Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Farmaka

REVIEW ARTIKEL : TUMBUHAN DENGAN AKTIFITAS ANTI KANKER PAYUDARA Luthfi Utami Setyawati; Norisca Aliza Putriana
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Suplemen Agustus
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4466.582 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17615

Abstract

Kanker payudara menjadi prevalensi penyakit kanker terbesar di Indonesia setelah kanker seviks.Kanker payudara juga merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker yang paling banyak. Penanganan kanker melalui tindakan operasi, radioterapi, dan kemoterapi seringkali menimbulkan efek samping yang serius serta residual morbiditas. Tumbuhan herbal dapat dijadikan sebagai alternatif karena dianggap lebih aman daripada penggunaan bahan kimia. Penulisan review artikel ini menggunakan metode studi pustaka. Dalam review ini dibahas mengenai beberapa tumbuhan dengan aktifitas anti kanker payudara. Dari hasil kupasan artikel didapatkan beberapa tumbuhan dengan aktifitas anti kanker payudara ini yaitu P. persica var. Rich Lady, Z. jujube, M. indica Linn., P. granatum, V. macrocarpon, Mentha spp., C. sinensis, C. roseus, W. somnifera, T. robiniophila Murr., A. membranaceus, U. dioica, A. muricata Linn., dan G. mangostana Linn. Yang memiliki berbagai macam aktifitas seperti anti-proliferatif dan/atau apoptosis sel kanker payudara MCF 7, MDA-MB-231, MDA-MB-435, SK-BR-3, 4T1 dan T47D.Kata kunci : kanker payudara, tumbuhan herbal, aktifitas anti kanker payudara
REVIEW: DETEKSI BAKTERI Salmonella MENGGUNAKAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) DAN LOOP-MEDIATED ISOTHERMAL AMPLIFICATION (LAMP) Nadya Nur Puspa Permatasari; Norisca Aliza Putriana
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Suplemen Agustus
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.622 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17595

Abstract

Salmonella merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan foodborne disease.  Penyakit bawaan makanan yang disebabkan oleh Salmonella dikenal dengan salmonellosis. Salmonela sebagian besar ditemukan pada unggas, telur, produk susu, air, buah segar, dan sayuran. Deteksi Salmonella dapat dilakukan dengan beberapa cara, baik secara konvensional maupun instrumental. Review ini dilakukan dengan studi pustaka pencarian jurnal internasional berbasis online. Selain metode konvensional standar, metode yang dapat digunakan untuk deteksi Salmonella adalah polymerase chain reaction (PCR) dan  Loop-Mediated Isothermal Amplification (LAMP). Metode LAMP merupakan metode yang lebih efektif jika dibandingkan dengan metode PCR. Kata Kunci: Salmonella, salmonellosis, deteksi, LAMP, PCR.