Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS HUKUMAN PIDANA PENJARA SEBAGAI EFEK JERA TERHADAP PELAKU KORUPSI DI INDONESIA Laila Nurul Indria; Ali Muhammad
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 3 (2022): JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.071 KB) | DOI: 10.31604/justitia.v9i3.1445-1450

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan kasus korupsi di Indonesia masih banyak terjadi ialah rendahnya penjatuhan masa pidana yang dijatuhkan oleh hakim. Selain itu kebanyakan narapidana kasus korupsi hanya menjalani setidaknya 1/8 saja masa pidana tersebut. Sisanya para terpidana ini dapat melenggang mulus keluar penjara dari pemberian beberapa macam potongan melalui remisi. Disamping itu saat berada didalam sel mereka sering mendapatkan fasilitas yang mewah dan pelayanan yang berbeda dengan narapidana biasa. Sehingga kasus korupsi masih marak terjadi di indonesia karena mungkin tidak adanya efek jera yang timbul pada oknum kasus korupsi. Pada hal tersebut berarti ada suatu ketimpangan hukum yang mana akan menimbukan situasi yang kurang baik pada masyarakat ataupun lembaga itu sendiri. Maka dari itu sistem hukuman pada narapidana kasus korupsi perlu diperbaiki atau dengan kata lain perlu adanya keadilan hukum atas terjadinya permasalahan tersebut dengan mempertimbangkan efektivitas dari hukum pidana penjara yang di berikan. Artikel ini merupakan hasil penelusuran bahan kepustakaan atau kajian terhadap data sekunder. Kemudian artikel ini membahas bagaimana efetivitas hukuman pidana penjara di Indonesia sebagai efek jera pada narapidana kasus korupsi. Secara khusus menganalisis efektivitas hukuman pidana penjara tersebut dalam rangka perbaikan sistem hukuman penjara dan mendapatkan suatu bentuk keadilan hukum dalam sistem pidana di Indonesia. Adapun saran untuk meningkatkan sistem dalam proses peradilan pidana di Indonesia, yaitu dengan hubungan kerjasama antara stakeholder dalam sistem penghukuman pidana di Indonesia dan penyatuan prinsip kearah tujuan yang baik.
Analisis Implementasi Kesadaran Beragama Dalam Upaya Revitalisasi Penyelenggaraan Permasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang Laila Nurul Indria; Umar Anwar
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v19i1.444

Abstract

Lembaga pemasyarakatan adalah salah satu tempat untuk melaksanakan proses pembinaan bagi masyarakat yang terjerat hukum. Terkait dengan pembinaan tersebut penelitian ini mencoba mendeskripsikan suatu analisis mengenai implementasi kesadaran Beragama dalam upaya revitalisasi penyelenggaraan permasyarakatan para warga binaan Metode yang dilakukan dalam penelitian ini secara kualitatif dengan model pengumulan data secara naratif kepada dokumen dan arsip untuk memberikan gambaran secara rinci dan sistematis, faktual dan menyeluruh mengenai segala sesuatu yang diteliti. Hasil dalam penelitian yaitu terkait cara implementasi kesadaran beragama dengan ceramah, pembiasaan, pendampingan, pengawasan dengan beberapa kendala yaitu kurangnya jumlah pembimbing, dana, sarana dan kualitas dan kuantitas, hal hal ini bisa diselesaikan dengan penanggulangan berupa pembinaan yang efektif, jumlah personel, pemantauan aktivitas.