Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Internalisasi Budaya Anti-Bullying Melalui Layanan Konseling Kelompok Oleh Tutor Sebaya di Sekolah Mesra Damayanti; Syamsiara Nur; Nurhidayah Nurhidayah; Jirana Jirana; Nurmiati Nurmiati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5544

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMAN 1 Tinambung mengenai nilai-nilai anti-bullying sekaligus membangun layanan konseling sebaya sebagai upaya pencegahan berkelanjutan di sekolah. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan utama, yaitu identifikasi masalah, perancangan solusi, implementasi kegiatan, serta evaluasi hasil. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah, guru BK, dan OSIS, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang meliputi pemberian materi tentang pengertian, bentuk, dan dampak bullying, strategi membangun pribadi anti-bullying, serta pembentukan kelompok konselor sebaya. Selain itu, dilakukan kampanye terbuka dan pemasangan media edukasi berupa poster. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang nilai-nilai anti-bullying, yang tercermin dari respons positif peserta, kemampuan menjawab pertanyaan, serta praktik konseling sederhana yang dilakukan. Evaluasi melalui angket juga memperlihatkan adanya kesadaran baru untuk menolak praktik bullying. Dengan terbentuknya layanan konseling sebaya, kegiatan ini memberikan dampak keberlanjutan bagi sekolah dalam membangun budaya anti-bullying. Program ini membuktikan bahwa pendampingan partisipatif berbasis konseling sebaya dapat menjadi strategi efektif untuk membentuk lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter.
Investigating Self-Awareness and Speaking Ability Correlations in Secondary EFL Education Nurmiati Nurmiati; Andi Mega Januarti Putri; Ahmad Junaedi
Innovations in Language Education and Literature Vol. 1 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ilere.v1i1.3922

Abstract

This study investigates the correlation between self-awareness and English-speaking ability among second-grade students at SMAN 3 Majene, Indonesia. Employing a quantitative correlational design, the research examined 17 students selected through cluster random sampling from a population of 51. Data were collected using a self-awareness questionnaire assessing emotional awareness, self-assessment, and self-confidence, alongside a speaking ability test. Results revealed high levels of self-awareness among participants, with most reaching the "permanent" level, indicating strong self-reflection capabilities. Speaking abilities were predominantly rated as "good." However, statistical analysis showed a weak correlation between self-awareness and speaking ability, challenging the assumption of a direct link between these variables. This finding suggests that while self-awareness may contribute to internal motivation, it does not automatically translate to enhanced speaking performance in this EFL context. The study highlights the need for comprehensive pedagogical strategies that complement self-awareness development with targeted language instruction to improve EFL speaking skills effectively.
Optimalisasi Green House Sebagai Sarana Pembelajaran Lingkungan Hidup Bagi Peserta Didik MAN 1 Majene Jirana Jirana; Narti Narti; Hairunnisa Hairunnisa; Nur Adila; Widia Astuti; Sri Wahyuni; Nurhikma Sari; Muhammad Ilham; Mesra Damayanti; Nurmiati Nurmiati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.6019

Abstract

Green house di MAN 1 Majene sebelumnya kurang dimanfaatkan sebagai media belajar. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mengoptimalkan fungsinya melalui perbaikan fasilitas dan pendampingan praktik budidaya tanaman. Metode pelaksanaan mencakup observasi kondisi awal, perbaikan sarana, pendampingan siswa, serta evaluasi hasil. Kegiatan berlangsung pada 2–29 September 2025 dengan melibatkan30 siswa kelas XI Sains 2 dalam proses penanaman hingga pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan siswa dalam merawat tanaman yang ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 65 menjadi 85 atau meningkat sebesar 30,7%. Selain itu, 90% siswa mampu melakukan perawatan tanaman secara mandiri, meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama sederhana. Peningkatan ini juga terlihat dari keberhasilan budidaya tanaman, di mana tanaman selada yang ditanam siswa dapat dipanen secara berkala setiap ±2 bulan, menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan greenhouse secara berkelanjutan.