Hadi Nur Taufiq
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Majaz Isti’arah in Qur’an Surah Al-Baqarah: A Balaghah Science Perspective Based Analysis Murdiono Murdiono; Muhamad Amin; Hadi Nur Taufiq
Buletin Al-Turas Vol 28, No 1 (2022): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v28i1.20843

Abstract

PurposeThis study examined the Majaz Isti'arah contained in the Qurán Surah (Q.S) Al-Baqarah according to the Perspective of Balaghah Science. Majaz isti'arah wasa part of the majaz lughawi which discussed the use of a word that was not in its real sense.MethodThe study relied on verbal data in the form of Quranic verses taken from Q.S Al-Baqarah through carefully reading to identify Majaz isti'arah. The identified Majaz isti'arah were qualitatively in accordance with Balaghah science perspective. It was done by balaghah scholars to get the most appropriate interpretation.Results/FindingsThe study found out that in Q.S. Al-Baqarah has 19 verses of Majaz Isti'arah. They were distributed into Majaz Isti'arah tasrihiyah with nine verses, namely Q.S. Al-Baqarah (2): 7, 16, 41, 49, 138, 143, 168, 175, 187, and Isti'arah makniyah with nine verses, namely Q.S. Al-Baqarah (2): 9, 27, 74, 81, 93, 250, 256, 257, 259; Isti'arah thaba'iyyah there with 15 verses, namely In Q.S. AlBaqarah (2): 7, 16, 27, 41, 49, 74, 81, 93, 143, 168, 175, 187, 250, 257, 259; Isti'arah Tamstsiliyah, with two verses, namely, Q.S. Al-Baqarah (2): 138, 266; and Isti'arah ashliyah with two verses, namely Q.S. Al-Baqarah (2): 138, 256.ConclusionThe data illustrates the existence of the isti'arah majaz which cannot be separated in understanding the Qur'an in particular. Q.S. Al-Baqarah. Therefore, this study suggests the need to explore the science of balaghah and further research on other suras in the Qur'an.
PEMBENTUKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA MELALUI PROGRAM RABU IBADAH DI SMP TAMAN HARAPAN MALANG Qonita Farhana Akmalia; Hadi Nur Taufiq; Nafik Muthohirin
Kuttab : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2023): Kuttab : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ktb.v7i2.1633

Abstract

Indonesia memiliki berbagai perbedaan baik dari suku, ras, dan agama. Pada satu sisi keberagamaan tersebut bisa mendatangkan keberkahan, Tetapi pada sisi yang lain dapat memunculkan bencana jika terjadi persinggungan antar golongan yang berbeda.  Pendidikan multikultural dapat menjadi cara pandang untuk melihat realitas majemuk yang merupakan respons terhadap perkembangan keragaman populasi tersebut melalui sekolah. Sekolah melalui Pendidikan Agama Islam dapat menjadi tempat penanaman nilai – nilai toleransi. SMP Taman Harapan Malang memiliki berbagaiiimacam pesertaiididik dari beragamiiagama, latar belakang seperti agama Islam, Kristen, dan Budha. Dari adanya beragam agama, Sekolah tersebut mengadakan progam “Rabu Ibadah” sebagai upaya dalam pembentukan sikap toleransi beragama peserta didik. Program “Rabu Ibadah” bertujuan untuk membentuk sikap toleransi para peserta didik agar menghormati perbedaan keyakinan yang diperoleh peserta didik yang lain. Metodeiipenelitian yang digunakaniidalam penelitian ini adalah pendekataniikualitatifiidengan penyajianidata, observasi, iwawancara dan kajian pustaka. Penelitianiiiniiisecara khusus ingin mengkaji srategi SMP Taman Harapan Malang dalam mengupayahkan pemebentukan sikap toleransi beragama peserta didiknya. Riset ini menyimpulkan bahwa pembentukan sikap toleransi beragama di SMP Taman Harapan Malang diwujudkan dalam dua hal yaitu: sekolah memfasilitasi beberapa guru agama (Islam, Kristen, dan Budha), serta sekolah menyediakan program Rabu Ibadah , di mana  setiap rabu pagi para siswa diwajibkan ritual keagamaannya masing-masing di sekolah.
DISEMINASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM FILM ANIMASI NUSSA RARA THE MOVIE DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SOLIDARITAS Firmansyah Muhammaddin; Hadi Nur Taufiq; Mohammad Kamaluddin
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 6 No. 2 (2023): TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v6i2.714

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis cara film animasi Nussa Rara the Movie menyampaikan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang berperan dalam membentuk karakter solidaritas. Penelitian ini menggunakan teori Humanisme yang fokus pada nilai-nilai seperti keadilan, empati, dan kebaikan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman yang tepat dan mendalam tentang objek atau fenomena yang sedang diteliti. Hasil penelitian menjelaskan bahwa film animasi Nussa Rara the Movie berhasil menyampaikan nilai-nilai pendidikan agama Islam dan membentuk karakter solidaritas. Film ini menggambarkan konsep-konsep penting dalam agama Islam, seperti kasih sayang, tolong-menolong, kerja sama, kejujuran, dan kedermawanan, yang membentuk karakter solidaritas. Melalui adegan-adegan yang menggambarkan sikap empati, kepedulian, dan kebaikan hati, film ini dapat memotivasi penonton untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam aktivitas sehari-hari.