Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Dewantara Journal of Technology

Analisis Poisson Bracket dan Persamaan Hamilton-Jacobi pada Hukum Mekanika Klasik melalui Penerapan Transformasi Kanonik Siti Fatimah; Megastin M Lumembang
Dewantara Journal of Technology Vol. 2 No. 1 (2021): Dewantara Journal of Technology Volume 2 No 1
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi kanonik merupakan kesimetrian bentuk kanonis suatu objek fisik setelah dan sebelum dilakukan perubahan (transformasi). Besaran fisis yang digunakan dalam rumusan Hamilton yaitu jarak dan momentum. Dalam transformasi kanonik, terdapat empat fungsi pembangkit yang akan diaplikasikan dalam Poisson Bracket dan persamaan Hamilton-Jacobi yang nantinya akan menghasilkan transformasi kontak. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan transformasi kanonik pada Poisson Bracket dan persamaan Hamilton-Jacobi tidak mengubah arti perubah lama menjadi perubah baru. Perubah yang berkonjugasi secara kanonis pada penerapan transformasi kanonik dihubungkan dengan menggunakan Poisson Bracket sehingga kordinat lama dalam Hamilton juga disebut sebagai perubah berpasangan secara konjugat kanonis. Penggunaan fungsi pembangkit pada persamaan Hamilton tetap mengacu pada kordinat lama dan kordinat baru serta waktu sehingga aksi yang terjadi dinyatakan secara eksplisit terhadap fungsi waktu dan kordinat dengan meninjau lintasan awal saat t1 pada posisi q­1. Penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam penyederhaan solusi umum persamaan Hamilton-Jacobi melalui transformasi kanonik pada hukum mekanika klasik.
Simulasi dan Analisis Numerik Orbit Planet dengan MatLab Muh Fachrul Latief; A Indra Wulan Sari Ramadani; Siti Fatimah
Dewantara Journal of Technology Vol. 2 No. 1 (2021): Dewantara Journal of Technology Volume 2 No 1
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam studi ini, telah ditelaah orbit planet sesuai dengan Hukum Kepler yang menyebutkan bahwasanya bentuk lintasan planet berbentuk elips dengan eksentirisitas tertentu. Studi lebih difokuskan pada perbandingan metode Euler, metode Euler-Cromer, metode Runge-Kutta orde-2 dan metode Runge-Kutta orde-4 dalam menyelesaikan kasus orbit planet dengan variasi step-waktu dan variasi kecepatan awal orbit planet dalam satuan Astronomical Unit (AU)/tahun. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwasanya metode yang lebih presisi dalam menjelaskan masalah orbit planet adalah metode Runge-Kutta orde-4 dengan keakuratan yang lebih baik. Selain itu, studi tersebut juga berhasil memodelkan orbit dari planet Terrestrial dengan rentang AU/tahun.
Compliance Test of X-Ray Beam Quality Using HVL Parameter on Digital Mammography Muhammad Yunus; Asmiati Amir; Mirnawati Mirnawati; Fitriani Fitriani; Siti Fatimah
Dewantara Journal of Technology Vol. 3 No. 1 (2022): Dewantara Journal of Technology Vol. 3 No. 1
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The compliance test of X-ray beam quality using HVL parameter on digital mammography was determined at a hospital in Makassar in 2019-2021. This measurement uses a ruler, X-ray multimeter, and aluminum filter. The exposure process is carried out at certain kVp and mAs conditions after placing the detector on the examination table. The HVL test to determine the X-ray beam quality is carried out by placing the detector 4 cm from the edge of the chest wall on the patient's table in an upright position facing the tube. The resulting HVL values ​​are 0.37, 0.37, and 0.38. This study resulted in a p-value of 0.000 (p < 0.05). Statistically, there is a significant difference in HVL values ​​in 2019-2021. The resulting HVL value is by the tolerance limit recommended by the IAEA, which is 0.31 ≤ HVL ≤ 0.58. These values ​​indicate that mammography works well, and it is safe for the patient.