Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022– 2024) Purwaningish, Fadkur Rohmahdiah; Kiryanto, Kiryanto
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan capital intensity terhadap tax avoidance dengan leverage sebagai variabel intervening pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Variabel profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA), capital intensity menggunakan rasio aset tetap terhadap total aset, leverage menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR), dan tax avoidance menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis jalur (path analysis) melalui dua model regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 25 perusahaan dengan total 75 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance; (2) capital intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance; (3) leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance; (4) leverage tidak memediasi hubungan antara profitabilitas dan tax avoidance; serta (5) leverage tidak memediasi hubungan antara capital intensity dan tax avoidance. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa praktik tax avoidance pada perusahaan sektor makanan dan minuman tidak dipengaruhi oleh tingkat profitabilitas, intensitas modal, maupun struktur pendanaan melalui utang.Kata Kunci: Profitabilitas, intensitas modal, leverage, penghindaran pajak perusahaan manufaktur.
PENGARUH PENGUNGKAPAN SUSTAIBLITY REPORT, EMISI KARBON, KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR INDONESIA Akmal Yuma Purwono; Kiryanto Kiryanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7942

Abstract

Perusahaan manufaktur di Indonesia menghadapi tekanan meningkat untuk memaksimalkan nilai perusahaan sambil menangani isu keberlanjutan di tengah rendahnya tingkat pelaporan ESG. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan sustainability report, emisi karbon, dan kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur terdaftar di BEI periode 2022-2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear berganda, populasi meliputi seluruh perusahaan manufaktur di BEI, dengan sampel purposive 33 perusahaan (99 observasi). Data sekunder dari laporan keuangan dan pengungkapan keberlanjutan dianalisis melalui SPSS 27, termasuk uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan R². Hasil menunjukkan pengungkapan sustainability report berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan (sig=0,000), sedangkan emisi karbon dan kinerja lingkungan tidak signifikan. Ukuran perusahaan memoderasi negatif hubungan sustainability report dan emisi karbon, namun tidak kinerja lingkungan. Secara simultan, variabel menjelaskan 37,4% variasi nilai perusahaan. Kesimpulannya, pengungkapan ESG substantif di luar kepatuhan diperlukan untuk hindari sinyal negatif investor.
Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance Terhadap Tax Avoidance Dyah Ayu Kusumawati; Kiryanto Kiryanto
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2122

Abstract

  Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji serta menganalisis dampak adanya Corporate Social Responsibility (CSR), kepemilikan institusional, komite audit, dan kualitas audit terhadap penghindaran pajak dengan leverage dan pertumbuhan penjualan sebagai variabel kontrol. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penggunaan data sekunder. Penelitian sebelumnya berfokus pada perusahaan di sektor perdagangan, jasa dan investasi (2016-2018), sementara studi ini meneliti perusahaan yang terdaftar di BEI pada tahun 2020-2022. Metode sampling dilakukan dengan pendekatan purposive sampling yang menghasilkan 85 perusahaan sebagai sampel kajian. Data studi yang dipergunakan diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang diakses melalui situs web resmi perusahaan dan BEI. Analisis data dilakukan dengan memggunakan teknik analisis regresi linier berganda melaui SPSS 26 untuk mengkaji hipotesis yang diajukan. Penelitian ini membedakan hasil dengan penelitian sebelumnya dengan penambahan variable komite audit. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa CSR tidak dapat menjelaskan  penghindaran pajak begitu juga dengan komite audit yang tidak mampu menjelaskan penghindaran pajak. Sedangkan kepemilikan institusional dan kualitas audit mmeiliki implikasi negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak.
PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK Huda, Fathin Kamalia Zulfa; Kiryanto, Kiryanto
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.6559

Abstract

This inquiry concentrates on assessing how profitability, corporate scale, and the share of independent commissioners contribute to shaping tax avoidance among consumer staples manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2021–2023. The rationale for this investigation stems from the persistent pattern of tax avoidance in Indonesia. Employing a quantitative framework, the study adopts a purposive sampling method, selecting 44 firms that yield 132 firm-year data points. The research relies on secondary evidence derived from annual reports and publicly released financial statements available at the IDX. Profitability—captured through Return on Assets (ROA)—firm size—proxied by the natural logarithm of total assets—and the proportion of independent commissioners on the board serve as explanatory variables. Tax avoidance, the dependent construct, is operationalized via the Cash Effective Tax Rate (CETR). The statistical procedure involves multiple linear regression conducted with SPSS, preceded by classical assumption diagnostics to ensure robustness of the model. The empirical findings indicate a significant and inverse association between profitability and tax avoidance. In contrast, both firm size and independent commissioners’ proportion show no significant influence. Nevertheless, when jointly examined, the three predictors collectively exert an effect on tax avoidance. These results imply that companies with stronger profitability are more inclined toward tax compliance, whereas firm size and the share of independent commissioners have yet to demonstrate tangible effectiveness in curbing tax avoidance practices. The study contributes to the accounting literature and provides practical insights for policymakers and corporate actors seeking to strengthen tax compliance.