Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

CUSTOMER SATISFACTION ANALYSIS OF SHARIA LAUNDRY PERFORMANCE IN SHARIA ECONOMIC PERSPECTIVE Dwi Belia; Putri Amalia Zubaedah
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 12 No. 2 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1655.504 KB) | DOI: 10.36418/covalue.v12i2.1223

Abstract

Background: Sharia laundry is laundry which in its implementation uses sharia principles. Many factors affect the quality and operation of a business in the service sector, thereby affecting customer satisfaction or service users. Laundry Syariah is an option to increase customer satisfaction. The purpose of the study: to determine the customer satisfaction of sharia laundry from an Islamic economic perspective, differences in sharia laundry in terms of customer satisfaction, and the marketing strategy used by sharia laundry in increasing customer satisfaction from a sharia perspective. Research method: descriptive-analytical method. Sources of data used are primary data sources from data obtained by observing the place to be studied and other data which is the result of direct interviews from sources, namely Hijrah Laundry Syariah and in the form of collecting documentation from books, articles, journals, the internet and various other sources which are then analyzed through data reduction, data display, and verification to obtain. The results of the study: Hijrah Laundry Syariah is a sharia-based laundry service located in Cirebon City. This laundry service has been established since 2019. Located precisely on Jalan Raya Pamengkang No. 14 Mundu District, Cirebon Regency. Viewed from the perspective of sharia economics, customer satisfaction for Hijrah sharia laundry follows the values and principles of sharia economics, which in the perspective of sharia economics customer satisfaction can be seen from five influencing factors, namely product quality, price, service quality, emotional factors, costs, and easy access to the product. Conclusion: The results of this study conclude that Laundry Syariah guarantees customer satisfaction because of Islamic services and systems and ensures the welfare of managers and customers
Dampak Perkembangan Ilmu Teknologi Dalam Hidup Manusia Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Chiska Nova Harsela; Putri Amalia Zubaedah
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 12 No. 3 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1774.586 KB) | DOI: 10.36418/covalue.v12i3.1241

Abstract

Latar belakang: Ada beberapa pelaku UMKM yang belum bisa menerima untuk beralih penjualannya menggunakan teknologi e-commerce. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari perkembangan ilmu teknologi dalam hidup manusia untuk meningkatkan daya saing UMKM. Metode penelitian: Metode studi kasus digunakan pada penelitian ini dimana studi kasus ini mempelajari tentang latar belakang keadaan dari sebuah fenomena. Metode studi kasus ini adalah salah satu metode deskriptif, dengan tujuan mencari berbagai informasi mengenai bagaimana dampak perkembangan ilmu teknologi dalam meningkatkan daya saing UMKM di Desa Pamijahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian: Para pelaku UMKM yang sudah menerima manfaat dari e-commerce berpandangan bahwa pemanfaatan e-commerce dapat memperluas pemasaran, memberikan efisiensi bisnis, biaya operasional terkendali, tidak terbatas ruang dan waktu dan dapat meningkatkan pendapatan. Kesimpulan: Secara garis besar pemanfaatan e-commerce dapat menjadi strategi bersaing yang akan meningkatkan daya saing UMKM. Hal ini ditunjukkan dengan jangkauan pemasaran UMKM di Desa Pamijahan tidak hanya di sekitar Kabupaten Cirebon, tetapi sudah mencapai luar kota dan luar Jawa.
Pengamalan Ajaran Tarekat Tijaniyah dalam Bersyariat Islam di Pesantren Buntet Cirebon Rahmat Hidayatullah; Putri Amalia Zubaedah; Khaerul Wahidin
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4906.719 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i5.101

Abstract

Keberadaan seorang kyai, pesantren dan tarekat merupakan tiga unsur keberagaman yang tidak dapat dipisahkan. Pondok Pesantren Buntet Cirebon menjadi salah satu tempat berkembangnya ajaran tareekat Tijaniyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, peneliti mengamati secara langsung dan berpartisipasi dalam penelitian sosial skala kecil dan mengamati budaya lokal melalui penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Buntet Cirebon. Hasil penelitian ini adalah bahwa Pondok Pesantren Bunten yang berada di Cirebon, Jawa Barat memiliki peran penting dalam keberlangsungan Tarekat Tijaniyah, yang terus dilestarikan oleh para pengikut ajarannya. Ajaran syariat yang menjadi pengamalan wajib dalam tarekat Tijaniyah diantaranya adalah ajaran wirid Lazim yang biasanya diamalkan dalam kegiatan-kegiatan seperti manakib, acara perkawinan, acara yang berkaitan dengan kelahiran bayi, acara tahlil, acara yang berkaitan dengan hari besar Islam dan acara yang berkaitan dengan bulan Ramadhan.
Akuntabilitas Kepala Desa Terhadap Pengelolaan Anggaran Dana Desa Abdullah Abdulllah; Junaedi Junaedi; Sanusi Sanusi; Putri Amalia Zubaedah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.476 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.11946

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membahas tentang Akuntabilitas Kepala Desa Terhadap Pengelolaan Dana Desa Tahun 2015. Pengelolaan bantuan dana desa adalah tolak ukur keberhasilan dalam penyelenggaraan pemerintah untuk memajukan kesejahteraan rakyat dari bawah berdasarkan ketentuan Undang – Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa, bahwa Dana Desa adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui APBD kabupaten/ kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Metode peneltian yang digunakan yaitu menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data mulai dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yaitu teknik analisis data model interaktif yang terdiri dari tahapan pengumpulan data, reduksi (penyederhanaan) data, penyajian data, penarikan kesimpulan (verifikasi). Dari hasil observasi diketahui bahwa pelaksanaan pengelolaan dana desa tahun 2015 belum berjalan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban. Dalam tahap perencanaan bahwa pengelolaan dana desa adalah satu bagian yang tak terpisahkan dengan keuangan desa sehingga dalam perencanaanya termuat dalam APBDesa ditahun berjalan yang dilaksanakan pada Musrembangdes, Tahap pelaksanaan sebagian beberapa desa telah dilaksanakannya prinsip partisipatif dengan masyarakat dan transparansi anggaran, tahap pelaksanaan ini prinsip tanggung jawab hanya sebatas pertanggungjawaban fisik.