Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KINERJA LINGKUNGAN, PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN, PERPUTARAN KAS, DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP PROFITABILITAS Eva Mustika; Aprilia Whetyningtyas; Dianing Ratna Wijayani
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 1 No. 3 (2021): Desember : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.754 KB) | DOI: 10.55606/jebaku.v1i3.98

Abstract

This study aims to examine the effect of environmental performance, environmental disclosure, cash turnover, and inventory turnover on profitability. The population used in this study are manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2019. The sampling method of this study used purposive sampling which resulted in 99 samples. The data analysis technique used is panel data regression. The results of this study are environmental performance has a positive effect on profitability, while environmental disclosure, cash turnover, and inventory turnover has no effect on profitability.
Pendampingan Digitalisasi dan Manajemen Keuangan UMKM Seblak Eco di Kudus Faidah, Faridhatun; Linda Putri Nadia; Aprilia Whetyningtyas
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1685

Abstract

UMKM Seblak Eco di Kabupaten Kudus menghadapi permasalahan berupa tidak adanya pencatatan keuangan terstruktur, lemahnya pengendalian persediaan, serta keterbatasan pemasaran digital yang menyebabkan penurunan omzet 15–20% dan kehabisan stok 2–3 kali per minggu. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial dan digital melalui model pendampingan terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan pemilik dan dua karyawan melalui pelatihan analisis usaha (break-even point dan pencatatan keuangan), penerapan manajemen persediaan berbasis FIFO, serta aktivasi pemasaran digital menggunakan WhatsApp Business, Tiktok, dan GrabFood. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test (10 soal), observasi partisipasi, serta pengukuran perubahan omzet dan frekuensi kehabisan stok. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman dari 60 menjadi 79 atau naik 31,67%, dengan rata-rata pemahaman akhir 92,94% (kategori sangat baik). Frekuensi kehabisan stok menurun 66% dan omzet meningkat rata-rata 15% dalam satu bulan setelah digitalisasi. Kebaruan program ini terletak pada integrasi simultan penguatan manajemen keuangan, pengendalian persediaan, dan digital marketing dalam satu desain pendampingan terpadu. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha serta mendukung pertumbuhan UMKM yang lebih berkelanjutan.