Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Literasi dan Peran Keluarga Dalam Praktek Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Uke Maharani Dewi; Hinda Novianti; Lini Delina
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i1.514

Abstract

Selama seribu hari pertama kehidupan, kualitas hidup seseorang akan dipengaruhi oleh nutrisi yang tepat. Malnutrisi adalah akibat dari praktik pemberian makan yang tidak sehat pada anak-anak di masyarakat.  Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan literasi dan peran keluarga dalam praktek pemberian makan bayi dan anak. Pada bulan Maret-Juni 2024 di Kelurahan Wage Sidoarjo. Sasaran pengabdian masyarakat yaitu seluruh ibu balita dan kader posyandu kelurahan. Analisa data menggunakan Analisa deskriptif. Hasil pengabdian masyarakat, ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam praktek pemberian makan bayi dan anak
Peningkatan Pertumbuhan Balita Melalui Optimalisasi Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan Kader Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Uke Maharani Dewi; Hinda Novianti; Machmudah Machmudah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i3.650

Abstract

Masalah gizi pada balita seperti wasting dan underweight masih menjadi tantangan serius di Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kurangnya pengetahuan keluarga, terbatasnya keterampilan kader dalam memberikan konseling ASI dan PMBA, serta belum adanya layanan konsultasi anak memperparah situasi ini. Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari roadmap tiga tahun, dengan fokus tahun kedua pada peningkatan kesehatan balita dan kemandirian kader. Kegiatan meliputi pelatihan kader tentang identifikasi status gizi, konseling ASI eksklusif dan PMBA, pengembangan media edukasi, serta pembentukan layanan konsultasi gizi anak. Metode pendekatan berbasis asset-based community development dengan partisipasi aktif keluarga, kader, dan pemangku kepentingan lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test, observasi keterampilan kader, dan indikator capaian keberlanjutan. Program ini diharapkan menciptakan kemandirian komunitas dalam memberikanlayanan konsultasi pertumbuhan anak dan meningkatkan akses layanan gizi balita secara berkelanjutan. Seluruh pendaan kegiatan ini dari LPPM Unusa
Budidaya Sumber Pangan Lokal Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Makanan Pendamping Asi di Wage Sidoarjo Hinda Novianti; Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Uke Maharani Dewi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.556

Abstract

Memberikan makanan pendamping ASI dengan menu bergizi seimbang dan variatif serta disukai bayi dan balita merupakan hal yang tidak mudah. Masih ada stigma bahwa yang bergizi harus yang berharga mahal, sehingga masih banyak ibu yang memberikan MP ASI dengan menu monoton yang menyebabkan bayi dan balita sulit makan. Akibatnya masih ada bayi atau balita stunting. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang menu MP ASI dengan bahan dasar pangan lokal agar bayi dan balita mendapatkan MP ASI dengan menu variatif bergizi seimbang dengan harga yang terjangkau. Metode yang dilakukan adalah dengan membagikan bibit waluh kuning lengkap dengan media tanamnya kepada ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita di bawah 2 tahun dan sekaligus memberikan penyuluhan kesehatan secara langsung kepada mereka sekaligus kader di wilayah desa Wage Sidoarjo. Peserta berjumlah 25 orang. Seluruh peserta diberikan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Didapatkan hasil peningkatan pengetahuan tentang menu MP ASI rumahan, pretest yang berpengetahuan baik 60%, postest yang berpengetahuan baik 95%. Pemberian bibit waluh dan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ibu dalam menyediakan MP ASI sehingga meningkat pula kesehatan bayi dan balita di desa Wage Sidoarjo.