Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SPIRITUALISME TELEVISI: Antara Aqidah dan Komodifikasi Hermawan, Anang
Jurnal Dakwah Vol. 10 No. 1 (2009)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa tahun belakangan penonton televisi kita akrab disuguhi dengan beragam tayangan misteri. Umumnya tersaji dalam bentuk sinetron, yang biasanya diklaim sebagai acara religi, dan kadang memang diorientasikan untuk sarana dakwah. Tayangan-tayangan sinetron religius memang tidak terlepas dari kecerdikan produsennya di dalam membidik rasa penasaran dan kebutuhan hiburan pemirsanya yang sebagian besar umat Islam. Kendati demikian, seringkali tayangan program-program siaran relijius ini menyimpan persoalan tersendiri, yakni menjauhnya konten program dari pemahaman agama yang rasional dan berdimensi tauhid murni. Dari perspektif aqidah Islam, sebagian besar program relijius justru cenderung mengandung nuansa kesyirikan, baik yang nyata atau terselubung. Alih-alih menjadi acara yang bertujuan meningkatkan akidah penonton (muslim), acara yang ditayangkan televisi ini justru menampilkan penyimpangan akidah, sehingga sesungguhnya yang ada di dalam konten acara religius bertentangan dengan makna religiusitas sendiri.
Reproduksi maskulinitas toksik di ruang digital: Analisis kualitatif komentar Instagram M. Subhqi Gorisha; Hermawan, Anang; Dian Dwi Anisa
Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5, No. 2, November, 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/cantrik.vol5.iss2.art5

Abstract

Toxic masculinity speech is a negative communication expression rooted in a culture of masculinity and giving rise to social constructions of maleness. Although global studies on toxic masculinity have been immensely expanded, research emphasizing this practice on social media in Indonesia is still limited. This study analyzes expressions of toxic masculinity in Instagram user comments about Emil Mario, one of the account owners who is frequently in the spotlight and the target of toxic speech on the platform. The research corpus was compiled from 160 comments on 10 posts from January to June 2025 and analyzed using qualitative content analysis methods, employing thematic coding. The results identified five main themes: gender stereotypes, verbal aggression, physical objectification, dominance and control, and rejection of feminine behavior. The results also found the presence of prominent local pejorative terms, confirming the conclusion that expressions of toxic masculinity also reflect local cultural characteristics in the digital space.