Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DIAGNOSA PENYAKIT SINUSITIS MENGGUNAKAN METODE CASE BASED REASONING Fuzy Yustika Manik
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 5, No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2 Juli 2021
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jik.v5i2.559

Abstract

Sinusitis merupakan sebuah penyakit peradangan yang terjadi pada selaput lendir sinus yaitu rongga yang berisi udara dan letaknya dalam rongga kepala sekitar hidung. Banyak masyarakat yang tidak menyadari akan hadirnya penyakit ini pada seseorang dikarenakan dengan gejala - gejala yang biasa saja. Sampai pada akhirnya penyakit ini menjadi semakin parah karena penanganan yang salah dari pasien. Keterbatasan ruang dan waktu untuk berkonsultasi dengan seorang pakar atau ahli dalam bidang THT menjadi sebuah masalah. Sistem pakar merupakan salah satu untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam bidang kesehatan dengan metode case based reasoning yang mampu membantu mendiagnosa penyakit sinusitis. Dengan diterapkannya sistem pakar mendiagnosa penyakit sinusitis berbasis web ini akan sangat membantu masyarakat umum untuk meminimalisir biaya yang dikeluarkan untuk berkonsultasi tentang penyakit sinusitis kepada seorang ahli (pakar) dokter. Dari hasil perhitungan menggunakan metode case based reasoning berdasarkan 3 kasus lama yang ada, dapat disimpulkan bahwa, kasus yang menghasilkan nilai bobot kemiripan paling tinggi adalah kasus K002 yaitu sebesar 0,72. Solusi yang diberikan adalah solusi dengan bobot kemiripan paling tinggi. Hasil perhitungan dengan bobot menunjukan sekitar 72% jadi solusi K002 yang direkomendasikan oleh sistem yaitu terkena penyakit sinusitis Kronis
Penerapan Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (Mbkm) Untuk Dosen Dan Mahasiswa Di STIE LMII Medan Nurhayati Nurhayati; Rusmin Saragih; Tioria Pasaribu; Juliana Naftali Sitompul; Zira Fatmaira; Fuzy Yustika Manik; Imeldawaty Gultom; Marto Sihombing; Ratih Puspadini
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v2i1.4780

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia sehingga mendorong proses pembelajaran di Perguruan Tinggi yang semakin otonom dan fleksibel serta Menciptakan kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Adapun program MKBM terdiri dari 8 (delapan) kegiatan : magang/praktek kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, membangun desa/kuliah kerja nyata tematik dan pertukaran pelajar. Yang terlibat dalam program MBKM di Perguruan Tinggi adalah mahasiswa/i, dosen, dan koordinator Perguruan Tinggi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) LMII Medan dimasa pandemic covid-19 kurang aktif dalam mengikuti dikarenakan sebagian besar mahasiswa/i pulang ke daerah asalnya selama proses pembelajaran secara daring. Yayasan STIE LMII Medan mengikuti pelatihan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sehingga di angkatan program berikutnya dalam berperan serta dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). 
DIAGNOSA PENYAKIT SINUSITIS MENGGUNAKAN METODE CASE BASED REASONING Fuzy Yustika Manik
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 5 No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jik.v5i2.263

Abstract

Sinusitis merupakan sebuah penyakit peradangan yang terjadi pada selaput lendir sinus yaitu rongga yang berisi udara dan letaknya dalam rongga kepala sekitar hidung. Banyak masyarakat yang tidak menyadari akan hadirnya penyakit ini pada seseorang dikarenakan dengan gejala - gejala yang biasa saja. Sampai pada akhirnya penyakit ini menjadi semakin parah karenapenanganan yang salah dari pasien. Keterbatasan ruang dan waktu untuk berkonsultasi dengan seorang pakar atau ahli dalam bidang THT menjadi sebuah masalah. Sistem pakar merupakan salah satu untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam bidang kesehatan dengan metode case based reasoning yang mampu membantu mendiagnosa penyakit sinusitis. Denganditerapkannya sistem pakar mendiagnosa penyakit sinusitis berbasis web ini akan sangat membantu masyarakat umum untuk meminimalisir biaya yang dikeluarkan untuk berkonsultasi tentang penyakit sinusitis kepada seorang ahli (pakar) dokter. Dari hasil perhitungan menggunakan metode case based reasoning berdasarkan 3 kasus lama yang ada, dapat disimpulkan bahwa, kasus yang menghasilkan nilai bobot kemiripan paling tinggi adalah kasus K002 yaitu sebesar 0,72. Solusi yang diberikan adalah solusi dengan bobot kemiripan paling tinggi. Hasil perhitungan dengan bobot menunjukan sekitar 72% jadi solusi K002 yangdirekomendasikan oleh sistem yaitu terkena penyakit sinusitis Kronis.
Artificial Neural Network for Classification of Dengue Fever Using Backpropagation Algorithm Ririn Eka Andrianti Tarigan; Fuzy Yustika Manik
Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA) Vol. 3 No. 1 (2023): October 2023
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59934/jaiea.v3i1.357

Abstract

Fever is an increase in body temperature to higher than usual. Normal human body temperature is at 37oC, if the body temperature is more than this figure, it indicates a fever caused by infectious or non-infectious factors. The main symptom of Dengue hemorrhagic fever is high fever with a temperature between 30oC - 40oC which appears suddenly, the fever lasts for 7 days and occurs continuously, body temperature can be normal or low, then will rise slowly every day and can reach 40oC . These two diseases are still a public health problem in urban areas, including in the cities of Binjai and Medan. The problem that has occurred so far is that people in general cannot differentiate the symptoms of Dengue Fever from Malaria, so the treatment given only provides ordinary fever medicine, so that within three days there is no change and the high body temperature makes the patient know that someone has dengue fever. Therefore, the solution provided in this research is to find out the physical characteristics experienced by the sufferer before further diagnosis is carried out. If someone has a fever above 38oC, the body has red spots, irregular breathing, immediately go to the doctor because these symptoms indicate symptoms of dengue hemorrhagic fever or malaria fever. Artificial neural networks are an information processing system designed to imitate the workings of the human brain by carrying out a learning process through changing the weights of synapses. The human brain consists of millions of interconnected neurons known as biological neurons. Each neuron consists of a cell that has a number of dendrites (input) and an axon (output). Axons connect to other neurons through connecting pathways that produce chemical reactions when responding to incoming input. The input required includes the number of input variables, input variable values, weights, learning rate, threshold, maximum epoh and target (output) with the error value classification used is Mean Absolute Error (MAE), there are 2 types of disease with fever symptoms used. The types of disease are dengue hemorrhagic fever and malaria and the system will be designed using the Visual Basic 2010 programming language. From the results of the research that has been carried out, classification results are obtained with a value of 0.893619481 or rounded to equal 1 and classified as dengue hemorrhagic fever.
Expert System for Diagnosing Lipoma Disease in Hospital Patients Latersia Using the Certainty Factor (CF) Method Muhammad Al Hafiz; Novriyenni; Fuzy Yustika Manik
Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA) Vol. 3 No. 1 (2023): October 2023
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59934/jaiea.v3i1.376

Abstract

Lipoma disease is a disease characterized by a lump filled with a layer of fat that gradually accumulates under the skin, where this lump is between the skin and the muscle layer. This disease often appears on the neck, back, shoulders, arms, and thighs. In general, fat lumps or lipomas can be said to have slow growth between the skin and muscle layers. People tend to just let the lumps happen to them and think they are just normal lumps, without carrying out further examinations. The queue to see a doctor for further examination is also a factor. Therefore, it is necessary to make efforts so that the public can obtain information and be able to diagnose lipoma early without having to visit a doctor. From the description above, it is the basis for building a system that can provide information on lipoma disease and diagnose lipoma disease early. The system to be built can produce an early diagnosis analysis based on symptoms that are felt like a doctor, this system is commonly called an expert system, to support accuracy in building an expert system a method is needed in the analysis of its completion. One of the methods to be used is Certainty Factor (CF). The CF method is a clinical parameter value given by MYCIN to indicate the level of trust. The php programming language and MySQL database can build a system for diagnosing lipoma disease using the Certainty Factor method. type of lipoma Lipo Sarcoma 42.24%, Spindle cell lipoma, 56.59%, Myxoid liposarcoma 51.36%, Hibernoma 32%, Intramuscular hemangioma 51.48%, Chondroid lipoma 51.48%, Atypical lipoma 24%. From these results it can be said that the greatest confidence value is the type of Spindle cell lipoma disease with a confidence value of 56.59%.
Digitalisasi Administrasi Desa Kuta Mbelin Berbasis SID Untuk Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif Berkelanjutan Syahril Efendi; Fauzan Nurahmadi; Fuzy Yustika Manik; Seniman; T. Henny Febriana Harumy; Ivan Jaya; Yeni Absah; Muhammad Romi Syahputra; Liana Dwi Sri Hastuti; Pauzi Ibrahim Nainggolan; Tulus Joseph Herianto; Dewi Sartika Br Ginting; Yudhistira
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4326

Abstract

Abstract: The digital transformation of village administration has become an urgent need to enhance public service efficiency and ensure transparent local governance. This study analyzes the implementation of the Village Information System (SID) in Kuta Mbelin Village, STM Hulu Subdistrict, Deli Serdang Regency, as a mechanism for supporting administrative digitalization. It also evaluates the role of information technology in village governance and the integration of village statistical data within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employs a combination of literature review, field observation, and interviews with village officials and community members. The findings indicate that the adoption of SID in Kuta Mbelin Village improves administrative efficiency, accelerates public service delivery, and enables evidence-based data management that supports sustainable village development planning. This study recommends enhancing SID by integrating data analytics and strengthening information security to maximize its usefulness in village governance. Keywords: village digitalization; village information system; governance; SDGs; kuta mbelin village Abstrak : Transformasi digital dalam administrasi desa menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang transparan. Penelitian ini menganalisis implementasi Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Kuta Mbelin, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dalam mendukung digitalisasi administrasi desa. Studi ini juga mengevaluasi peran teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan desa serta integrasi data statistik desa dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SID di Desa Kuta Mbelin meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan publik, dan memungkinkan pengelolaan data berbasis bukti yang mendukung perencanaan pembangunan desa berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan optimalisasi SID dengan integrasi analitik data dan keamanan informasi untuk meningkatkan daya guna dalam tata kelola desa. Kata Kunci: digitalisasi desa; sistem informasi desa; tata kelola pemerintahan; SDGs; desa kuta mbelin
INOVASI DIGITAL DAN TEKNOLOGI UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA KUTA MBELIN Syahril Efendi; Fauzan Nurahmadi; Fuzy Yustika Manik; Seniman Seniman; T. Henny Febriana Harumy; Ivan Jaya; Yeni Absah; Muhammad Romi Syahputra; Liana Dwi Sri Hastuti; Pauzi Ibrahim Nainggolan; Tulus Joseph Herianto; Dewi Sartika Br Ginting; Yudhistira Yudhistira
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5154

Abstract

 Abstract: Kuta Mbelin Village in STM Hulu District, Deli Serdang Regency, utilizes digital technology to accelerate sustainable development through its official village website, kutambelin.com. This website plays a crucial role in promoting the village's potential, particularly in the agriculture and nature tourism sectors, which support the achievement of SDG 8 (Decent Work and Economic Growth). Furthermore, kutambelin.com highlights sustainable environmental management programs relevant to SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and supports digital infrastructure innovation related to SDG 9 (Innovation, Infrastructure, and Industrialization). Keywords: Kuta Mbelin Village, digital innovation, sustainable development, SDGs, village website, local promotion, agriculture, tourism. Abstrak: Desa Kuta Mbelin di Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan melalui situs web resmi desa, kutambelin.com. Website ini memainkan peran penting dalam mempromosikan potensi desa, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata alam, yang mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Selain itu, kutambelin.com menyoroti program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, relevan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta mendukung inovasi infrastruktur digital yang terkait dengan SDG 9 (Inovasi, Infrastruktur, dan Industrialisasi). Kata Kunci : Desa Kuta Mbelin, inovasi digital, pembangunan berkelanjutan, SDGs, website desa, promosi lokal, pertanian, pariwisata.