Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Informanika

SISTEM INFORMASI PENJUALAN MOTOR BERBASIS SELULER PADA PT. WAHANA ARTHA RITELINDO AHMAD MUTATKIN BAKTI
JURNAL INFORMANIKA Vol 5, No 2 (2019): JURNAL INFORMANIKA VOL.5.NO.2,JULI-DESEMBER 2019
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v5i2.95

Abstract

Di era teknologi informasi yang berkembang begitu pesat, penggunaan telepon seluler tidak lagi hanya untuk komunikasi melainkan dapat dipergunakan untuk menunjangan kegiatan perusahaan. Hal tersebut sangat dimungkinkan dengan adanya sistem operasi pada telepon seluler. Salah satu sistem operasi yang sedang berkembang saat ini adalah android.Kegiatan perusahaan yang sangat penting adalah kegiatan penjualan. Adapun tujuan utama dari penjualan adalah untuk meningkatkan volume penjualan untuk menjaga keberlangsungan hidup suatu perusahaan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu sistem informasi penjualan yang dapat diakses dimana saja dan kapanpun. Sistem informasi penjualan yang dikembangkan ini juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada pengguna dan pelanggan, serta diharapkan dapat memberikan solusi yang nyata atas sumua permasalahan yang ada. Kata Kunci :Sistem informasi, Android, penjualan
APLIKASI TES PENERIMAAN PEGAWAI MENGGUNAKAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) PADA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG Ahmad Mutatkin Bakti
JURNAL INFORMANIKA Jurnal Informanika, Vol 07 No. 02 Juli - Desember 2021
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses rekrutmen adalah kegiatan yang dilakukan sebuah perusahaan atau institusi untuk mencari pegawai atau karyawan yang akan dipekerjakan sesuai kemampuannya. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi di zaman sekarang, banyak perusahaan yang memanfaatkan nya untuk menerima atau membuka lowongan pekerjaan. Universitas PGRI Palembang bergerak dalam bidang pendidikan untuk menunjang pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menciptakan mahasiswa yang unggul. Untuk itu diperlukan aplikasi sistem pendukung keputusan yang berguna menghitung dan menentukan kriteria yang diinginkan, dengan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) dapat menghitung proses kriteria dengan lebih efektif untuk menentukan pilihan terbaik. Oleh karena itu penulis mengangkat penelitian berjudul “Aplikasi Tes Penerimaan Pegawai Menggunakan Metode SAW (Simple Additive Weighting) Pada Universitas PGRI Palembang”.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN GUNA MENENTUKAN BIAYA PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA VII Ahmad Mutatkin Bakti
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.344

Abstract

Sebelum system informasi dikembangkan, maka perlu dihitung kelayakan ekonomisnya. Teknik    ini disebut disebut dengan analisis biaya/keuntungan. Salah satu metode yang digunakan dalam penentuan biaya produksi adalah dengan metode Activity Based Costing (ABC) yang mengarah pada penghematan biaya produksi. Pada awal perkembangan ABC dimanfaatkan untuk memperbaiki kecermatan perhitungan biaya produk dalam perusahaan-perusahaan manufaktur yang menghasilkan banyak jenis produk. ABC  kemudian diterapkan ke semua biaya pada perkembanganyang lebih lanjut, mulai dari biaya desain, biaya produksi, biaya penjualan, biaya pasca jual, sampai biaya administrasi dan umum. PT Perkebunan Nusantara VII adalah sebuah perusahaan umum milik Negara yang bergerak dalam bidang perkebunan dan produksi tanaman industri  seperti karet, kelapa sawit, tebu dan the. Adapun yang menjadi masalah dalam proses produksi terutama proses pengelolaan kelapa sawit. Biaya-biaya tersebut ada yang secara langsung berhubungan dengan proses produksi ada juga biaya yang secara tidak langsung berhubungan dengan proses produksi.