Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

“Teras Bahasa” Sebagai Pengenalan Kebiasaan Membaca dan Bahasa Inggris Bagi Generasi Muda Reza Anggriyashati Adara; Sya'baningrum Prihhartini; Nuryadi Nuryadi; Muhammad Farkhan Ramadhan; Novita Puspahaty
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.14-27

Abstract

Generasi muda perlu memiliki kemampuan membaca dan pemahaman bahasa Inggris yang baik agar dapat bersaing di masa depan. Mengingat pentingnya dua aspek tersebut, “Teras Bahasa”  pun diadakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan kebiasaan membaca dan bahasa Inggris kepada masyarakat, terutama generasi muda. Kegiatan “Teras Bahasa” terdiri dari empat tahapan. Tahapan pertama adalah survei lapangan untuk menentukan lokasi kegiatan. Tahapan kedua adalah penentuan jenis acara yang diberikan kepada para peserta. Berdasarkan observasi yang dilakukan, tim menentukan lokasi kegiatan dan tiga jenis acara yaitu storytelling, playing board game dan showing flashcards. Tahapan ketiga adalah monitoring dan evaluasi. Dalam kegiatan ini, tim mendistribusikan kuesioner untuk penilaian kegiatan dari para peserta. Tahapan keempat adalah pembuatan laporan kegiatan. Hasil dari kuesioner menunjukkan mayoritas peserta merasa puas dengan kegiatan “Teras Bahasa” dan berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala. Selain itu, para peserta berharap jenis board game dan buku yang diberikan dapat lebih beragam sehingga bisa menarik perhatian dan menambah pengetahuan peserta.
“Teras Bahasa” Sebagai Pengenalan Kebiasaan Membaca dan Bahasa Inggris Bagi Generasi Muda Reza Anggriyashati Adara; Sya'baningrum Prihhartini; Nuryadi Nuryadi; Muhammad Farkhan Ramadhan; Novita Puspahaty
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.14-27

Abstract

Generasi muda perlu memiliki kemampuan membaca dan pemahaman bahasa Inggris yang baik agar dapat bersaing di masa depan. Mengingat pentingnya dua aspek tersebut, “Teras Bahasa”  pun diadakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan kebiasaan membaca dan bahasa Inggris kepada masyarakat, terutama generasi muda. Kegiatan “Teras Bahasa” terdiri dari empat tahapan. Tahapan pertama adalah survei lapangan untuk menentukan lokasi kegiatan. Tahapan kedua adalah penentuan jenis acara yang diberikan kepada para peserta. Berdasarkan observasi yang dilakukan, tim menentukan lokasi kegiatan dan tiga jenis acara yaitu storytelling, playing board game dan showing flashcards. Tahapan ketiga adalah monitoring dan evaluasi. Dalam kegiatan ini, tim mendistribusikan kuesioner untuk penilaian kegiatan dari para peserta. Tahapan keempat adalah pembuatan laporan kegiatan. Hasil dari kuesioner menunjukkan mayoritas peserta merasa puas dengan kegiatan “Teras Bahasa” dan berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala. Selain itu, para peserta berharap jenis board game dan buku yang diberikan dapat lebih beragam sehingga bisa menarik perhatian dan menambah pengetahuan peserta.
GANGSTER, GHOST, AND TRADITION: REPRESENTATION OF MARKET IN THREE INDONESIA FILMS Rido Budiman; Novita Puspahaty; Dian Puspita Sari
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2023): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v13i2.7148

Abstract

This research aims to determine what kind of market representation is displayed in three Indonesian films namely Di Bawah Lindungan Ka’bah, Gangster, Rumah Hantu Pasar Malam and how the viewers interpret it through various internet platform. The qualitative research design in the field of cultural studies especially the theory of representation and encoding-decoding from Hall is used to analyze data in the present study. By researching the above factors, we aim to provide more information toward the meaning of Indonesian films from the point of view of cultural studies.
Language Patterns on Music Festival Posters from the 80s Era to the 2020s Era Novita Puspahaty; Putri Rahmawati
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 15 No. 2 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v15i2.9915

Abstract

Differences in eras can affect language patterns in naming posters at music festivals. This study aimed to discover the differences in language patterns in music festival posters from the 80s to the 2020s. At the morphological level, we used Yule's theory (2010) to analyze word formation. Then, at the syntactic level, we used Morley's theory (2000) to examine phrases. We also used a content analysis to examine data collected from newspapers and social media. The results of the study showed that at the morphological level, the most commonly used in naming music festival titles from the 80s to the 2020s is the type of word borrowing and clipping. The borrowing word formation type is used up to 18 times, while the clipping word formation type is used 6 times. In addition, at the syntactic level, the results found are included in the category of noun phrase types from the 80s to the 2020s.
Peningkatan Literasi Dasar Anak melalui Metode Storytelling dan Bedah Buku dalam Program Teras Bahasa Reza Anggriyashati Adara; Sya'baningrum Prihhartini; Novita Puspahaty; Endang Suryana Priyatna; Rido Budiman; M. Fakhran Ramadhan
JE (Journal of Empowerment) Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v6i2.5781

Abstract

AbstrakKemampuan literasi—yang mencakup keterampilan dalam membaca dan memahami teks—merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh generasi muda, terutama anak-anak. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan tersebut, diselenggarakanlah program “Teras Bahasa”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda sekaligus memperkenalkan bahasa Inggris kepada masyarakat. Kegiatan ini terdiri dari empat tahap; survei lapangan, perumusan kegiatan, monitoring dan evaluasi kegiatan dan penyusunan laporan kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan survei yang terdiri dari 10 item. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menganggap kegiatan “Teras Bahasa” sangat berguna dan patut dilakukan secara berkala. Para peserta juga mengusulkan agar “Teras Bahasa” melibatkan kegiatan-kegiatan yang lebih bervariasi seperti bedah film atau lomba storytelling yang bisa membuat para peserta tertarik untuk berdiskusi dan membaca. Abstract  Literacy skills—which include the ability to read and understand texts—are crucial for young people, especially kids. To improve these skills, the "Teras Bahasa" program was launched. This program aims to foster a culture of literacy among young people while introducing English to the community. This event consists of four stages: field surveys, activity formulation, monitoring and evaluation, and preparation of activity reports. The evaluation was conducted using a 10-item survey. The participants were 20 children from the area. The results of the activity evaluation showed that most participants considered the "Teras Bahasa" program very useful and worth conducting regularly. Participants also suggested that "Teras Bahasa" include more varied activities, such as film reviews or storytelling competitions that can encourage the participants to discuss and read.