Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Visionist

PENGARUH JOB ROTATION (ROTASI PEKERJAAN), JOB ASSIGNMENT (PENUGASAN PEKERJAAN) DAN MENTORING TERHADAP PROGRAM PENGEMBANGAN TALENTA KARYAWAN PADA PT PERUSAHAAN GAS NEGARA TBK Wendi Purwanto; Tina Miniawati Barusman; Habiburrahman Habiburrahman
VISIONIST Vol 9, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.489 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v9i2.1720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rotasi pekerjaan, penugasan pekerjaan serta program mentoring terhadap pengembangan talenta di PT Perusahaan Gas Negara Tbk, kemudia menganalisis pengaruh rotasi pekerjaan, penugasan pekerjaan serta program mentoring terhadap pengembangan talenta. Penelitian dilakukan di PT Perusahaan Gas Negara Tbk pada Bulan Mei dan Juni Tahun 2020. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda sedangkan pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan Uji Validitas, Uji Reabilitas, Regresi Linier Berganda, Koefisien Determinasi (R2) Uji t dan Uji F simultan. Hasl penelitian menunjukan bahwa rotasi pekerjaan memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pengembangan talenta, Penugasan pekerjaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengembangan talenta serta mentoring berpengaruh secara signifikan terhadap pengembangan talenta. Kemudian rotasi pekerjaan, penugasan pekerjaan dan mentoring berpengaruh secara Bersama-sama terhadap pengembangan talenta.
PENGARUH PENGAWASAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT BUKIT ASAM ENERGI SERVIS TERPADU PLTU PELABUHAN TARAHAN LAMPUNG Habiburahman Habiburahman; Eko Juanda; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v11i1.2543

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawan, alasan keuangan, kondisi organisasi, aspek teknis pengelolaan pemasaran dan administrasi, kondisi eksternal. Pada dasarnya kinerja karyawan (prestasi kerja) merupakan hasil dari apa yang dicapai seorang karyawan dalam menjalankan fungsinya sesuai tanggung jawab yang sudah diberikan perusahaan kepadanya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh pengawasan dan disiplin kerja yang ada di perusahaan, dan pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja pegawai PT. Bukit Energi Servis Terpadu PLTU Pelabuhan Tarahan Lampung haruslah memiliki pengawasan yang tingkat pengawasan yang baik serta harus memiliki tingkat disiplin kerja yang baik pada pegawainya agar kinerja yang dihasilkan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT. Bukit Energi Servis Terpadu PLTU Pelabuhan Tarahan Lampung. Populasi penelitian ini sebanyak 100 orang pegawai dan sampel penelitian sebanyak 50 orang pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan analisis data berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji t (parsial) dan uji F (simultan) dengan bantuan SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian ini mendukung hipotesis yang diajukan bahwa pengawasan pimpinan berpegaruh positif terhadan kinerja pegawai dan signifikan terhadap kinerja pegawai, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Pt. Bukit Energi Servis Terpadu PLTU Pelabuhan Tarahan Lampung.
Analisis Pengalaman Kerja dan Kompetensi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai pada Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung Ketut Agustomi; Iskandar Ali Alam; Habiburahman Habiburahman; Hendri Dunan
VISIONIST Vol 11, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v11i2.2871

Abstract

Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dimana dalam penelitian ini lebih menekankan pada makna dan proses daripada hasil suatu aktivitas Secara umum penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami (understanding) dunia makna yang disimbolkan dalam perilaku masyarakat menurut perspektif masyarakat itu sendiri. Adapun hasil penelitian yaitu Implementasi pengalaman kerja kompetensi pegawai dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang saat ini sudah cukup baik yakni lebih mengutamakan masa kerja pegawai, khususnya bagi para auditor yang dimana pegawai yang lebih berpengalaman dan masa kerja yang lama lebih diutamakan untuk menyelesaikan tugas, pegawai yang ada saat ini mayoritas sudah memiliki kompetensi yang baik dibidangnya masing-masing, pegawai dapat mengimplementasikan pengetahuannya yang berasal dari diklat-diklat untuk meningkatkan kinerjanya, Hambatan yaitu Kurangnya motivasi kerja para pegawai, Komunikasi antar pegawai dengan pimpinan belum maksimal, masih adanya prilaku pegawai yang tidak disiplin, Belum maksimalnya pelaksanaan pelatihan dan pendidikan/ bimbingan teknis pegawa, Ketidak sesuaian antara bidang kerja pegawai dengan latar belakang pendidikan formalnya. Strategi/ kebijakan yang diambil yaitu Meningkatkan pelaksanaan pendidikan dan latihan pegawai. Meningkatkan pengawasan terhadap kinerja pegawai.
Pengaruh Tugas Pokok Fungsi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Tengah Herayanti, Herayanti; Habiburahman, Habiburahman
VISIONIST Vol 13, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v13i2.4218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh tugas pokok fungsi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Tengah. Sumber daya manusia sebagai penggerak utama organisasi memerlukan tugas pokok dan fungsi yang jelas, serta motivasi kerja yang memadai untuk mencapai kinerja yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel dependen. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, melibatkan 79 responden yang merupakan pegawai BPKAD Kabupaten Lampung Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas pokok fungsi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan setiap peningkatan tugas pokok fungsi akan meningkatkan kinerja secara signifikan. Demikian pula, motivasi kerja terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja, di mana pegawai yang memiliki motivasi tinggi menunjukkan kinerja yang lebih baik. Secara simultan, tugas pokok fungsi dan motivasi kerja bersama-sama memberikan pengaruh positif yang sangat kuat terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien determinasi mencapai 88,3%. Hal ini menunjukkan bahwa tugas pokok fungsi dan motivasi kerja memainkan peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman dan pelaksanaan tugas pokok fungsi, terutama melalui pembinaan teknis yang berkesinambungan, serta pengembangan motivasi kerja yang mencakup aspek material dan non-material. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pegawai secara keseluruhan, mendukung tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien.