Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual dengan Media Talking Stick untuk Menumbuhkan Karakter Profil Pelajar Pancasila dalam Mata Pelajaran PPKN Rismalinda Andriani; Ivatun Nurul Inayah; Eva Luthfi Fakhru Ahsani
TANJAK Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Jurusan Tarbiyah dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/tanjak.v3i2.634

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa dalam pembentukan karakter profil pelajar Pancasila yang mana terdapat dalam materi norma-norma yang berlaku dikehidupan mata pelajaran PPKn pada kurikulum merdeka belajar yang menekankan pembentukan karakter siswa terutama pada siswa kelas IV SD N 03 Rejosari Kudus. Dalam pemahaman maupun implementasi materi norma-norma yang berlaku dikehidupan belum ditemukan bentuk adanya karakter profil pelajar Pancasila pada kelas IV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi dari pembelajaran kontekstual dengan menggunakan media Talking Stick dalam menumbuhkan karakter profil pelajar Pancasila pada mata pelajaran PPKn di kelas IV melalui sampel 14 siswa. Penelitian yang digunakan peneliti ialah penelitian tindakan kelas atau Action Reseach dengan subyek penelitian siswa kelas IV SD N 03 Rejosari Kudus yang terdiri dari 14 siswa, 6 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Hasil dari penelitian ini adalah pada siklus pertama masih dalam kategori kurang sekali dengan presentase 51% sedangkan pada siklus kedua mengalami peningkatan sebanyak 73% dengan kategori cukup.
Pembentukan Sikap Multikultural: Penerapan Literasi Budaya Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Siswa di SDN 05 Teluk Wetan Jepara Nur Laila Firti; Eva Luthfi Fakhru Ahsani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3169

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SDN 05 Teluk Wetan Jepara pada tahun ajaran 2024/2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan literasi budaya melaui pembelajaran berbasis proyek, mengetahui terbentuknya sikap multikultural setelah adanya penerapan literasi budaya, mengetahui faktor pendorong dan penghambat penerapan literasi budaya melalui pembelajaran berbasis proyek dalam pembentukan sikap multikultural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian field research dan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 05 Teluk Wetan Jepara dengan jumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, sedangkan teknik analisisnya meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa siswa merasa senang dan memahami tentang aspek kebudayaan ketika literasi budaya dikemas melalui model pembelajaran berbasis proyek, bagi mereka adalah suatu hal yang menarik dan belum pernah mereka lakukan, sehingga dapat disimpulkan terbentuknya sikap multikultural dapat dilihat dari siswa memiliki pengetahuan tentang budaya, saling menghargai pendapat, dan sikap saling ketergantungan siswa selama proses pembelajaran penerapan literasi budaya melalui pembelajaran berbasis proyek. Hal tersebut dapat dirasakan siswa secara nyata karena siswa lebih interaktif dan dapat memaknai suatu kebudayaan sebagai hal yang indah bukan lagi sebagai penghalang dan pembeda.
Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam di Madrasah Diniyah Babu Salam Blingoh Donorojo Jepara Ashif Az Zafi; A'yun Qulubana Khusnan Arief; Eva Luthfi Fakhru Ahsani; Elya Umi Hanik
Al-Idaroh: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2021): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian (LP3M) IAI Al-Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/alidaroh.v5i2.271

Abstract

Madrasah Diniyah is a non-formal Islamic educational institution. To become a pend institution. Islam requires high seriousness and motivation, high seriousness and motivation so that the goals and expectations of Madrasah Diniyah are achieved. Madrasas must continue to be an inspiration and motivation in minimizing the current moral crisis by instilling good morals in students through Islamic religious learning. This research is classified as a descriptive qualitative research conducted at Madrasah Diniyah Babus Salam Blingoh Donorojo Jepara. The purpose of this study was to find out how to improve the quality of education in Madrasah Diniyah Babus Salam. While the method of data collection using the method of observation and interviews. From the results of the study, it can be said that in improving the quality of Madrasah Diniyah education there are three elements, namely input, process, and output, but in its realization there are many obstacles in improving the quality of education in the field, namely social and economic problems.
Development of the Ethnomathematics-Based Mathematics Teaching Materials to Improve Conceptual Understanding of Madrasah Ibtidaiyah Students in Lombok, Indonesia Naili Lumaati Noor; Eva Luthfi Fakhru Ahsani; Awwalina Ainurrokhimah; Muhamad Miftah Farid
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 11 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v11i2.19553

Abstract

AbstractMathematics learning requires real situations that students often face. Using the context around students can make mathematics learning easy for students to understand. This research aims to develop ethnomathematics-based mathematics teaching materials to improve the conceptual understanding of Madrasah Ibtidaiyah/Islamic elementary school students in Lombok, Indonesia, that are feasible and practical. This research is research and development with the development of a 4D model consisting of defining, designing, developing, and disseminating. The resulting product is ethnomathematics-based mathematics teaching materials for grade IV students of Madrasah Ibtidaiyah in Lombok, Indonesia. The results of the development of teaching materials at the level of feasibility from the validation of material experts obtained a score of 39.5 with a feasible category, cultural experts obtained a score of 19.5 with a feasible category, and media experts obtained a score of 40.8 with a very feasible category. From the results of the product trial, it is known that the resulting product falls into the practical criteria, namely from student responses obtaining an assessment of 91% with a very positive category. The implications of the research are expected to increase the mathematical conceptual understanding of madrasah ibtidaiyah students to strengthen national cultural identity.Keywords: ethnomathematics, sasak culture, teaching materials, madrasah ibtidaiyah students.AbstrakPembelajaran matematika memerlukan situasi nyata yang sering dihadapi oleh siswa. Dengan menggunakan konteks yang ada di sekitar siswa, membuat pembelajaran matematika mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika berbasis etnomatematika untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa Madrasah Ibtidaiyah di Lombok, Indonesia yang layak dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan pengembangan model 4D, terdiri atas define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Produk yang dihasilkan adalah bahan ajar matematika berbasis etnomatematika untuk siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah di Lombok, Indonesia. Hasil pengembangan bahan ajar pada tingkat kelayakan dari validasi ahli materi diperoleh skor 39,5 dengan kategori layak, dari ahli budaya diperoleh skor 19,5 dengan kategori layak, dan dari ahli media diperoleh skor 40,8 dengan kategori sangat layak. Dari hasil uji coba produk diketahui bahwa produk yang dihasilkan masuk dalam kriteria praktis, yaitu dari respon siswa memperoleh penilaian 91% dengan kategori sangat posititf. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa madrasah ibtidaiyah, sehingga memperkuat jati diri budaya bangsa.Kata kunci: etnomatematika, budaya sasak, bahan ajar, siswa madrasah ibtidaiyah.
Implementasi Torso Interaktif Bersuara (TOBI) Berbasis STEM pada Pembelajaran IPAS di MIN Kudus Faza Dzulfikar Efendi; Eva Luthfi Fakhru Ahsani
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 2 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i2.98973

Abstract

Kurangnya pemahaman peserta didik MIN Kudus terhadap pembelajaran IPAS sistem pencernaan manusia dikarenakan media yang digunakan belum mampu menampilkan gambaran secara konkret dan mendetail. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi Torso Interaktif Bersuara (TOBI) berbasis STEM pada pembelajaran IPAS Di MIN Kudus disertai dengan respon guru dan peserta didik. Penelitian ini tergolong kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang akan dijalankan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Torso Interaktif Bersuara (TOBI) berbasis STEM pada pembelaran IPAS di MIN Kudus dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terkait materi sistem pencernaan manusia. Hal ini terbukti pada aktivitas guru dengan persentase 91% kategori sangat baik dan peserta didik dengan persentase  75% dengan kategori baik. Sementara hasil respon guru dan peserta didik terhadap desain, relevansi, perhatian, kepuasan, dan percaya diri  mendapatkan persentase 85% dan 81% termasuk dalam kategori sangat baik.The lack of understanding of MIN Kudus students towards learning the human digestive system IPAS is due to the media used that has not been able to display a concrete and detailed picture. The purpose of this study is to describe the implementation of STEM-based Voiced Interactive Torso (TOBI) in IPAS learning at MIN Kudus along with the responses of teachers and students. This research is classified as descriptive qualitative with the type of field research. Data were obtained through observation, questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the implementation of STEM-based Voiced Interactive Torso (TOBI) in IPAS learning at MIN Kudus can improve students' understanding of human digestive system material. This is evident in the activities of teachers with a percentage of 91% in the very good category and students with a percentage of 75% in the good category. While the results of teacher and learner responses to design, relevance, attention, satisfaction, and confidence get a percentage of 85% and 81% included in the very good category.
Penerapan Model Pembelajaran Make a Match Berbantuan Picture Card untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Kelas IV Selamet Farida; Siti Zuliana; Eva Luthfi Fakhru Ahsani
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i1.3044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran make a match dengan menggunakan picture card (kartu bergambar) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan materi “Membangun Jati Diri dalam Kebhinekaan” pada siswa kelas IV SD 01 Temulus Mejobo Kudus. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan subyek siswa kelas IV. Data dianalisis menggunakan teknik penilaian rata-rata hasil belajar dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar pada siklus I adalah 73,33 dan meningkat menjadi 82,22 pada siklus II. Selanjutnya persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I memperoleh persentase 77,8%, meningkat menjadi 88,9% pada siklus II.