Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MAHASISWA DALAM MEMBERIKAN EDUKASI KEPADA ANAK DALAM PENANGANAN DEMAM DENGAN KOMPRES HANGAT Edita Revine Siahaan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universsitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDemam adalah kondisi suhu tubuh yang meningkat dan ini sering terjadi pada anak-anak. Jika tidak ditangani secara serius, demam akan mengakibatkan kematian pada anak. Penanganan demam salah satunya adalah dengan pemberian kompres hangat pada anak. Menurut Data UNICEF terdapat 12 juta anak meninggal setiap tahun karena demam. Kasus penyakit demam di Negara Indonesia tahun 2016 meningkat menjadi 46.142 kasus dan menjadi penyakit nomor 10 terbesar di Indonesia. Data riwayat kejang demam pada anak di RSUAM tahun 2018 sampai dengan tahun 2019  terdapat 31 kasus anak kejang demam dan demam tidak mengalami kejang sebanyak 11 kasus serta epilepsi demam parsial 8 kasus dan umum 34 kasus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kepada anak panti asuhan dalam penanganan pertolongan pertama pada penyakit demam .Kata kunci : Pemberdayaan Mahasiswa, Edukasi, Demam ABSTRACTFever is a condition of elevated body temperature and it often occurs in children. If not treated seriously, fever will result in deadth in children. Handling fever, one of which is by giving warm compresses to children. Accorrding to UNICEF data, 12 million children die every year due to fever. Case of fever in Indonesia in 2016 increased to 46, 142 cases and becane the 10 th largest disease in Indonesia. History of febrile seizures in children with febrile seizures and fever without seizures as many as 11 cases and partial febrile epilesy 8 cases and general 34 cases. The Purpose of this activity is to increase knwledge to orphanage children in handling first aid for fever. Keywords: Student empowerment, Education, Fever     
KEGIATAN PENIMBANGAN BERAT BADAN DAN PENGUKURAN TINGGI BADAN PADA BALITA Edita Revine Siahaan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKegiatan penimbangan berat  badan dan pengukuran tinggi badan pada balita adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh posyandu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan anak. Data Kemenkes bahwa terdapat 65% posyandu di Indonesia yang aktif belum mencapai target nasional yaitu 80% dan dampak covid 19 sangat mempengaruhi optimalisasi target posyandu khususnya posyandu balita. Optimalisasi peran kader dan orang tua sangat penting dalam kegiatan posyandu dimasa pandemi covid 19 (Firmina dan Salis, 2022). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan kembali posyandu di masa pandemi covid 19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan ibu terhadap pentingnya pengukuran tinggi badan dan berat badan balita.  Kata kunci : Kegiatan, Penimbangan, Berat Badan ABSTRACTActivities for weighting and measuring height for toodlers are routine activities carried out by posyandu. This activity aims to increase mothers knowledge about the importance of checking the growth and development of children. Data from the Ministry of Health shows that there are 65% of active posyandu in Indonesia that have a not reached the national target of 80% and the impact of covid 19 greatly affects the optimization of posyandu targets, especially posyandu for toodlers. Optimizing the role of cadres and parents is very important in posyandu activities during the covd 19 pandemic (Firmina and Salis, 2022). The purpose of this activity is to reoptimize the psoyandu during the covid 19 pandemic. The community service activity has the effect of increasing mothers knowledge on the importance of measuring toodlers height and weight. Keywords: Activity, Weighing, Weight    
PEMBERDAYAAN MAHASISWA DALAM MEMBERIKAN EDUKASI KEPADA ANAK DALAM PENANGANAN DEMAM DENGAN KOMPRES HANGAT Edita Revine Siahaan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDemam adalah kondisi suhu tubuh yang meningkat dan ini sering terjadi pada anak-anak. Jika tidak ditangani secara serius, demam akan mengakibatkan kematian pada anak. Penanganan demam salah satunya adalah dengan pemberian kompres hangat pada anak. Menurut Data UNICEF terdapat 12 juta anak meninggal setiap tahun karena demam. Kasus penyakit demam di Negara Indonesia tahun 2016 meningkat menjadi 46.142 kasus dan menjadi penyakit nomor 10 terbesar di Indonesia. Data riwayat kejang demam pada anak di RSUAM tahun 2018 sampai dengan tahun 2019  terdapat 31 kasus anak kejang demam dan demam tidak mengalami kejang sebanyak 11 kasus serta epilepsi demam parsial 8 kasus dan umum 34 kasus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kepada anak panti asuhan dalam penanganan pertolongan pertama pada penyakit demam .Kata kunci : Pemberdayaan Mahasiswa, Edukasi, Demam ABSTRACTFever is a condition of elevated body temperature and it often occurs in children. If not treated seriously, fever will result in deadth in children. Handling fever, one of which is by giving warm compresses to children. Accorrding to UNICEF data, 12 million children die every year due to fever. Case of fever in Indonesia in 2016 increased to 46, 142 cases and becane the 10 th largest disease in Indonesia. History of febrile seizures in children with febrile seizures and fever without seizures as many as 11 cases and partial febrile epilesy 8 cases and general 34 cases. The Purpose of this activity is to increase knwledge to orphanage children in handling first aid for fever. Keywords: Student empowerment, Education, Fever     
Analisis Tingkat Kesadaran Moral dan Komunikasi Mahasiswa melalui Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Geofakta Razali; Nining Andriani; St. Rahmah; Edita Revine Siahaan; Pahmi Pahmi; Erwin Dhaniswara
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3144

Abstract

Pendidikan karakter di perguruan tinggi telah menjadi perhatian penting dalam mengembangkan mahasiswa menjadi individu yang lebih berintegritas dan bertanggung jawab dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran moral dan kemampuan komunikasi mahasiswa yang terlibat dalam program pendidikan karakter di perguruan tinggi. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa dari berbagai jurusan di beberapa perguruan tinggi. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara pendidikan karakter dan tingkat kesadaran moral serta kemampuan komunikasi mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang efektivitas program pendidikan karakter di perguruan tinggi dalam membentuk mahasiswa yang beretika dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam konteks sosial. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan program pendidikan karakter dan membentuk generasi mahasiswa yang lebih berkualitas dan berdampak positif pada masyarakat.
Aplikasi Tindakan Keperawatan pada Pasien Post Operatif Hirschprung dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Kulit Edita Revine Siahaan; Fitri Yanti; Wijonarko Wijonarko; Ferry Ferry; Hendra Jaya Putra
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.22185

Abstract

ABSTRACT Hirschsprung is a disorder of the lower large intestine from the anus to the upper intestine and is congenital in the lower part of the colon connected to the rectosigmoid in toddlers who expereience pst operative hirchprung after   surgery there is a surgical wound in the lower left abdomen, impaired skin integrity can be a major problem. And for that, help is needed to overcome post operative wounds so tht impaired skin integrity can improve again. The purpose of this study was to describe the application of nursing in post operative hirschprung. The research method used with a case study design and the number of respondents was two clients with the criteria of client who experienced impaired skin integrity in hirschprung. The results showed that impaierd skin integrity in both clients could be resolved for 3 days which was indicated by improved skin integrity, improved skin elasticity, no signs of infections. Conclusion: by providing wound care with sterile and on sterile techniques. Post operative hirschprung wounds improved. Keywords: Nursing Action Aplication, Patient, Hirschprung.  ABSTRAK Hirschsprung merupakan kelainan pada usus besar paling bawah mulai anus sampai usus bagian atas dan bersifat kongenital pada bagian bawah kolon yang terhubung dengan rectosigmoid. Pada anak usia balita yang mengalami post operatif hirschsprung setelah melakukan tindakan operasi ada luka operasi di abdomen kiri bawah, gangguan integritas kulit dapat menjadi masalah utama. Dan untuk itu perlu bantuan untuk mengatasi luka post operatif sehingga gangguan integritas kulit dapat kembali membaik. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan aplikasikeperawatan pada post operatif hirschsprung. Metode penelitian yang digunakan dengan desain studi kasus dan jumlah reponden dua klien dengan kriteria klien yang mengalami gangguan integritas kulit pada hirschsprung. Hasil penelitian menunjukkan gangguan integritas kulit pada kedua klien dapat terselesaikan selama 3 hari yang ditandai dengan integritas kulit membaik, elastisitas kulit membaik, tidak ada tanda-tanda infeksi. Kesimpulan : Dengan memberikan perawatan luka secara tekhni steril dan on steril maka luka post operatif hirscprung  membaik. Kata Kunci: Aplikasi Tindakan Keperawatan, Pasien, Hirschprung.
Aplikasi Keperawatan pada Anak Usia Prasekolah (3-5 Tahun) dengan Bronkopneumonia di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Edita Revine Siahaan; Fitri Yanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17129

Abstract

ABSTRACT  Bronchopneumonia is inflammation of the main airways and alveoli areas. Bronchopneumonia in infants and children can cause them to have difficulty breathing due to narrowed airways. In 2021 found as many as 15% or 930, 126 children in the world died from bronchopneumonia with the highest incidence in preschool children less than 5 years old. At the abdul moeloek hospital, the incidence of bronchopneumonia in children is still quite high, in the last 6 months it was estimated that 107 cases were recorded and the highest was in ausgust with 41 cases. One of the effects of bronchopneumonia is that the discharge of phlegm is not smooth, which can cause sufferers to have difficulty breathing due to ineffective airway clearance. Method : The design used in the research is a case study with data collection techniques through observation, interviews and documents. The number of respondents was 2 clients who met the inclusion criteria for preschool children (3 years-5 years) with bronchopneumonia, airway clearance nursing problems. Discussion : The provision of oxygen therapy, teaching coughingeffectively, regulating positions and collaborating on the administration of mucolytic and expectotant drugs have been shown to be able to make the patient’s condition improve and nursing problems are evercome. Keywords: Nursing Applcation, Preschool-Aged Children, Bronchopneumonia.  ABSTRAK Bronkopneumonia adalah peradangan pada saluran napas utama serta area alveoli. Penyakit bronkopneumonia pada bayi dan anak dapat mengakibatkan ia mengalami kesulitan bernapas karena saluran udara yang menyempit.Pada tahun 2021 menemukan sebanyak 15% atau 930.126 anak di dunia meninggal karena bronkopneumonia dengan insiden tertinggi pada anak usia prasekolah kurang dari 5 tahun. Di Rumah Sakit Abdul Moeloek angka kejadian Bronkopneumonia pada anak masih cukup tinggi, pada perkiraan 6 bulan terakhir tercatat 107 kasus dan tertinggi dibulan agustus dengan 41 kasus. Salah satu dampak dari bronkopneumonia adalah pengeluaran dahak yang tidak lancar sehingga dapat menyebabkan penderita mengalami kesulitan bernapas akibat bersihan jalan napas tidak efektif.  Metode : menggunakan desain yang digunakan dalam penelitian adalah studi kasus dengan tekhnik pengambilan data melalui observasi, wawancara dan dokumen. Jumlah responden terdapat 2 klien yang sesuai dengan kriteria inklusi pada anak usia prasekolah (3 tahun-5 tahun) dengan bronkopneumonia masalah keperawatan  bersihan jalan napas.  Hasil : Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 3 x 24 jam didapatkan hasil berupa pada hari pertama sampai hari ketiga keluhan klien 1 belum teratasi semua karena keadaan klien masih belum menunjukan kemajuan yang signifikan. Sedangkan pada klien 2 evaluasi hari pertama belum teratasi, pada hari kedua belum teratasi, dan pada hari ketiga teratasi sebagian. Diskusi : Pemberian terapi oksigen, mengajarkan batuk efektif, mengatur posisi serta berkolaborasi pemberian obat mukolitik dan ekspektoran terbukti mampu membuat kondisi pasien membaik dan masalah keperawatan teratasi. Kata Kunci: Aplikasi Keperawatan, Anak Usia Prasekolah, Bronkopneumonia.