Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru Ekonomi Kabupaten Sidoarjo Soesatyo, Yoyok; Tjipto Subroto, Waspodo; Canda Sakti, Norida; Edwar, Muhammad; Trisnawati, Novi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.761 KB) | DOI: 10.21009/JPMM.001.2.02

Abstract

Writing Training of Class Action Research Proposal (TOD/PTK) was held for the MGMP teachers in Sidoarjo Regency which is located at SMANOR Sidoarjo. The Community Service Activities aims to (1) provide information to the trainees about the basic concept of classrooms action research, the essence of class action research (2) to assign the arranging proposal to all participants; (3) giving guidance to all participants about the review of Class Action Research (PTK). This community service activities research using communicative or speech method at the time of giving materials to the participants, discussion and frequently asked questions and the practice of directly compiling a class action research proposal (PTK) and done by the guidance from PKM team. The results obtained community service activities on the classroom action research proposal writing training give benefit to the MGMP economics teacher at Sidoarno Regency. It is because of all participants now are able to arrange their own proposal of class action research, and it is also procide benefits for teachers to continue on making class action research that can be useful for a teacher's promotion
Yurisdiksi International Criminal Court pada Kasus Duterte dan Pertanggungjawaban Pidana Pasca Penarikan Diri Filipina dari Statuta Roma Muhammad Edwar; Efticha Sary, Wevy
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5398

Abstract

Penarikan diri Filipina dari Statuta Roma menimbulkan perdebatan mengenai keberlanjutan yurisdiksi International Criminal Court (ICC) serta pertanggungjawaban pidana atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam kebijakan War on Drugs pada masa pemerintahan Rodrigo Duterte. Ribuan kematian yang diduga merupakan pembunuhan di luar proses hukum memunculkan perhatian komunitas internasional dan mendorong ICC melakukan pemeriksaan awal pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlanjutan yurisdiksi ICC pasca penarikan diri Filipina dari Statuta Roma serta implikasinya terhadap pertanggungjawaban pidana individual mantan kepala negara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penarikan diri Filipina tidak menghapus yurisdiksi ICC terhadap kejahatan yang terjadi selama masa keanggotaan negara tersebut. Berdasarkan Pasal 127 Statuta Roma, ICC tetap memiliki kewenangan ratione temporis, sehingga pertanggungjawaban pidana individual atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan tetap dapat ditegakkan.