Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUATION OF THE IMPLEMENTATION OF POSYANDU FOR TODDLERS IN THE NEW NORMAL ERA IN PEKALONGAN CITY Putri Andanawarih; Miftachul Jannah
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v9i1.638

Abstract

The Covid-19 pandemic is a health problem that exists throughout the world. Because of the pandemic, community activities are strictly limited in order to prevent more transmission in the community by implementing large-scale social restrictions (PSBB) for 3 months in Indonesia. This situation greatly affects the whole condition of society , both in the socio - economic and health sectors. To overcome this, the government has declared a new normal condition. The new normal condition is a scenario to accelerate the handling of Covid-19 in health and socio-economic aspects. One of the main health sectors is the health of mothers and children, especially children under five. This study uses a qualitative descriptive method with a phenomenological approach, in the form of an evaluation analysis of the implementation of the new normal era of Posyandu for toddlers. The objective to evaluate the services of Posyandu for toddlers in the new normal era with agreement components, door to door and online. This research can contribute to health services, especially the implementation of Posyandu for toddlers in the new normal era. Methods: This research is a qualitative descriptive study with a phenomenological approach, in the form of an evaluation analysis of the implementation of posyandu for toddlers in new normal era. The study showed that the Posyandu services for toddlers were temporarily suspended at the beginning of the Covid-19 pandemic according to the formal letter signed by the Mayor of Pekalongan city, and restarted during New Normal by conducting some trials first through pilots in the green zone area of Covid19. The implementation of Posyandu during the New Normal era needs to comply with the Mayor’s formal letter of the Pekalongan City Health Service regarding the health protocol for the activities of the Posyandu services for toddlers. The conclusion is Posyandu activities for toddlers in the new normal era in Pekalongan City were carried out with the obligation to implement the Covid-19 prevention health protocol according to the direction of the Pekalongan City health department. Keywords: Toddler; Posyandu; New Normal
EFEKTIFITAS SARI KEDELAI DENGAN FORTIFIKASI Fe SEBAGAI SUPPLEMENT PENINGKATAN KADAR PROFIL DARAH PADA IBU HAMIL ANEMIA DI WILAYAH PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN Miftachul Jannah; Ana Setyowati; Putri Andanawarih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 1 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i1.270

Abstract

Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr/dl pada trimester 1 dan 3 atau kadar <10,5gr/dl pada trimester II. Anemia defisiensi besi pada kehamilan yang berkelajutan dapat menyebabkan masalah pada ibu maupun pada janinnya. Resiko yang terjadi pada bayi yaitu kejadian kelahiran premature dan kejadian kelahiran bayi berat lahir rendah. Sedangkan pada ibu meningkatkan kemungkinan kejadian perdarahan saat melahirkan dan trauma setelah melahirkan. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah anemia defisiensi zat besi adalah dengan mengoptimalkan bahan pangan yang fungsional dan fortifikasi pangan (fortifikasi zat besi).Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pretest posttest with control group design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan III dengan anemia yang terdaftar diseluruh puskesmas Kota Pekalongan. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini dengan consecutive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 15 orang ibu hamil dengan anemia di setiap kelompoknya. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji independent t-test.Hasil penelitian: menunjukkan terdapat pengaruh sari kedelai dengan fortifikasi Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin (p-value 0,002), hematokrit (p-value 0,000) dan jumlah eritrosit (p-value 0,000).Kesimpulan dan Saran : Ada pengaruh dalam pemberian sari kedelai dengan fortifikasi Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin, hematokrit dan eritrosit pada ibu hamil dengan Anemia, saran kepada petugas kesehatan khususnya bidan dapat mensosialisasikan tentang manfaat sari kedelai dengan fortifikasi Fe sebagai suplemen tambahan yang dapat digunakan oleh ibu hamil dengan anemia agar dapat meningkatkan kadar Hb, Eritrosit dan Hematokrit pada darah. Kata Kunci : Ibu Hamil Anemia, Fortifikasi Fe, Sari Kedelai
PERAN BIDAN SEBAGAI FASILITATOR PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) DI WILAYAH PUSKESMAS KABUPATEN PEKALONGAN Putri Andanawarih; Ida Baroroh
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 1 (2018): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i1.743

Abstract

Kehamilan dan persalinan adalah suatu hal yang alami akan tetapi bukan berarti tanpa resiko, masalah kehamilan dan persalinan adalah penyumbang terbesar Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Salah satu masalah kesehatan di Indonesia adalah tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), di Kota Pekalongan 80,19/100 KH(2010), 145,68/100KH(2011), dan 81,97/100KH(2012). Upaya untuk menurunkan AKI dengan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Bidan puskesmas merupakan tenaga kesehatan yang paling strategis dalam pelaksanaan layanan kesehatan masyarakat, serta paling tepat dalam melaksanakan peran fasilitator dalam P4K.. Penelitian untuk mengetahui gambaran umum Peran Bidan Sebagai Fasilitator Pelaksanaan P4K di wilayah Puseksmas Kabupaten Pekalongan. Desain penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan adalah bidan puskesmas di wilayah Kabupaten Pekalongan. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh sebanyak 57 bidan, dengan pengambilan data menggunakan observasi. Analisis data menggunakan variabel karakteristik bidan yaitu umur dan pendidikan bidan, serta implementasi pelaksanaan P4K oleh bidan yang meliputi: pendataan, perencanaan, sosialisasi, pelayanan, dan kerjasama tim. Hasil penelitian menunjukkan bidan berperan dalam pendataan ibu hamil disertai pemberian stiker sebanyakl (91,2%), perencanaan persalinan (89,5%), sosialisasi dengan melibatkan lintas sektor (91,2%), konseling pada ibu hamil (84,2%) serta kerjasama tim dalam pelaksanaan P4K sebesar (71,9%). Kata Kunci : Peran Bidan, Fasilitator, P4K
ANALISIS UPAYA PENEMUAN KASUS HIV AIDS DI RSUD KRATON KABUPATEN PEKALONGAN Ida Baroroh; Millatin Puspaningtyas; Dian Kusumawardani; Putri Andanawarih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i1.467

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit menular seksual yang dapat menular seluruh lapisan masyarakat. Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Pekalongan meningkat signifikan sepanjang tahun 2013 yaitu mencapai 26 orang. Salah satu upaya penanggulangan HIV/AIDS adalah dengan deteksi dini yang dilakukan secara sukarela, bukan dipaksa atau diwajibkan untuk mengetahui status HIV lebih dini dengan pemanfaatan layanan-layanan terkait dalam pencegahan, perawatan, dukungan dan pengobatan sehingga konseling dan testing HIV/AIDS dapat berjalan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis upaya penemuan kasus HIV/AIDS di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan.Metode penelitian ini adalah kualitatif, dengan Informan utama terdiri dari 2 orang konselor PICT dan Informan triangulasi yaitu Kepala PICT, kepala bidang pelayanan kesehatan dan kepala bidang keperawatan RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam serta analisis dengan content-analysis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus HIV/AIDS dilihat dari aspek individu yaitu ketrampilan yang dimiliki provider sudah cukup mendukung. Dari aspek organisasi yaitu kepemimpinan sudah baik, namun untuk sumber daya dan imbalan masih terbatas jumlahnya dan struktur organisasi belum dapat berjalan sesuai dengan tupoksi. Aspek Psikologi meliputi sikap provider sudah cukup baik dalam penemuan kasus HIV/AIDS berdasarkan pengalaman selama menjalankan program, sedangkan motivasi muncul dari dalam diri konselor sendiri sebagai wujud professionalisme dalam menjalankan tugas.Disarankan untuk dilakukan supervisi secara berkala oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam memantau kegiatan PICT, dan bagi RSUD Kraton Kabupaten Pekalonganuntuk dapat menyediakan klinik VCT sesuai dengan standar yang telah ditentukan.Kata Kunci: HIV, AIDS, Upaya Penemuan Kasus
ANALISIS UPAYA PENEMUAN KASUS HIV AIDS DI RSUD KRATON KABUPATEN PEKALONGAN Ida Baroroh; Millatin Puspaningtyas; Dian Kusumawardani; Putri Andanawarih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i1.467

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit menular seksual yang dapat menular seluruh lapisan masyarakat. Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Pekalongan meningkat signifikan sepanjang tahun 2013 yaitu mencapai 26 orang. Salah satu upaya penanggulangan HIV/AIDS adalah dengan deteksi dini yang dilakukan secara sukarela, bukan dipaksa atau diwajibkan untuk mengetahui status HIV lebih dini dengan pemanfaatan layanan-layanan terkait dalam pencegahan, perawatan, dukungan dan pengobatan sehingga konseling dan testing HIV/AIDS dapat berjalan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis upaya penemuan kasus HIV/AIDS di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan.Metode penelitian ini adalah kualitatif, dengan Informan utama terdiri dari 2 orang konselor PICT dan Informan triangulasi yaitu Kepala PICT, kepala bidang pelayanan kesehatan dan kepala bidang keperawatan RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam serta analisis dengan content-analysis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus HIV/AIDS dilihat dari aspek individu yaitu ketrampilan yang dimiliki provider sudah cukup mendukung. Dari aspek organisasi yaitu kepemimpinan sudah baik, namun untuk sumber daya dan imbalan masih terbatas jumlahnya dan struktur organisasi belum dapat berjalan sesuai dengan tupoksi. Aspek Psikologi meliputi sikap provider sudah cukup baik dalam penemuan kasus HIV/AIDS berdasarkan pengalaman selama menjalankan program, sedangkan motivasi muncul dari dalam diri konselor sendiri sebagai wujud professionalisme dalam menjalankan tugas.Disarankan untuk dilakukan supervisi secara berkala oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam memantau kegiatan PICT, dan bagi RSUD Kraton Kabupaten Pekalonganuntuk dapat menyediakan klinik VCT sesuai dengan standar yang telah ditentukan.Kata Kunci: HIV, AIDS, Upaya Penemuan Kasus
PERAN POSYANDU LANSIA TERHADAP KESEHATAN LANSIA DI PERUMAHAN BINA GRIYA INDAH KOTA PEKALONGAN Dian Kusumawardani; Putri Andanawarih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 1 (2018): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i1.748

Abstract

Lansia merupakan proses tumbuh kembang manusia, dari anak-anak sampai bertambah usia menjadi tua. Orang yang sudah lanjut usia (lansia) mengalami penurunan kemampuan jaringan tubuh untuk memperbaiki diri. Selain itu, masuk dalam kelompok usia lanjut dapat menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan, psikologis, sosial ekonomi. Tujuan : untuk mengetahui peran dari posyandu lansia terhadap kesehatan lansia. Metode penelitian : menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik wawancara dalam mengumpulkan data-data penelitian. Hasil : didapatkan bahwa posyandu lansia di Perumahan Bina Griya Indah Kota Pekalongan sudah berdiri selama 10 tahun, dengan 38 lansia yang saat ini terdata dalam posyandu lansia. Para lansia telah mengetahui manfaat dari posyandu dan sudah memanfaatkan pelayanan kesehatan di posyandu untuk memantau kesehatan, seperti cek tekanan darah, timbang berat badan, cek gula darah, dan cek asam urat. Selain itu juga terdapat kegiatan senam dan penyuluhan esehatan oleh dokter. Kesimpulan : posyandu lansia sudah berperan dalam menjaga kesehatan lansia dengan pemeriksaan rutin tiap bulan, dan pemberian obat sederhana sesuai kebutuhan lansia. Kata kunci : Posyandu Lansia, Kesehatan Lansia
Pengetahuan dan Sikap Ibu Rumah Tangga dalam Pencegahan Kanker Servik Putri Andanawarih; Ni’matul Ulya; Swasti Artanti
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2024): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v11i1.3927

Abstract

Cervical cancer caused by HPV (human papillomavirus) usually attacks women aged between 35 and 55 years and ranks second as the type of cancer most commonly experienced by Indonesian women. Early detection of cervical cancer is done with the visual acetic acid test (IVA). The aim of this research was to determine the knowledge and attitudes of housewives in preventing cervical cancer in the Pringrejo Village area. This research used a cross-sectional method with the Kolmogorov Smirnov reliability test with a sample size of 100 respondents. Both tests were calculated using SPSS version 17 for Windows. The results of the research show that age, education, economic status and knowledge influence the attitudes and behavior of housewives regarding cervical cancer with a p value for each characteristic <0.10. In the results, job characteristics have no relationship with the attitude of housewives in preventing cervical cancer because the p value is > 0.10. With this research, it is hoped that health workers can provide clear information about cervical cancer to the wider community, especially housewives.