Rodiana Listiawati
Politeknik Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Risiko Kredit, Risiko Likuiditas dan Risiko Operasional Terhadap Profitabilitas PT Bank Mega Tbk Periode 2014-2021 Samuel Fredi Siagian Siagian; Rodiana Listiawati
Account : Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan Vol. 9 No. 2 (2022): EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/account.v9i2.4880

Abstract

Banks are financial institutions that function as financial intermediaries between parties who have excess funds and parties who lack funds. In carrying out its role in facilitating payment traffic and services to the community, improving credit services as the bank's main service product will affect the bank's success in achieving profit. Profitability is influenced by several factors, including Credit Risk (NPL), Liquidity Risk (LDR), and Operational Risk (BOPO). This study aims to determine the effect of NPL, LDR and BOPO on Profitability at PT Bank Mega Tbk in 2014-2021 Period. The data used in this study is the Quarterly Financial Statements of Bank Mega for the 2014-2021 period. The type of data used is secondary data obtained from financial reports published through the official website of Bank Mega. The analytical method used is multiple linear regression with a significance level of 5%. The results of this study indicate that NPL and LDR partially have no significant effect on profitability, while BOPO partially has a negative effect on profitability. Simultaneously, Credit Risk (NPL), Liquidity Risk (LDR), and Operational Risk (BOPO) have a significant effect on profitability by 94%, and other factors outside of this study influence the remaining 6%.
Analisis Perlakuan Akuntansi Piutang Usaha pada PT PLN Indonesia Power Adinda Saphira Rizki; Novitasari Novitasari; Irma Oktiani; Hastuti Redyanita; Rodiana Listiawati
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Artikel In Press: Edisi Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1375

Abstract

PT PLN Indonesia Power memiliki aktivitas operasional penjualan barang dan jasa yang melibatkan berbagai transaksi keuangan, termasuk transaksi yang menimbulkan piutang usaha. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan akan ketepatan pengelolaan perlakuan akuntansi terhadap piutang usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perlakuan akuntansi piutang usaha pada PT PLN Indonesia Power serta menganalisis kesesuaiannya dengan standar akuntansi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi piutang usaha pada PT PLN Indonesia Power meliputi proses pengakuan, pengukuran, pencatatan, dan penyajian piutang usaha yang didukung oleh penggunaan sistem SAP Enterprise Resource Planning (SAP ERP) serta monitoring dan rekonsiliasi merupakan bagian dalam penyajian yang dilakukan secara berkala untuk memastikan keakuratan saldo piutang dan kesesuaiannya dengan data pendukung. Berdasarkan hasil analisis, perlakuan akuntansi piutang usaha yang diterapkan telah sesuai dengan PSAK No. 109 tentang Instrumen Keuangan, PSAK No. 201 tentang Penyajian Laporan Keuangan, dan PSAK No. 224 tentang Pengungkapan Pihak Berelasi. Dengan demikian, penerapan perlakuan akuntansi piutang usaha pada PT PLN Indonesia Power telah mendukung penyajian informasi keuangan yang akurat, andal, dan relevan bagi pengguna laporan keuangan.