Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Priscilla Sintiawati Pangestu; Edwita Edwita; Ishak Gerard Bachtiar
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.781 KB) | DOI: 10.30738/tc.v3i2.5209

Abstract

This study set an objective to determine the effect of self-confidence and interpersonal communication on the students’ critical thinking skills in District One Public Elementary School in Pasar Minggu. The method that was employed in this study was qualitative study with survey approach. The data analysis technique was path analysis. Path analysis was used to analyze the pattern of relationship in order to find out either direct or indirect effect of exogenous variable set towards the endogenous variable. The study employed random sampling with the population of some homogenous schools. Random sampling was selected randomly so that each participant in the sampling got an equal chance and opportunity to be selected to be the sample. The sampling process was conducted through the lottery. In this study, there were 120 students from 3 schools. The result of this study showed that self-confidence gave a direct impact to the students’ critical thinking skill; moreover, the interpersonal communication gave a direct impact to the students’ critical thinking skill; then, the self-confidence brought a direct impact to the students’ interpersonal communication. 
Pengembangan Media Visual Dalam Komunikasi Anak Deafblind-Low Vision Ishak Gerard Bachtiar; Muhammad Arif Taboer; Lalan Erlani
Jurnal Pendidikan Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.855 KB) | DOI: 10.36232/pendidikan.v10i2.2268

Abstract

Dalam kondisi gangguan penglihatan disertai dengan hambatan lain yang dikenal sebagai Multiple Disability Visual Impairment (MDVI) atau deafblind, atau hambatan penglihatan ganda, seperti kebutaan, tuli, buta - cacat fisik, buta - Keterbelakangan Mental, penglihatan buta -tuli dan lain-lain. Kemampuan guru untuk menangkap sinyal komunikasi siswa secara tepat mungkin tidak belajar, guru belajar dari intensitas berkomunikasi dengan siswa. Oleh karena itu, sensitivitas menangkap sinyal untuk modal komunikasi dan menerjemahkannya ke dalam komunikasi yang dapat dimengerti dari kedua belah pihak adalah salah satu keterampilan yang harus dimiliki guru yang melayani siswa deafblind-low vision Ada dua jenis data dalam penelitian ini. Yang pertama adalah data kuantitatif berupa penilaian kemampuan membaca anak sebelum dan sesudah penanganan, sedangkan data kualitatif kedua berupa wawancara dan pengamatan perilaku selama proses penanganan. Pengembangan media visual dapat meningkatkan kemampuan komunikasi subyek penelitian dengan hasil yang berbeda pada setiap subyek. Peningkatan level komunikasi menunjukkan berkembangnya kemampuan berbahasa.
Pengembangan sistem komunikasi augmentatif dan alternatif pada notasi dalam pembelajaran musik anak autis Lalan Erlani; Ishak Gerard Bachtiar; Arif Taboer
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol 18, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v18i1.49444

Abstract

Program layanan pembelajaran musik bagi anak autis dalam implementasinya masih banyak kendala dalam komunikasi antara guru dan siswa. Penelitian menunjukkan sebesar 50% anak dengan spektrum autistik tidak akan mengembangkan kemampuan bicara yang memadai untuk memenuhi kebutuhan komunikasinya. Sehingga alat komunikasi seperti Augmentative and Alternative Communication (AAC) menjadi diperlukan. Penelitian ini bertujuan menemukan penggunaan yang tepat  Augmentative and Alternative Communication (AAC) pada notasi yang tepat dalam pembelajaran musik bagi anak autis yaitu bagaimana pengembangan sistem AAC dalam pembelajaran musik serta dampaknya pada kemampuan musik bagi anak autis. Mixed Method Research sebagai pendekatan dengan kualitatif deskriptif untuk mengeksplore data dalam menemukan ketepatan sistem AAC dan Single Subject Research untuk menganalisis perubahan kemampuan subjek. Tejuannya (1) Penggunaan AAC untuk pengembangan pada notasi musik anak autis adalah pengembangan kartu AAC berbasis asesmen yang dikelompokan berdasarkan materi, (2) Analisis dampak pengembangan yang berdampak signifikan terhadap penggunaan AAC pada notasi pembelajaran musik bagi anak autis yang ditunjukan pada perubahan kemampuan bermain musik materi notasi dengan mendukung fungsi komunikasi pada pembelajaran. Penelitian ini dapat menjadi pertimbangan mendasar dalam pengembangan sistem AAC selanjutnya.