Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aspek-Aspek Filosofis Zakat Menurut Alqur’an dan Sunah Aulia Ranny Priyatna
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.559 KB) | DOI: 10.32332/adzkiya.v6i2.1332

Abstract

Aspek-aspek filosofis zakat dalam al-Qur’an dan as-Sunnah adalah cara pandang yang bersifat filosofi tentang zakat yang termaktub dalam al-Qur’an dan as-Sunnah meliputi bukti syukur seorang hamba kepada Allah Swt. atas segala ni’mat yang telah diterimanya.Sesungguhnya zakat itu dapat menolong orang-orang yang lemah dan meningkatkan taraf hidup mereka. Ibadah zakat bila ditunaikan dengan baik, maka akan meningkatkan kualitas keimanan, membersihkan dan menyucikan jiwa serta mengembangkan dan memberkahkan harta yang dimiliki. zakat merupakan sumber dana potensial yang dapat dimanfaatkan untuk memajukan kesejahteraan umat,dan mampu meningkatkan pemerataan ekonomi.
Aspek-Aspek Filosofis Zakat Menurut Alqur’an dan Sunah Aulia Ranny Priyatna
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.559 KB) | DOI: 10.32332/adzkiya.v6i2.1332

Abstract

Aspek-aspek filosofis zakat dalam al-Qur’an dan as-Sunnah adalah cara pandang yang bersifat filosofi tentang zakat yang termaktub dalam al-Qur’an dan as-Sunnah meliputi bukti syukur seorang hamba kepada Allah Swt. atas segala ni’mat yang telah diterimanya.Sesungguhnya zakat itu dapat menolong orang-orang yang lemah dan meningkatkan taraf hidup mereka. Ibadah zakat bila ditunaikan dengan baik, maka akan meningkatkan kualitas keimanan, membersihkan dan menyucikan jiwa serta mengembangkan dan memberkahkan harta yang dimiliki. zakat merupakan sumber dana potensial yang dapat dimanfaatkan untuk memajukan kesejahteraan umat,dan mampu meningkatkan pemerataan ekonomi.
WANITA KARIER PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Aulia Ranny Priyatna
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 1 No 01 (2019)
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.684 KB)

Abstract

Career women are women who pursue and love something or several jobs in full in a relatively long time to achieve something progress in life, work or position. In general, careers are pursued by women who take part in the public sector. In addition, to have a career means having to pursue certain professions that require abilities, capacities and expertise. Islam does not forbid a career woman, the most important thing is how she meets the conditions or conditions that allow her to become a career woman, which must be accompanied by the rules set by Islam between her husband's consent, balancing the demands of the household and the demands of work, her work does not cause khalwat , avoid work that is not in accordance with the psychological character of women, and stay away from all sources of defamation.Q, S. An-Nisaa: 32 clearly states that men and women have the same rights to try and the right to obtain what each is trying for. Thus men and women each have a role in life that can bring them together in a big task, namely building a society and carrying the burden of development without disparaging one type or another, or spreading animosity between the two.