Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI RECIPROCAL TEACHING DAN STRATEGI EKSPOSITORI PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI DI KELAS VIII SMP SWASTA TUNAS HARAPAN SAYURMATINGGI T.P. 2011/2012 Mutiara Siagian
Jurnal Education and Development Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.611 KB) | DOI: 10.37081/ed.v6i1.800

Abstract

The result of preliminary study in eighth grade of SMP Swasta Tunas Harapan Sayurmatinggi shows that lack of using instructional variations causes student’s low achievement in solving physics problem in physics class. Based on that observation, this research is conducted to see the difference of student’s achievement in physics problem solving taught by using reciprocal teaching strategy and expository strategy. Quasi experiment is applied in this research. Population of this research is all students of eighth grade in SMP Swata Tunas Harapan. The sample is taken through cluster random sampling by taking 2 classes as sample; they are VIIIA as experimental class A and VIIIB as experimental class B. Each class consists of 30 students. The instrument used is achievement test of student’s physics problem solving which consists of 5 essay questions. The result of t-test shows that there is the difference between students’ achievement in physics problem solving taught by using reciprocal teaching strategy and expository strategy. The difference is that students’ achievement in physics problem solving taught by using reciprocal teaching strategy is higher than those taught by using expository strategy. Therefore, it can be concluded that there is the difference between between student’s achivivement in physics problem solving taught by using reciprocal teaching strategy and expository strategy in the topics of work and energy in eighth grade of SMP Swata Tunas Harapan Sayurmatinggi academic year 2011/2012.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 BATANG ONANG Nenni Faridah Lubis; Mutiara Siagian; Dedes Asriani Siregar
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1325.901 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Energi dan Usaha di kelas X SMK Negeri 1 Batang Onang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester I SMK Negeri 1 Batang Onang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas yaitu 1 kelas sebagai kelas eksperimen dan 1 kelas sebagai kelas kontroldengan masing-masing berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar yang dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 15 soal yang terdiri dari 4 pilihan jawaban dan aktivitas siswa dengan menggunakan lembar observasi. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 44,19 dengan simpangan baku 17,72, dan nilai rata-rata kelas kontrol 43,23 dengan simpangan baku 15,95. Pada pengujian normalitas untuk pretes diperoleh pada kelas eksperimen dengan Lhitung = 0,1290 dan Ltabel = 0,1497, untuk kelas kontrol dengan Lhitung = 0,1025, dan Ltabel = 0,1497, sehingga diperoleh Lhitung < Ltabel, maka data kedua kelas berdistribusi normal. Pada uji homogenitas diperoleh Fhitung = 1,234 dan Ftabel = 1,780 sehingga Fhitung < Ftabel , maka kedua sampel berasal dari kelompok yang homogen. Dari hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung = 0,336 ttabel= 1,998, sehingga thitung < ttabel maka Ho diterima maka dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai pretes kedua kelas, artinya kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran Quantum Teaching dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 71,81 dengan simpangan baku 18,37, dan kelas kontrol 63,23 dengan simpangan baku 17,59. Hasil uji t diperoleh thitung = 2,676 dan ttabel = 1,668, sehingga thitung > ttabel maka Ha diterima, artinya ada pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Energi dan Usaha di kelas X semester I SMK Negeri 1 Batang Onang. Rata-rata nilai keseluruhan aktivitas belajar siswa adalah 80,09 termasuk kategori baik.
ANALISIS PEMILIHAN SISWA UNTUK MATA PELAJARAN FISIKA SMA PADA UNBK BERDASARKAN METODE PEMBELAJARAN FISIKA dedes asriani siregar; febriani hastini nasution; mutiara siagian
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.031 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.1195

Abstract

Fisika merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sains (IPA). Oleh sebab itu, karakteristik fisika pada dasarnya sama dengan karakteristik sains pada umumnya. Pada dasarnya fisika merupakan mata pelajaran yang cukup menarik untuk dipelajari karena di dalamnya dapat dipelajari gejala-gejala atau fenomena-fenomena dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan ujian nasional berbasis kompetensi (UNBK) menuntut siswa agar memilih mata pelajaran peminatan. Hal tersebut menyebabkan banyak siswa yang tidak memilih mata pelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan siswa untuk mata pelajaran fisika SMA pada UNBK berdasarkan metode pembelajaran fisika. Kualitatif deskriptif adalah metode yang digunakan dalam penelitian dan dilakukan di SMA Kota Padangsidimpuan pada tahun 2019 pada siswa kelas XII jurusan IPA di delapan Sekolah Menengah Atas Negeri Padangsidimpuan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata metode pembelajaran fisika yang digunakan guru di delapan sekolah yaitu (1) SMA Negeri 1 Padangsidimpuan bernilai 70 pada kategori Baik, (2) SMA Negeri 2 Padangsidimpuan bernilai 66 pada kategori Cukup Baik, (3) SMA Negeri 3 Padangsidimpuan bernilai 66 pada kategori Cukup Baik, (4) SMA Negeri 4 Padangsidimpuan bernilai 69 pada kategori Cukup Baik, (5) SMA Negeri 5 Padangsidimpuan bernilai 71 pada kategori Baik, (6) SMA Negeri 6 Padangsidimpuan bernilai 66 pada kategori Cukup Baik, (7) SMA Negeri 7 Padangsidimpuan bernilai 64 pada kategori Cukup Baik dan (8) SMA Negeri 8 Padangsidimpuan bernilai 67 pada kategori Cukup Baik. Maka metode pembelajaran fisika yang digunakan guru fisika sekota Padangsidimpuan bernilai 67 berada berada pada kategori Cukup Baik.
KERAGAMAN BURUNG PADA BERBAGAI TIPE HABITAT DI TAMAN NASIONAL BATANG GADIS Nurul Husna Siregar; Mutiara Siagian
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1356.526 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1297

Abstract

Penelitian tentang keragaman burung pada berbagai tipe habitat di Resort 5 Sopotinjak Seksi PTN Wilayah III Muara Soma Desa Sopotinjak telah dilakukan pada bulan April-Mei. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis burung pada berbagai tipe habitat, meliputi Jalan Hutan, Danau, dan Hutan Primer. Metode yang digunakan dalam pengambilan data burung menggunakan metode Point Count. Data burung yang diperoleh dihitung indek keanekaragaman dan indeks kemerataan spesiesnya. Hasil penelitian menemukan 66 spesies dari 28 famili, dengan jumlah tertingg ditemukan pada habitat Hutan Primer yaitu 43 spesies, Jalan Hutan yaitu 38 spesies, dan danau ditemukan 22 spesies. Indeks keanekaragaman dan kemerataan tertinggi juga ditemukan pada habitat Hutan Primer yaitu 3.56 dan 0.95.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA EKSTRAKSI PENGGUMPALAN LATEX DI KELAS XI SMA NEGERI 6 PADANGSIDIMPUAN Mutiara Siagian; Nenni Faridah Lubis; Emmi Juwita Siregar
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5080

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh penggunaan model Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa Kimia Ekstraksi Penggumpalan Latex di kelas XI SMA Negeri 6 Padangsidimpuan. Metode yang di pakai dalam penelitian ini metode deskriptif dan eksperimen.Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 6 Padangsidimpuan terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Penelitian ini dilaksanakan Selama 3 bulan terhitung dari bulan Januari sampai Maret.Teknik pengambilan sampel dipakai total sampling. Instrumen dipakai lembar observasi dan tes. Perhitungan penggunaan model kooperatif tipe jigsaw di dapatkan rata-rata senilai 87,48 kategori “Sangat Baik”. Adapun hasil belajar siswa materi kimia ekstraksi penggumpalan latex sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di dapatkan rata-rata 60, ketogori “Cukup”.Hasil belajar siswa materi ekstraksi penggumpalan latex setelah menggunakan model kooperatif tipe jigsaw didapatkan rata-rata 76 pada kategori “Baik”. Hasil perhitungan yang dilaksanakan di diperoleh nilai thitung 12,29 dan ttabel pada tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kesalahan 5% dengan derajat kebebasan (dk)= N–2 = 64–2= 62 adalah 1,66 maka thitung lebih besar dari ttabel (12,29> 1,66). Maka, hipotesis diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar kimia ekstraksi penggumpalan latex kimia di kelas XI SMA Negeri 6 Padangsidimpuan.