Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MACROZOOBENTHOS DIVERSITY AND FUNCTIONAL FEEDING GROUP (FFG) IN BEREMBANG RIVER OF WEST KALIMANTAN Wolly Candramila; Sisi Marda Lorensa; Yunike Pristalika; Junardi Junardi
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 8 No. 2 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v8i2.6131

Abstract

This study analyzes macrozoobenthos diversity and functional feeding group in Berembang River, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. The obtained macrozoobenthos were identified to the genus level, and their functional feeding group was determined through a literature study. Data on diversity, evenness, and dominance were analyzed descriptively. Diversity (H') and Evenness (E) of macrozoobenthos in Berembang River were low (H'=0.73 and E=0.15) while Dominance (C) was high (C=0.81) as evidenced by a large number of genera Corbicula and Gammarus. Macrozoobenthos functional feeding groups found at both stations can be divided into six categories, namely shredders, gathering collectors, deposit feeders, sub-surface deposit feeders, filtering collectors, and scrapers.
KUALITAS AIR PARIT-PARIT DI KOTA SANGGAU KALIMANTAN BARAT BERDASARKAN STRUKTUR KOMUNITAS OLIGOCHAETA AKUATIK Galuh Ramadhanti Galuh; Junardi; Riyandi
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 8 No. 2 (2023): Bioma : Juli - Desember 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Monitoring parit-parit yang mengalir telah rutin dilakukan setiap tahun dengan menggunakan parameter fisika-kimia, namun belum menggunakan parameter biologi untuk menentukan status kualitas airnya. Penelitian ini untuk mengetahui kondisi kualitas air parit-parit di kota Sanggau berdasarkan struktur komunitas Oligochaeta akuatik. Sampel cacing diambil menggunakan Ekman grab pada lima stasiun berbeda. Analisis data menggunakan nilai indeks-indeks struktur komunitas yang dianalisis secara deskriptif. Cacing oligochaeta akuatik yang ditemukan ada tiga spesies yaitu tiga spesies yaitu Branchiura sowerbyi, Limnodrilus claparedeianus, dan Limnodrilus hoffmeisteri. Nilai indeks Diversitas dan keseragaman didapatkan rendah, sementara indeks dominansi tinggi. Kualitas air parit-parit di Kota Sanggau telah tercemar bahan organik sehingga diperlukan pengelola airnya dan tidak menjadi sumber pencemaran Sungai Kapuas. Kata kunci : oligochaeta akuatik, struktur komunitas, Tubificidae, Limnodrilus
Penilaian Status Kualitas Air Sungai Kapuas Kecil Kalimantan Barat Menggunakan Biota Bentik Junardi Junardi; Riyandi Riyandi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 1 (2024): January 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.1.184-192

Abstract

Sungai Kapuas Kecil merupakan percabangan Sungai Kapuas di bagian hilir yang mengalami berbagai tekanan lingkungan akibat aktivitas di daratan sehingga dapat mengubah kualitas airnya. Kualitas air sungai ini lebih banyak ditentukan dengan menggunakan parameter fisika dan kimia, sementara itu parameter biota bentik masih jarang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan status kualitas air sungai Kapuas Kecil menggunakan biota bentik makrozoobentos dan perifiton. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menetapkan stasiun sampling berdasarkan rona lingkungan dan kondisi riparian. Data struktur komunitas biota dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitianberdasarkan indeks komunitas makrozoobentos dan perifiton menunjukkan kualitas air sungai Kapuas Kecil memiliki status cemar ringan sampai sedang dengan kandungan fosfat tinggi.