Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SARGA

Kesesuaian Penerapan Konsep Transit Oriented Development (TOD) terhadap Rute BRT Trans Semarang Koridor 7 Berdasarkan Persepsi Pengguna Agus Sarwo Edy Sudrajat; Lani Aulia Maharani
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/v19i2.313

Abstract

Transportasi memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat, namun juga memicu berbagai permasalahan, terutama di kawasan urban. Transit Oriented Development (TOD) merupakan pendekatan tata ruang yang mengintegrasikan transportasi dan tata guna lahan untuk meningkatkan efisiensi pergerakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penerapan prinsip TOD pada rute BRT Koridor 7 berdasarkan persepsi pengguna dalam radius 800 meter. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan dasar pemikiran deduktif serta menggunakan metode survei dan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling dengan jumlah 6 halte BRT dan pengguna BRT sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis spasial buffer, skoring, dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan analisis spasial hanya 14–28% halte Koridor 7 memenuhi prinsip TOD dan tergolong kategori rendah. Sedangkan berdasarkan hasil persepsi pengguna mencatat skor 3,541 (33,09%) yang mengindikasikan tingkat kesesuaian sedang. Perbedaan hasil ini dipengaruhi oleh perbedaan indikator: analisis spasial mengacu pada prinsip 3D (Diversity, Density, Design), sedangkan survei persepsi berdasarkan pada prinsip 8 ITDP (2017). Hasil penelitian menegaskan pentingnya integrasi pendekatan spasial dan persepsi pengguna dalam menilai kesesuaian TOD untuk optimalisasi transportasi massal di Kota Semarang.
Evaluasi Tingkat Kepuasan dan Prioritas Pemenuhan Infrastruktur Kawasan Candi Berdasarkan Persepsi Pekerja Agus Sarwo Edy Sudrajat; Akbar Diva Mahendra
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3343

Abstract

Pertumbuhan kawasan industri sebagai dampak urbanisasi turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Indonesia. Kawasan Industri Candi di Kota Semarang menjadi salah satu contohnya, namun belum sepenuhnya ditunjang oleh infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan dan prioritas pemenuhan infrastruktur berdasarkan persepsi pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 pekerja dari 111 perusahaan, dengan teknik multi-stage random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis. Hasil menunjukkan bahwa dari total infrastruktur yang dianalisis, sebelas telah memenuhi standar, empat cukup memenuhi, dan satu belum memenuhi pedoman teknis kawasan industri. Tingkat kepuasan pekerja terhadap ketersediaan dan kondisi infrastruktur mencapai 72% (kategori puas), sedangkan tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kepuasan sebesar 99%. Meski demikian, lima infrastruktur jaringan jalan, jaringan air bersih, sistem pengolahan sampah, unit pemadam kebakaran, dan sarana Kesehatan masih memerlukan pemenuhan atau perbaikan segera. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi bagi pengelola dan pemerintah untuk memprioritaskan pemenuhan infrastruktur, guna mendukung keberlangsungan industri dan kesejahteraan pekerja secara optimal.