Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Harga dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Pelanggan Produk Kusen Alumunium pada CV Mita Jaya Elsa Ramanda Setiya Putri; Arief Satriansyah
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/05rdth46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan produk kusen aluminium pada CV Mita Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 755 pelanggan, sedangkan sampel sebanyak 88 responden ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel serta memenuhi asumsi klasik. Secara parsial, variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t hitung sebesar 6,204, nilai signifikansi 0,000 (<0,05), dan koefisien regresi sebesar 0,421. Variabel kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t hitung sebesar 8,440, nilai signifikansi 0,000 (<0,05), dan koefisien regresi sebesar 0,505. Secara simultan, harga dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F hitung sebesar 5460,633 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,992 menunjukkan bahwa sebesar 99,2% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh variabel harga dan kualitas produk, sedangkan sisanya sebesar 0,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Variabel kualitas produk merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kepuasan pelanggan. Dengan demikian, perusahaan perlu mempertahankan kualitas produk yang konsisten serta menetapkan strategi harga yang kompetitif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
Pengaruh Beban Kerja dan Sarana Prasarana Terhadap Efektivitas Pengelolaan Arsip di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kantor Tangerang Izqita Dutaning Putri Kencana; Arief Satriansyah
Jurnal Akuntansi, Manajemen, dan Perencanaan Kebijakan Vol. 4 No. 1 (2026): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jampk.v4i1.1275

Abstract

Tercapainya efisiensi aktivitas administrasi dalam lingkungan birokrasi publik, termasuk di Kantor Wilayah DJKI Tangerang, sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola kearsipan yang berjalan secara optimal.Realitas di area kerja mengindikasikan adanya ketidakseimbangan antara tingginya akumulasi berkas dokumen dengan kuantitas staf kearsipan yang tersedia. Situasi ini diperparah oleh minimnya fasilitas penunjang operasional yang belum memenuhi standar teknis pada sejumlah divisi kerja, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas pengelolaan arsip. Studi ini dilaksanakan guna menganalisis dampak variabel beban tugas serta kelayakan infrastruktur terhadap mutu penataan arsip di DJKI Kantor Tangerang, baik dipantau secara mandiri ataupun gabungan. Riset secara kuantitatif dengan menjaring 87 aparatur sebagai sampel lewat kriteria spesifik (purposive sampling) dari total populasi 199 pegawai. Usai eliminasi data ekstrem (outlier), tercatat 81 rekam data valid yang siap dijadikan objek pengujian. Pengolahan data memanfaatkan SPSS versi 25, mencakup pengujian validitas dan reliabilitas, regresi linear berganda, hingga pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Berdasarkan hasil pengujian parsial, variabel beban kerja terbukti memberikan dampak positif dan bermakna bagi optimalisasi tata kelola kearsipan (t hitung 14,526; signifikansi 0,000), kondisi serupa juga ditunjukkan oleh aspek sarana prasarana (t hitung 5,536; signifikansi 0,000), dengan dimensi beban kerja aparatur sebagai faktor penentu yang paling kuat Lewat pembuktian hipotesis secara kolektif, integrasi kedua komponen independen ini memberikan andil yang sangat signifikan terhadap kualitas penataan dokumen (F hitung = 568,489; p < 0,05) dengan perolehan nilai Adjusted R Square mencapai 0,934 oleh kombinasi kedua variabel independen tersebut. Dapat disimpulkan bahwa optimalisasi pembagian beban kerja dan penguatan sarana prasarana kearsipan menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip di DJKI Kantor Tangerang.