadi Banyuasin. Hasil analisa univariat dari 37 responden didapatkan sebagian besar responden yang mengkonsumsi sari ekstrak jahe (zingiber officinale) yaitu 34 responden (91,9%), sedangkan yang tidak mengkonsumsi sari ekstrak jahe (zingiber officinale) sebanyak 3 responden (8,1%). Responden dengan tingkat pengetahuan baik tentang konsumsi sari ekstrak jahe (zingiber officinale) yang dapat mengurangi hiperemesis gravidarum sebanyak 22 responden (59,5%) dan responden dengan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 15 responden (40,5%). Sedangkan responden yang memiliki tingkat pendidikan tinggi sebanyak 25 responden (67,6%) dan responden yang memiliki tingkat pendidikan rendah sebanyak 12 responden (32,4%). Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan masukan kepada Praktek Mandiri Bidan (PMB) atau tenaga kesehatan dalam memberikan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) mengenai sari ekstrak jahe (Zingiber Officinale) yang dapat mengurangi hiperemesis gravidarum sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam memilih cara pengobatan herbal dan penelitian ini dapat dilanjutkan pada tingkat yang lebih mendalam lagi untuk menilai hubungan
1035325 Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu dan Letak Janin dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini di Klinik Alisa Talang Kramat Kenten Tahun 2018 Desi Hariani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi M
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.317 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v9i1.162

Abstract

ABSTRAK Ketuban pecah dini adalah pecahnya selaput ketuban pada setiap saat sebelum permulaan persalinan tanpa memandang apakah pecahnya selaput ketuban terjadi pada kehamilan 24 minggu atau 44 minggu. Kadar hemoglobin adalah ukuran pigmen respiratorik dalam butiran-butiran darah merah. Kelainan letak janin merupakan malpresentasi janin atau kelainan letak janin yang dapat membuat ketuban bagian terendah langsung menerima tekanan intra uteri yang dominan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar hemoglobin ibu dan letak janin dengan kejadian ketuban pecah dini di klinik alisa talang keramat kenten Palembang Tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan crossectional. Sampel berjumlah 63 orang. Pengambilan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist.Hasil analisis univariat didapatkan jumlah ibu yang mengalami ketuban pecah dini (22,3%), HB tidak normal (41,3%) dan letak sungsang (6,3%). Dari hasil analisis bivariat dengan uji statistik Chi – Square ada hubungan bermakna antara kadar hemoglobin ibu p value = 0,001 < α 0,05 nilai OR = 0,049 dan letak janin p value = 0,001 < α 0,05 nilai OR = 0,032 dengan kejadian ketuban pecah dini secara statistik terbukti. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi pada ibu hamil dan bersalin sehingga tidak terjadi komplikasi. Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Kadar Hemoglobin, Letak Janin ABSTRACT Premature rupture of membranes isthe rupture of the membranes at any time before the onset of labor, regardless of whether the rupture of the membranes occurs at 24 weeks or 44 weeks' gestation. Hemoglobin levels are the size of respiratory pigments in red blood granules. Fetal abnormalities are malpresentations of fetuses or fetal abnormalities that can make the lowest part of the membrane directly accept the dominant intrauterine pressure. The aim of this study is to know the correlation between maternal hemoglobin level and fetal location toward the incidence of premature rupture of membranes at klinik alisa talang keramat kenten The study design using analytical survey method with crossectional approach. The sample numbered 63 people. Taking by using total sampling technique. Data collection using checklist sheet. The result of univariate analysis showed that the number of mothers who had membranes rupturedearly was (22.3%), HB was not normal (41.3%) and breech position was (6.3%). From bivariate analysis with Chi-Square statistical test there was a significant correlation between maternal hemoglobin level p value = 0.001 <α 0.05 value OR = 0.049 and fetal location p value = 0.001 <α 0.05 value OR = 0.032 with incidence of premature rupture of membranes was statistically proven. Through this research, it is expected to provide better health services in pregnant and maternity women so thereis no complications occur. Key word : Premature rupture of membranes, Hemoglobin levels, Fetal Location
1035325 Hubungan Berat Badan Bayi Baru Lahir dengan Rupture Perineum Pada Persalinan Normal di Ruang Shafa RSI Siti Khadijah Palembang Tahun 2019 Desi Hariani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.716 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v10i1.215

Abstract

Persalinan seringkali mengakibatkan perlukaan jalan lahir atau yang disebut dengan rupture perineum. Berat badan bayi baru lahir berpengaruh pada peregangan perineum, namun rupture perineum masih terjadi meskipun bayi yang lahir dilahirkan tidak terlalu besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan berat badan bayi baru lahir dengan rupture perineum pada persalinan normal di Ruang shafa RSI Siti Khadijah Palembang Tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Januari -09 Maret Tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah metode Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan menggunakan data analisis univariat dan bivariat, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggukan total sampling. Populasi dalam penelitian ini semua ibu bersalin yang melahirkan di Ruang shafa RSI Siti Khadijah Palembang pada Januari sampai dengan Maret 2020 sebanyak 40 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 40 responden ibu yang mengalami rupture perineum sebanyak 30 responden (75,0%) dan yang tidak mengalami rupture perineum sebanyak 10 responden (25,0%). Terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan bayi baru lahir dengan rupture perineum pada persalinan normal di Ruang shafa RSI Siti Khadijah Palembang dengan nilai p value 0,031 <ɑ 0,05. Adapun saran yang diberikan untuk ibu agar meningkatkan deteksi dini dan pemantauan tumbuh kembang janin serta memberikan KIE kepada ibu hamil tentang berat badan bayi baru lahir dengan laserasi jalan lahir.
Pengaruh Keterampilan Bidan Konseling Berdasar Health Belief Model (HBM) Pada Ibu Terhadap Perubahan Perilaku Penanganan Balita Diare Tanpa Dehidrasi Elvina Indah Syafriani; Desi Hariani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.391 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v11i1.248

Abstract

Untuk menurunkan angka kematian dan angka kesakitan balita karena diare diperlukan strategi efektif yang dapat merubah perilaku ibu dalam merawat balita sakit diare, yaitu melalui keterampilan konseling oleh tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh keterampilan konseling bidan berdasar Health Belief Model (HBM) pada ibu terhadap perubahan perilaku penanganan balita diare tanpa dehidrasi. Penelitian ini quasi eksperimental dengan Pre-Post test control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu balita diare tanpa dehidrasi yang memenuhi kriteria inklusi dengan 65 responden kelompok perlakuan dan 65 responden kelompok kontrol. Analisis data dengan menggunakan uji komparatif numerik dan kategorik. Perbedaan rerata dianalisis dengan uji Mann-Whitney tidak berpasangan dan uji Wilcoxon berpasangan, dengan kemaknaan hasil uji ditentukan berdasarkan nilai p<0,05.Hasil penelitian didapatkan bahwa peningkatan keterampilan konseling bidan pada kelompok perlakuan lebih tinggi bila dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Peningkatan nilai perubahan perilaku penanganan pada kelompok perlakuan lebih tinggi bila dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Keterampilan bidan konseling berdasar Health Belief Model (HBM) berpengaruh terhadap perubahan perilaku penanganan balita diare tanpa dehidrasi.
TINGKAT KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN NORMAL DI KLINIK ALISA PRATAMA KEL. KENTEN KAB. BANYUASIN TAHUN 2022 Desi Hariani; Elvina Indah Syafriani; Era Mardia Sari
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v14i27.309

Abstract

The process of delivery is influenced by some factors such as passage, passanger, power and helpers, psychological factors are also very determine the success delivery. Where anxiety or tension, insecurity and anxiety arising from perceived unpleasantness occur but the source is largely unknown and originating from within (intra-psychic) ??may result in prolonged delivery or extension of phase II (Depkes RI Pusdiknakes) . The aim of this study is to know the description of mother anxiety to face normal delivery at Clinic Alisa Pratama Ward Kenten Regency Banyuasin Years 2022. This study used quantitative Descriptive method. The sample size was 30 respondents were taken with porposive sampling technique. The result of the study showed that women who experienced anxiety were 18 (60%), mothers with anxiety were 8 (26,7%), mothers who had severe anxiety 3 (10%), and mothers with severe anxiety (Panic) 1 (3.3%) Based on the results of this study, it is suggested to health officers to be more improve the quality of midwifery services especially in terms of emotional support of patients.