Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KETERKAITAN FAKTOR INTERNAL TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH SERTA DAMPAKNYA BAGI NILAI PERUSAHAAN asiah wati
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 1 No 2 (2018): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.804 KB) | DOI: 10.32332/finansia.v1i2.1393

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan timbal balik faktor internal yang diwakili oleh ROA, DER, dan EPS pada pengembalian saham syariah dan dampaknya terhadap nilai perusahaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) pada periode 2013 hingga 2017. sampel dalam penelitian ini adalah 15 perusahaan dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan program smartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham syariah karena statistik t lebih kecil dari dari t tabel (1,96) yaitu sebesar 0,073, tetapi berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan t statistik 2,966. DER berpengaruh signifikan terhadap return saham syariah dengan statistik t 3,893, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan statistik t 0,536. selanjutnya, EPS berpengaruh signifikan terhadap return saham syariah dengan statistik t 3.503, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan karena statistik t adalah 0.70. terakhir, return saham syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan juga, karena statistik t adalah 0,362.
ANALISIS PERKEMBANGAN PEGADAIAN SYARIAH DI INDONESIA Novita Dwi Safitri; Asiah Wati
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v5i1.9375

Abstract

Abstract: Problems that often occur in society are economic problems. The community is in a condition where the community only has assets in the form of non-cash but at the same time the community needs funds in the form of cash. This is where the pawn shop comes into play. This article was written to obtain information regarding the development of sharia pawnshops until the emergence of digital sharia pawnshops in Indonesia by applying a qualitative descriptive method and reviewing several references and literature to obtain the required study data. The result of writing is that in Indonesia there are sharia pawnshop institutions that facilitate the community with sharia pawn services. Along with the times, sharia pawnshops continue to develop their business by releasing digital sharia pawnshops in the form of applications and websites. However, the application is not completely perfect. Even though it has several advantages, this service still has disadvantages as well. The advantages of digital sharia pawnshops include 1) making transactions easier for customers; 2) effective in terms of time and cost, 3) information can be known in real time, 4) transactions without having to queue, 5) the features offered are quite complete. However, the drawbacks of this application are 1) it requires a strong internet network so that transactions can run smoothly, 2) not all customers are in an environment with an adequate internet network, 3) not all customers are technologically literate, 4) it allows for cyber data or hacking, 5) rating on Google Play is still low at 2.8. It is hoped that these things can become constructive criticism and suggestions for various parties, especially for parties from sharia pawnshops so that they can provide more excellent and maximum service in the current era.   Abstrak: Permasalahan yang kerap terjadi dalam masyarakat adalah permasalahan ekonomi. Masyarakat berada pada kondisi dimana masyarakat hanya memiliki harta dalam bentuk tidak tunai tetapi saat bersamaan dengan itu masyarakat membutuhkan dana dalam bentuk uang tunai. Di sinilah pegadaian mengambil peran. Artikel ini ditulis untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan pegadaian syariah hingga munculnya pegadaian syariah digital di Indonesia dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif dan mengkaji beberapa referensi serta literatur guna mendapatkan data kajian yang dibutuhkan. Hasil penulisan adalah di Indonesia terdapat lembaga pegadaian syariah yang memfasilitasi masyarakatnya dengan layanan gadai syariah. Seiring dengan perkembangan zaman, pegadaian syariah terus mengembangkan usahanya dengan merilis pegadaian syariah digital dalam bentuk aplikai dan website. Namun, dalam aplikasi tersebut belum sepenuhnya sempurna. Meskipun telah memiliki beberapa kelebihan, layanan ini masih memiliki kekurangan pula. Kelebihan dari pegadaian syariah digital antara lain 1) memudahkan nasabah dalam bertransaksi; 2) efektif dari segi waktu dan biaya, 3) informasi dapat diketahui secara realtime, 4) bertransaksi tanpa harus mengantre, 5) fitur yang ditawarkan cukup lengkap. Namun, kekurangan dari aplikasi ini adalah 1) memerlukan jaringan internet yang kuat agar transaksi dapat berjalan lancar, 2) tidak semua nasabah berada di lingkungan dengan jaringan internet yang memadai, 3) tidak semua nasabah telah melek teknologi, 4) memungkinkan adanya cyber data atau peretasan, 5) rating di Google Play masih rendah yaitu 2,8. Hal-hal tersebut diharapkan mampu menjadi kritik dan saran yang bersifat membangun bagi berbagai pihak terkhusus bagi pihak dari pegadaian syariah agar semakin memberikan pelayanan yang prima dan maksimal di era sekarang ini.
KETERKAITAN FAKTOR INTERNAL TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH SERTA DAMPAKNYA BAGI NILAI PERUSAHAAN asiah wati
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 1 No 2 (2018): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v1i2.1393

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan timbal balik faktor internal yang diwakili oleh ROA, DER, dan EPS pada pengembalian saham syariah dan dampaknya terhadap nilai perusahaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) pada periode 2013 hingga 2017. sampel dalam penelitian ini adalah 15 perusahaan dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan program smartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham syariah karena statistik t lebih kecil dari dari t tabel (1,96) yaitu sebesar 0,073, tetapi berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan t statistik 2,966. DER berpengaruh signifikan terhadap return saham syariah dengan statistik t 3,893, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan statistik t 0,536. selanjutnya, EPS berpengaruh signifikan terhadap return saham syariah dengan statistik t 3.503, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan karena statistik t adalah 0.70. terakhir, return saham syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan juga, karena statistik t adalah 0,362.
Implementasi Akad Wakalah Bil Ujrah pada Pembayaran Rekening Listrik Nur Musayadah; Asiah Wati
Jurnal Al-Hakim: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Studi Syariah, Hukum dan Filantropi Vol. 4, No. 2 November 2022
Publisher : Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jurnalalhakim.v4i2.5214

Abstract

This individual payment actually makes it easier for people to make electricity bill payment transactions without going out of the house, especially for people who do not travel for certain reasons. The author's background in this study is the public unrest where the author examines the payment of electricity bills through individuals with different ujrah. The formulation of the problem that then arises is how to implement electricity bill payments through individuals in Dukuh Panggilan when reviewed with DSN MUI Fatwa No. 113/DSN-MUI/IX/2017 concerning Wakalah Bill Ujrah. The purpose of the study is to identify the payment of electricity bills in terms of the Fatwa of DSN MUI No. 113/DSN-MUI/IX/2017 concerning Wakalah Bill Ujrah. The research method used is a qualitative method that takes the type of field research, data collection techniques are carried out using observations and interviews. Observations were made as non-participant observers. The results of this study are individuals as representatives in paying electricity bills in Dukuh Panggilan have an important role because of the convenience of residents in paying, especially for society. The existence of ujrah/fees that are not the same from person to person or month to month, also there is no transparency of the amount of ujrah which creates uncertainty, resulting in incompatibility with DSN MUI Fatwa No. 113/DSN-MUI/IX/2017 concerning Wakalah Bill Ujrah. So it is necessary to agree on the amount of ujrah by both parties in order to reach an agreement, so that the contract can be carried out properly.