Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN PEREMPUAN SHAHABIYAH DALAM PERIWAYATAN HADITS Rabiatul Aslamiah
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v18i1.2996

Abstract

Women in the early days of Islam were given the opportunity as given to mento gain knowledge. To them the Messenger of Allah taught science in the form of his traditions, and they were also permitted to narrate the hadith that they received to others. Women narrated traditions directly from the Prophet, or through friends, both male friends and female friends. The hadiths that they have narrated are many and quite varied, concerning issues of faith and Islam in general, the problem of muamalah, especially matters related to women's issues, family life and household
DAKWAH KEPADA PEREMPUAN DAN ANAK-ANAK Perspektif Hadis Rasulullullah Saw. Rabiatul Aslamiah
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 19, No 1 (2020)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v19i1.3861

Abstract

The preaching of Islam is actually for all mankind. The Messenger of Allah (may peace be upon him) delivered his preaching not only to men but also to women and children. He provided a special time to preach to women. He also preaches and gives guidance and advice to children.
PERAN PEREMPUAN SHAHABIYAH DALAM PERIWAYATAN HADITS Rabiatul Aslamiah
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.292 KB) | DOI: 10.18592/alhadharah.v18i1.2996

Abstract

Women in the early days of Islam were given the opportunity as given to mento gain knowledge. To them the Messenger of Allah taught science in the form of his traditions, and they were also permitted to narrate the hadith that they received to others. Women narrated traditions directly from the Prophet, or through friends, both male friends and female friends. The hadiths that they have narrated are many and quite varied, concerning issues of faith and Islam in general, the problem of muamalah, especially matters related to women's issues, family life and household
DAKWAH KEPADA PEREMPUAN DAN ANAK-ANAK Perspektif Hadis Rasulullullah Saw. Rabiatul Aslamiah
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol 19, No 1 (2020)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.967 KB) | DOI: 10.18592/alhadharah.v19i1.3861

Abstract

The preaching of Islam is actually for all mankind. The Messenger of Allah (may peace be upon him) delivered his preaching not only to men but also to women and children. He provided a special time to preach to women. He also preaches and gives guidance and advice to children.
Klasifikasi Konten Pada Situs Web Dakwah Indonesia Menggunakan Text Mining Untuk Deteksi Paham Islam Radikal Nahed Nuwairah; Munsyi Munsyi; Amrullah Amrullah; Anita Ariani; Rabiatul Aslamiah
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 15 No 4 (2024): Technologia (Oktober)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, di bawah koordinasi UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v15i4.16333

Abstract

Konten radikalisme Islam dalam konteks prosedural merujuk pada konten yang memprovokasi kekerasan, menyebarkan kebencian, dan menentang nasionalisme melalui dakwah Islam di situs web Indonesia. Definisi radikalisme berbeda di setiap negara, dan di Indonesia, radikalisme diidentifikasi dengan isu provokasi serta kebencian terhadap SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan). Deteksi konten SARA sangat menantang karena jumlahnya yang besar, sistem yang tidak terstruktur, dan banyaknya gangguan yang disebabkan oleh beragam interpretasi. Masalah ini dapat mengancam persatuan dan keharmonisan agama di Indonesia. Berdasarkan kondisi ini, diperlukan sistem untuk membedakan apakah suatu konten bersifat radikal atau tidak. Kami mengusulkan pendekatan text mining menggunakan ambang DF dan ekstraksi fitur berbasis otak manusia. Sistem ini terdiri dari beberapa langkah, termasuk pengumpulan data, pra-pemrosesan, text mining, seleksi fitur, klasifikasi untuk pengelompokan data berdasarkan label kelas, perhitungan kesamaan untuk pemrosesan data pelatihan, dan visualisasi untuk menentukan apakah konten tersebut radikal atau tidak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan literasi kepada pengguna yang mengakses situs web yang terpapar paham radikal, sehingga dapat menekan penyebaran provokasi di situs web di Indonesia. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kombinasi validasi silang 10 kali lipat dan metode k-Nearest Neighbor (kNN) sebagai metode klasifikasi mencapai akurasi sebesar 66,37% dengan nilai k sebesar 7, berdasarkan data yang dikumpulkan menggunakan web scrapping dari situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Menkominfo).
SISTEM KlASIFIKASI KONTEN RADIKAL WEBSITE DAKWAH MENGGUNAKAN ALGORITMA KNN Samsul Rani; Rabiatul Aslamiah; Amrullah Amrullah; Munsyi M.T
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 16 No 3 (2025): Technologia (Juli)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, di bawah koordinasi UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v16i3.19701

Abstract

Penelitian ini membahas klasifikasi konten radikal dalam Da'wah Indonesia di Website Da’wah dengan menggunakan teknik text mining. Kami mengimplementasikan aplikasi mesin pencari konten menggunakan PHP, yang bersifat open-source dan dapat diakses di berbagai sistem operasi. Sistem ini memproses query dengan melakukan text mining dan membandingkan hasilnya dengan kata kunci yang disimpan dalam database, mengklasifikasikan konten ke dalam kategori yang telah ditentukan sebelumnya: Merah, Kuning, Hijau, dan Putih. Proses klasifikasi dilakukan dengan memberi label secara manual pada konten berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang menghasilkan 126 artikel berita yang diberi label. Algoritma K-Nearest Neighbors (K-NN) digunakan untuk klasifikasi, dengan nilai k optimal 7, yang mencapai tingkat akurasi sebesar 66,37%, menunjukkan keandalan algoritma dalam mengklasifikasikan konten radikal dibandingkan dengan metode manual. Pengujian dilakukan dengan text mining untuk mengekstraksi kata-kata signifikan dari konten berita, kemudian menghitung jarak Euclidean untuk klasifikasi. Matriks kebingungannya digunakan untuk mengukur akurasi klasifikasi, dengan kelas "Putih" mencapai nilai presisi dan recall tertinggi. Kinerja sistem menunjukkan waktu pemrosesan 0,704 detik per tugas klasifikasi dan penggunaan memori sebesar 884.656 byte, yang menyoroti efisiensi algoritma namun juga menunjukkan area yang perlu dioptimalkan. Peningkatan di masa depan meliputi penambahan fungsi identifikasi sinonim untuk kata kunci Bahasa Indonesia guna meningkatkan akurasi klasifikasi dan melibatkan para ahli dalam penentuan tema konten radikal. Menggabungkan algoritma K-NN dengan teknik machine learning lain seperti Naive Bayes, SVM, Decision Tree, dan Neural Network dapat lebih meningkatkan akurasi. Selain itu, memperluas sistem untuk digunakan pada server proxy, platform mobile, dan aplikasi lainnya akan meningkatkan fleksibilitasnya dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan konten radikal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dan pengembangan sistem untuk mendeteksi konten radikal di website da’wah, dengan menekankan perlunya adaptasi dan perbaikan berkelanjutan seiring dengan taktik radikalisasi online yang terus berkembang.