Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : paradigma

Low Bit-Rate Parametric Coding Djadjat Sudaradjat; Andi Rosano
Paradigma Vol. 24 No. 2 (2022): September 2022 Period
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.636 KB) | DOI: 10.31294/paradigma.v24i2.1391

Abstract

With a low bit rate will be obtained savings in the use of bandwidth transmission channels and memory. In coding the human voice signal, an artificial voice-producing model is made to obtain a low bit rate, which is known as the parametric coding method. With the parametric coding method, the human voice signal can produce a lower bit rate than the waveform coding method. For example, the waveform coding method will be limited by a minimum sampling frequency which according to the Shannon-Nyquist theorem states that so that no information is lost when sampling the signal, the sampling speed must be at least twice the bandwidth of the signal. Thus, the lowest bit rate waveform encoding that can be achieved is by the Delta Modulation system which is 8 Kbit/sec. While the signal parametric coding can achieve a lower bit rate of 2.4 Kbit/sec by the LPC (Linear Predictive Coding) system.
Low Bit-Rate Parametric Coding Djadjat Sudaradjat; Andi Rosano
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 24 No. 2 (2022): September 2022 Period
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/paradigma.v24i2.1391

Abstract

Abstrak - Dengan metoda pengkodean parametrik (parametric coding) sinyal suara manusia dapat menghasilkan kecepatan bit (bit-rate) yang lebih rendah dibandingkan dengan metoda pengkodean bentuk gelombang (wave form coding). Contohnya pada metoda pengkodean bentuk gelombang akan dibatasi oleh batas minimal frekuensi cuplik (sampling frequency) yang menurut teorema Shannon-Nyquist menyatakan agar tidak ada informasi yang hilang ketika pencuplikan sinyal, maka kecepatan pencuplikan harus minimal dua kali dari lebar pita sinyal tersebut. Dengan demikian pada pengkodean bentuk gelombang kecepatan bit terendah yang dapat dicapai adalah oleh system Modulasi Delta (Delta Modulation) yaitu sebesar 8 Kbit/detik. Sedangkan pada pengkodean parametrik sinyal dapat dicapai kecepatan bit yang lebih rendah yaitu sebesar 2,4 Kbit/detik oleh system LPC (Linear Predictive Coding). Dengan kecepatan bit yang rendah akan diperoleh penghematan penggunaan lebar pita (bandwidth) saluran transmisi dan memori.