Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas, Pemasaran Digital, dan Pembukuan Sederhana Berbasis IT Usaha Konveksi di Desa Lengkong Kabupaten Bandung Basuki, Teguh Iman; Puryati, Dwi; Kuntadi, Susinah
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1665

Abstract

This PKM aims to help people who already have a business to produce fashion products (conventions). The partner in this program is Mr. Muchlis, a convection business actor located in Lengkong village, Bandung district. The problems faced by partners are (1) The length of the process of making buttonholes and installing buttons because they do not have a special machine for making buttonholes, so that they are transferred to other parties (2) Do not understand and have an adequate bookkeeping system resulting in difficulties in recording and calculating raw materials, wages, labor, other production costs, inaccurate determination of selling prices and profit calculations as well as preparation of financial reports, (3) Marketing of products is still limited and carried out offline, even though market opportunities for products are still open. The solutions offered to business partners are (1) Procurement of buttonhole making machines, (2) Making and training of IT-based bookkeeping, and (3) Making and training of social media for digital marketing, while the output targets to be produced are publication of PKM results in ISSN national journals, and media mass electronics, activity video publications, buttonhole machines, accounting systems ansi based IT, and digital marketing media.
MANAJEMEN USAHA AGAR-AGAR KERTAS BERBASIS DIGITAL PADA UMKM AGAR KERTAS GARUT SELATAN Puryati, Dwi; Basuki, Teguh Iman; Kuntadi, Susinah
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v6i2.428

Abstract

Agar-agar kertas merupakan salah satu produk ungggulan khas wilayah Pantai Pamengpeuk desa Mancahagar Kabupaten Garut. Selain itu untuk meningkatkan nilai tambah produk agar laut dibuat dodol. Salah satu UMKM yang mengolah agar laut adalah industri rumahan agar kertas cap “Apel” yang berlokasi di Kampung Bunisari, Desa Mancagahar RT/Rw: 03/04, Kecamatan Pameungpeuk, Garut Selatan. Agar kertas cap “Apel” mulai beroperasi tahun 1993 dan saat ini dikelola oleh generasi kedua. Manajemen usaha dilakukan secara sederhana dan belum ada pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. Dalam menghitung upah karyawan seringkali terjadi ketidakuratan data jam kerja, dan pembayaran gaji. Perhitungan harga pokok dan penentuan harga jual pun dilakukan secara otodidak. Produk hanya dikemas menggunakan plastik transparan, sehingga kurang memiliki daya tarik konsumen dan mudah rusak. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra maka kegiatan pengabdian dilakukan adalah (1) Membuat sistem pembukuan sederhana berbasis IT, (2) Pelatihan sistem pembukuan sederhana berbasis IT, (3) Pendampingan pencatatan dan penyusuan laporan keuangan. (4) Pelatihan dan Pembuatan Packaging, (5) Monitoring dan Evaluasi (Monev). Dengan kegiatan pengabdian ini, UMKM dapat tertib pembukuan dan menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku serta membuat packaging lebih menarik dan aman, sehingga kinerja UMKM menjadi lebih baik.
Enterpreneurship Training: Encouraging MSME Growth in the Startup Ecosystem Anjilni, Ratih Qadarti; Taha, Roshaiza; Kurniawan, Asep; Kuntadi, Susinah; Noviar, Yan; Febriana, Widia; Chartady, Rachmad; Wahyudi, Ickhsanto; Prasetya, Eka Rima; Purnomo, Listiya Ike
Abdimisi Vol. 5 No. 2 (2023): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abms.v5i2.44551

Abstract

The startup ecosystem starts from parties that encourage MSMEs in entrepreneurship training. because entrepreneurship training can help MSMEs develop business networks, motivate MSMEs and gain wider access to business assistance. Pamulang Estate is one of the MSME communities in South Tangerang, specifically in Pamulang Timur Village. Pamulang Estate UMKM is a community of several businesses owned by residents who live in the Pamulang Estate Complex. UMKM Pamulang Estate has 68 business actors who are its members. Some of them are food and beverage businesses and handicrafts. Pamulang Estate UMKM members are dominated by housewives whose business is limited to trading and who have not yet focused on developing their business. This PKM aims to provide (1) Pamulang Estate MSMEs with an understanding of the concept of entrepreneurship training. (2) Pamulang Estate MSMEs gain a wider business network in the startup ecosystem environment. (3) Pamulang Estate MSMEs understand the importance of business incubators. Participants understand the importance of promotion and joint marketing. As a result of this PKM, Pamulang Estate MSMEs can understand the importance of entrepreneurship training and participating in business incubators to develop their business. Abstrak Ekosistem start-up dimulai dari pihak-pihak yang mendorong UMKM dalam pelatihan kewirausahaan. Karena pelatihan kewirausahaan dapat membantu UMKM mengembangkan jaringan bisnis, memotivasi UMKM, dan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap bantuan bisnis. Pamulang Estate adalah salah satu komunitas UMKM di Tangerang Selatan, khususnya di Desa Pamulang Timur. UMKM Pamulang Estate adalah komunitas dari beberapa usaha yang dimiliki oleh warga yang tinggal di Kompleks Pamulang Estate. UMKM Pamulang Estate memiliki 68 pelaku usaha yang menjadi anggotanya. Beberapa di antaranya adalah usaha makanan dan minuman serta kerajinan tangan. Anggota UMKM Pamulang Estate didominasi oleh ibu rumah tangga yang usaha mereka terbatas pada perdagangan dan belum fokus pada pengembangan usaha. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan (1) pemahaman kepada UMKM Pamulang Estate tentang konsep pelatihan kewirausahaan. (2) UMKM Pamulang Estate mendapatkan jaringan bisnis yang lebih luas dalam lingkungan ekosistem start-up. (3) UMKM Pamulang Estate memahami pentingnya inkubator bisnis. Peserta memahami pentingnya promosi dan pemasaran bersama. Sebagai hasil dari PKM ini, UMKM Pamulang Estate dapat memahami pentingnya pelatihan kewirausahaan dan pentingnya berpartisipasi dalam inkubator bisnis untuk mengembangkan usaha mereka. Kata kunci: UMKM Pamulang Estate, Pelatihan Kewirausahaan, Ekosistem Start-Up.
PENGARUH SCARCITY MARKETING TERHADAP FOMO SERTA DAMPAKNYA TERHADAP DOOM SPENDING Kuntadi, Susinah; Basuki, Teguh Iman
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) Vol 5 No 1 (2026): JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA)
Publisher : PUBLISHER ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/eb.v5i1.226

Abstract

This study examines the influence of Scarcity Marketing on FOMO (Fear of Missing Out) and its impact on Doom Spending. The theoretical framework used includes psychological reactance theory, which suggests that scarcity increases attractiveness; emotional regulation theory, which links shopping to emotional management; and Maslow's theory of needs, which emphasizes the need for self-actualization and belonging. The objectives of the study are to analyze the influence of Scarcity Marketing on FOMO, identify the relationship between FOMO and Doom Spending, and examine the simultaneous impact of Scarcity Marketing on Doom Spending through FOMO. This descriptive and verification study investigates three research variables: Scarcity Marketing, FOMO, and Doom Spending. The results of this study show that the Scarcity Marketing variable has a positive and significant influence on FOMO with a path coefficient of 0.348 and a P-value <0.001, the FOMO variable has a positive and significant influence on Doom Spending with a path coefficient of 0.577 and a P-value <0.001, the Scarcity Marketing variable has a positive and significant direct influence on Doom Spending with a path coefficient of 0.203 and a P-value <0.001, the Scarcity Marketing variable indirectly has a significant influence on Doom Spending through FOMO as a mediator