Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Insomnia pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Batu Aji Kota Batam Tahun 2019 Nahrul Hayat; Afif D Alba; Asfri Sri Rahmadeni
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3057.981 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i4.56

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang banyak dihadapi kelompok lanjut usia adalah insomnia (susah tidur). Insomnia merupakan keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan karena sulit memasuki tidur, sering terbangun tengah malam kemudian kesulitan kembali untuk tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak. Salah satu penerapan yang dapat dilakukan pada lansia yang mengalami insomnia adalah dengan cara non medikasi yang salah satunya adalah dengan latihan relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap perubahan tingkat insomnia pada Lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen yang termasuk ke dalam pretest and posttest one group design. Analisa data statistik yang digunakan adalah Paired t- test dan penelitian ini dilakukan selama 3 hari. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden 15 orang.. Pengumpulan data yang dilakukan pada saat sebelum dan sesudah latihan relaksasi otot progresif. Berdasarkan uji statistic di dapatkan P value = 0,000, yang berarti terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah terapi relaksasi otot progresif. Peneliti berharap lansia akan selalu melakukan terapi relaksasi otot progresif ini sebagai kebutuhan bagi diri untuk mengurangi insomnia.
HUBUNGAN JARAK POSYANDU DAN PERAN KADER TERHADAP KEAKTIFAN LANSIA DALAM MENGIKUTI POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM Siti Nuriah; Savitri Gemini; Afif D Alba
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i1.3147

Abstract

AbstrakLansia merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pemantauan kesehatan rutin melalui posyandu, dimana keaktifan mereka dipengaruhi oleh faktor seperti jarak posyandu dan peran kader. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan jarak posyandu dan peran kader terhadap keaktifan lansia dii Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sei Langkai Kota Batam Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik cross sectional pada 54 lansia yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan ujii Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara jarak posyandu dan keaktifan lansia (p=0,343), namun terdapat hubungan signifikan antara peran kader dan keaktifan lansia (p=0,029). Disimpulkan bahwa peran kader berpengaruh terhadap keaktifan lansia, sehingga peningkatan kualitas dan efektivitas kader melalui pelatihan dan pendampingan menjadi strategi penting untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam kegiatan posyandu.Kata Kunci: Jarak Posyandu, Peran Kader, Keaktifan Lansia