Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pengaruh Terbentuknya Slagging dan Fouling Terhadap Efisiensi Boiler pada Boiler Supercritical Nadiyatul Fadhilla; Arifia Ekayuliana; Nusyirwan Nusyirwan
Jurnal Mekanik Terapan Vol 1 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v1i1.3326

Abstract

Pada pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar batu bara sebagian besar ash yang dikeluarkan dalam bentuk leburan atau dalam keadaan plastis, sehingga akan mengakitbatkan penumpukan ash pada dinding furnace yang sering disebut slagging dan yang terbawa bersama fly ash akan membentuk fouling pada tube-tube boiler. Terbentuknya slagging dan fouling akan meningkatkan temperatur gas buang keluar furnace sehingga efisiensi boiler akan menurun. Untuk melihat pengaruh terbentuknya slagging dan fouling diperlukan perhitungan efisiensi boiler secara tidak langsung (Indirect Method) berdasarkan ASME Standard : PTC 4.1. Performance Test Code For Steam Generating Unit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mengidentifikasi potensi terbentuknya slagging dan fouling, pengaruhnya terhadap efisiensi boiler, serta menentukan solusi untuk mengatasi penurunan efisiensi pada boiler supercritical.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari keempat pemasok A, B, C dan D dengan batu bara HHV berturut turut 4199,6 kcal/kg, 4082,57 kcal/kg, 4198,6 kcal/kg, 4274,6 kcal/kg yang mempunyai potensi terbentuknya slagging fouling rendah terdapat pada pemasok C. Efisiensi boiler yang dihasilkan oleh masing-masing pemasok dengan memperhatikan potensi terbentuknya slagging dan fouling yaitu berturut-turut 80,99 %, 79,42 %, 81,14 %, 80,61 %. Untuk mengatasi penurunan efisiensi boiler yang diakibatkan oleh slagging dan fouling dapat dilakukan pemilihan batu bara yang sesuai dengan kebutuhan boiler, melakukan pencampuran batu bara dari pemasok yang ada, Memastikan pasokan batu bara yang sesuai dengan kebutuhan boiler masih tersedia dalam jangka waktu yang panjang.
Analisis Kebocoran Tube Outlet Header LP Evaporator HRSG dengan Metode RCFA Muhammad Daffa; Arifia Ekayuliana; Fitri Wijayanti
Jurnal Mekanik Terapan Vol 1 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v1i1.3329

Abstract

Ditemukan adanya kebocoran pada tube outlet header LP evaporator HRSG. Kebocoran tersebut terjadi di lokasi pipa masuk ke header sisi keluar dan pada belokan pipa menuju header. Kebocoran pada pipa dapat menyebabkan steam drum tidak mampu memenuhi syarat minimum level air sehingga mengakibatkan sistem proteksi pada HRSG memberikan sinyal untuk trip dan sistem menjadi open cycle yang berdampak pada penurunan daya mampu atau derating. Hal tersebut apabila tidak ditangani maka dapat menyebabkan kerugian, dimana seharusnya gas hasil pembakaran dapat termanfaatkan secara maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan metode pemecahan masalah sampai ke akarnya menggunakan Ishikawa Diagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akar penyebab terjadinya kerusakan tube outlet header LP evaporator HRSG dan mengetahui solusi untuk mengatasi kebocoran HRSG agar tidak terulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kajian 5M yang memiliki faktor paling berpengaruh dalam kaitan terjadinya kebocoran adalah karena faktor material; nilai kriteria fleksibilitas pipa melebihi batas yaitu sebesar 0,04, ketebalan pipa telah mendekati batas minimum yaitu sebesar 2,58 mm; pengoperasian fluktuatif, dan management; waktu pemeliharaan melewati batas equivalent operating hour (EOH). Untuk mengatasi kebocoran yang terjadi pada pipa HRSG dapat dilakukan pengecekan terhadap distribusi aliran gas hasil pembakaran, menjaga kualitas air, mengoperasikan HRSG secara base load dan pemeliharaan sesuai EOH.
Analisis Nilai Kalor dan Nilai Ultimate Briket Sampah Organik Dengan Bubur Kertas Arifia Ekayuliana; Noor Hidayati
Jurnal Mekanik Terapan Vol 1 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v1i2.3357

Abstract

Briket arang sampah merupakan jenis bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui, dibuat dari aneka jenis sampah seperti ranting, dedaunan, rumput, jerami, sampah pasar, pertanian, dan industri yang diolah melalui proses karbonisasi. Penelitian terkait dengan briket sampah banyak dilakukan oleh para peneliti dan sebagian besar menggunakan perekat tepung sagu. Briket sampah yang menggunakan perekat bubur kertas belum menarik perhatian sehingga belum banyak yang menggunakan media perekat dengan menggunakan kertas. Di sisi lain, pemilihan kertas sebagai bahan perekat ini relatif homogen dengan sampah sehingga mudah bercampur dan mudah terbakar. Parameter yang diamati meliputi komposisi sampah dan bubur kertas. Sampah daun kering berasal dan kertas yang digunakan adalah kertas tak terpakai di lingkungan Jurusan Teknik Mesin. Hasil pengujian briket daun kering dan perekat bubuk kertas dengan metode pengujian nilai kalor dan nilai ultimate dari briket tersebut. Nilai kalor yang dihasilkan dari briket daun kering dengan campuran daun kertas mencapai 5035.57 cal/gram. Serta hasil pengujian ultimate pada briket untuk nilai carbon sebesar 48.34%, hydrogen 3.23%, nitrogen 0.58%, oksigen 30.89% dan sulfur 0.07%
REKAYASA NANO KOMPOSIT TITANIUM OSKIDA SEBAGAI KATALIS PEREDUKSI ZAT WARNA TEKSTIL Iwan Susanto; Nugroho Eko Setijogiarto; Tia Rahmiati; Fachruddin Fachruddin; Arifia Ekayuliana; Jauhari Ali
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 18 No. 3 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v18i3.2392

Abstract

The core shell structure of TiO2@SiO2@ferrite(Ni-Cu-Zn) as composite nanoparticles for magnetic photocatalyst were successfully prepared in this study. These particles were synthesized continually by the sol-gel method and they are tested for their performance using MB dye solution. The magnetic core particles used in the synthesis were (Ni-Cu-Zn) ferrite with size of 20-60 nm, while SiO2 and TiO2 layers were formed using tetraethoxysilane and tetrabutly titanate. Some characterizations and testinghavecarried out to investigate the crystal structure, magnetic properties, surface conditions and performance of these particles. The results show that the anatase crystal structure of TiO2 was obtained on the outer shell of the particle, while the magnetization value and surface area were achieved at 4.74 emu/g and 126,831 m2/g, respectively. The nanoparticles of composite size were obtained about 10 to 40 nm with the shell thickness up to 4 nm. The performance results of photodegradation was quite good for reducing MB dye up to 63.37%.