Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Competitive

Perancangan Aplikasi Digital Untuk Mencatat Data Tamu Menggunakan Arduino Uno Dan Near Field Communication (Nfc) (Studi Kasus Humas & Rekrutmen Politeknik Pos Indonesia): Perancangan Aplikasi Digital Untuk Mencatat Data Tamu Menggunakan Arduino Uno Dan Near Field Communication (Nfc) (Studi Kasus Humas & Rekrutmen Politeknik Pos Indonesia) Roni Andarsyah; M. Harry K Saputra
Competitive Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v15i1.685

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menyediakan banyak kemudahan di dalam kehidupan manusia. Contohnya, kita menggunakan e-KTP untuk absensi ataupun untuk membuka pintu yang menggunakan komunikasi nirkabel untuk mencatat data atau untuk presensi. NFC (Near Field Communication) merupakan teknologi nirkabel terbaru, NFC secara khusus memiliki chip yang tertanam di smartphone android kita. Untuk membaca e-KTP memerlukan mikrokontroler Arduino Uno dan Sensor NFC PN532, Sensor NFC PN532 berfungsi untuk membaca ID e-KTP, dan Arduino Uno berfungsi untuk menampilkan ID e-KTP. Setelah itu ID akan di proses ke visual basic kemudian untuk ditampilkan ke web. Di Politeknik Pos Indonesia saat ini belum ada pencatatan data tamu yang menggunakan sistem otomatis, masih menggunakan sistem manual yaitu dengan cara menulis dibuku tamu, Dengan adanya teknologi tersebut diharapkan petugas pencatatan data tamu menjadi lebih mudah dan lebih cepat dalam proses pencatatan data tamu.
Penentuan Dosen Terbaik Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Di Politeknik Pos Indonesia Virdiandry Putratama; Roni Andarsyah
Competitive Vol. 15 No. 2 (2020): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v15i2.962

Abstract

Dosen merupakan elemen penting dalam penyelenggaraan pendidikan dan subjek yang terkait dalam mewujudkan cita-cita institusi pendidikan(Kompasiana.com,2019). Pemilihan Dosen Terbaik di Politeknik Pos Indonesia selama ini hanya berdasarkan pemilihan Ka.Prodi melalui formulir KPI (Key Performance Indicator) yang mana formulir KPI tersebut tidak menilai cara Dosen mengajar sehingga hal ini tidak menunjukkan kinerja Dosen secara utuh. Pemilihan Dosen terbaik hendaknya di lihat pula dari Dosen cara Dosen tersebut menyampaikan paparan kepada Mahasiswanya(F. Rio Naibaho,2019). Terdapat beberapa faktor pula berpengaruh terhadap tersampaikannya materi yaitu kesiapan mengajar, materi pengajaran, disiplin mengajar, evalasi mengajar dan kepribadian Dosen(F. Rio Naibaho,2019). Tidak hanya faktor tersebut yang menjadi faktor untuk pemilihan Dosen terbaik, selain itu faktor keterlibatan Dosen dalam memajukan institusi(W. Priatna, A. Nugroho, and N. Nurjeli,2019).Dari permasalahan di atas, maka perlu dibangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam proses pemilihan Dosen terbaik di Politeknik Pos Indonesia sehingga hasil yang diperoleh merupakan hasil yang memenuhi ketentuan yang ada di Politeknik Pos Indonesia. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk menentukan Dosen terbaik menggunakan Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini dirasa cocok untuk menentukan pemilihan Dosen terbaik karena metode tersebut melakukan pencarian penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif atribut dan melakukan pembobotan dan perangkingan terhadap atribut (W. Priatna, A. Nugroho, and N. Nurjeli,2019). Pada penelitian ini metode pelaksanaannya dilakukan melalui studi pendahuluan yaitu observasi lapangan (wawancara, brainstroming,pengumpulan data), dilanjutkan dengan menentukan Kriteria Benefit, Kriteria Cost, dan pembobotan sebagai langkah proses analisis dan dilanjutkan dengan melakukan Design dan Pembangunan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Dosen Terbaik di Politeknik Pos Indonesia dengan metode Simple Additive Weighting.