This Author published in this journals
All Journal VA SURYA SENI
Dody Doerjanto
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

"KASIHE IBUK" SEBAGAI TEMA PENCIPTAAN SENI LUKIS DEKORATIF IMA MAISA, NAVIDA; DOERJANTO, DODY
Jurnal Seni Rupa Vol 6, No 02 (2018): Yudisium II Wisuda 92 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan ini dilatar belakangi oleh kedekatan penulis dengan ibu penulis, yang tidak lepas dari pengalaman masa kecil, diasuh dan dididik oleh ibu. Dalam proses tumbuh kembang anak menuju kedewasaan, tidak dapat terlepas dari peran seorang ibu sebagai pembimbing dan panutan bagi anak ? anaknya. Fokus penciptaan pada karya ini adalah tema ?Kasihe Ibuk? sebagai penciptaan seni lukis dekoratif. Sedangkan tujuan dari penciptaan ini adalah Menginterpretasikan bentuk kasih sayang dan peran seorang ibu kepada anaknya dalam hal mengasuh dan mendidik anaknya dalam bentuk karya seni lukis dekoratif. Penciptaan ini menggunakan metode penciptaan, dalam metode penciptaan terdapat tahapan penciptaan. Tahapan penciptaan merupakan proses dalam menciptakan sebuah karya. Dalam hal ini ada beberapa tahapan penciptaan dalam menciptakan sebuah karya antara lain, pengamatan visual, mengingat, seniman, ide, konsep, proses,eksplorasi, eksperimen, hasil karya, evaluasi, validasi, revisi, dan penyajian. Proses penciptaan karya ?Kasihe Ibuk? sebagai tema penciptaan seni lukis dekoratif ini antara lain, langkah pertama menyiapkan alat dan bahan dalam membuat karya, kedua pembuatan sketsa, ketiga penteksturan pada kanvas, keempat pemindahan sketsa pada kanvas, kelima pewarnaan background, keenam pewarnaan objek bentuk pada kanvas, ketujuh pemberian motif isian, dan kedelapan proses finishing. Hasil penciptaan ?Kasihe Ibuk? sebagai tema penciptaan seni lukis dekoratif ini menghasilkan 5 karya seni lukis, karya yang pertama berjudul ?Metani?, dengan media kanvas ukuran karya 100 x 150 cm. Karya kedua berjudul ?Ndulang Mangan?, dengan media kanvas ukuran karya 100 x 150 cm. Karya ketiga berjudul ?Lelo Ledung?, dengan media kanvas ukuran karya 100 x 150 cm. Karya keempat berjudul ?Dolanan?, dengan media kanvas ukuran karya 100 x 150 cm. Karya kelima berjudul ?Ibukku?, dengan media kanvas ukuran karya ini 100 x 150 cm. Kata Kunci : Kasihe Ibuk, Tema, Penciptaan, Seni Lukis Dekoratif.
KRITIK SOSIAL SEBAGAI SUMBER PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS SETYOWATI, PUTRI; DOERJANTO, DODY
Jurnal Seni Rupa Vol 6, No 02 (2018): Yudisium II Wisuda 92 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya ini dilatar belakangi oleh rasa keprihatinan penulis terhadap permasalah sosial yang berdampak pada masyarakat miskin. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan Kritik Sosial berupa suatu tanggapan terhadap keadaan masyarakat miskin dalam penciptaan karya. Permasalahan sosial yang diangkat penulis menceritakan tentang kehidupan masyarakat miskin yang menjadi korban efek samping pembangunan. Kondisi masyarakat miskin inilah, terutama kehidupan petani yang diangkat penulis dalam karya seni lukis. karya yang dihasilkan penulis berjumlah 5 karya, semua karya menggunakan media kanvas. Pada karya pertama merupakan sebuah sindiran kepada masyarakat yang sering kali kurang bersyukur dalam kesehariannya terutama soal makanan, karya kedua menggambarkan tentang penyebab terjadinya bencana alam karena ulah manusia, karya ketiga merupakan sebuah beban tersendiri bagi seorang petani ketika mereka memperoleh hasil panen yang sedikit, karya keempat dan kelima menggambarkan kondisi petani yang kehilangan lahan pertaniannya.Kata Kunci: Naivisme, kritiksosial,Penciptaan, SeniLukis
WAYANG POTEHI DENGAN MOTIF BATIK “JOMBANGAN” SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS MAULDY AUDINNA, ASTRIDA; DOERJANTO, DODY
Jurnal Seni Rupa Vol 6, No 02 (2018): Yudisium II Wisuda 92 Tahun 2018
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya skripsi penciptaan seni lukis ini sebagai karya ilmiah mengangkat Wayang Potehi ditambahkan corak batik Jombangan pada kostum yang dipakai tokohnya. Penciptaan karya dipengaruhi bentuk kostum yang digunakan pada Wayang Potehi dengan mempertimbangkan prinsip seni serta filosofinya. Proses penciptaan karya ini meliputi pembabaran ide, konsep, media, teknik, dan eksekusi karya seni lukis dengan inspirasi Wayang Potehi dan corak batik Jombangan. Perpaduan antara Wayang Potehi dan motif batik Jombangan tersebut menghasilkan lima karya yang diwujudkan dengan menggunakan teknik aquarel pada media kertas. Karya pertama berjudul ?Permaisuri? dengan rumbai di bagian bawah kostum Wayang, karya kedua dengan judul ?Dewi Kwan Im? disimbolkan sebagai dewi kemakmuran dan kesuburan, karya ketiga yang berjudul ?Jendral Perang? dengan baju besi sebagai pelindung dari senjata musuh, karya keempat yang berjudul ?Siluman Ular Hijau? dengan perwujudan manusia setengah ular, dan karya kelima dengan judul ?Power? adalah perang yang terjadi antara dua kesatria. Dalam lima karya tersebut, Wayang Potehi dikembangkan dengan mengubah beberapa bagian namun tidak menyimpang pada pakem yang sudah ada sehingga menghasilkan perwujudan visual Wayang Potehi dengan corak batik Jombangan.Kata Kunci: Wayang Potehi, Motif Batik Jombangan, Penciptaan, Seni Lukis.
TARIAN CAHAYA DALAM FOTOGRAFI Dody Doerjanto
SURYA SENI Vol 4, No 2: September 2008
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/pasca.v4i2.87

Abstract

Light Dance in Photography. Light dance is a theme of creation that is based on the art of photography. The photographic technique is done directly  on the stage. Therefore, the capture of the aesthetical moment is determined by intensive observation, time availability, and the perception of the photographer.The purpose is to explore and to present the unique and surprising visual aspect of the dancer’s body movement through photographic technique such as static camera, mobile camera, lenses manipulation and any possible kind of photographic technique.The methods are: (1) tangram and quantum approaches (2) trial and error and (3) observation and lateral thinking. The psychological aspect contributesin capturing a scene. Emotional feeling such as joy, happiness, and motivation mix with fear, depression, and worry. This, in fact, generates  different passion.It seems that the event can cause the greater effect of the quantum leap. Thus all creation became more unique and interesting.The result of shows that the camera capture to ward the light refl ection of the acting dancer can generate new image other than the image of the dancer.The new image can be alike the movement of water, wind, dust, dew, fi re, stone, tree and abstract.Keywords : dance and lightI.   PENDAHULUANA. Latar Belakang Penciptaa