Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENELITIAN EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI AGGREGATION PHEROMONE DARI KECOA (Periplaneta americana L) Sri Pudji Rahayu
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3581

Abstract

Kecoa merupakan serangga yang suka hidup ditempat terlindung, tertutup maupun lipatan-lipatan sehingga susah diberantas, akan tetapi serangga tersebut mempunyai alat komunikasi yang  digunakan untuk memanggil sesamanya untuk berkumpul yang disebut aggregation pheromone. Aggregation pheromone ini diteliti untuk dimanfaatkan sebagai salah satu cara pengendaliannya. Pada penelitian ini aggregation pheromone diteliti dengan mengekstrak kotoran kecoa dengan berbagai macam pelarut dan hasil ekstraknya diuji secara biologi ditunjukkan dengan banyaknya kecoa yang datang dan berkumpul pada ekstrak AP tersebut. Dalam penelitian ini pelarut methanol merupakan pelarut yang paling baik dalam ekstraksi AP yang ditunjukkan adanya 80% kecoa yang datang berkumpul. Dari ekstraksi tersebut setelah dianalisa dengan alat kromatografi gas diperoleh senyawa aktif yang merupakan Aggregation pheromone dari kecoa Periplaneta americana L.  Senyawa tersebut diduga periplanon A dan periplanon B dengan waktu retensi 25,417 menit dan senyawa B dengan waktu retensi 27,007 menit.
Peningkatan Mutu Pupuk Organik Dengan Penambahan Unsur Kalium Dari Limbah Industri Kelapa Sawit Dan Unsur Fosfor Dari batuan Fosfat Sri Pudji Rahayu; Siti Nurtri H; Dwinna Rahmi; Siti Agustina; Tri Widianto
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.4718

Abstract

Pupuk organik adalah pupuk yang dibuat dengan menggunakan aktivitas rnikroorqanisma.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pupuk organik dengan kandungan hara makro tinggi memanfaatkan batuan fosfat dan limbah industri pengolahan kelapa sawit. Metoda penelitian adalah proses pengomposan limbah peternakan berupa koran dan darah, limbah kelapa sawit berupa cangkang, batuan fosfat dengan bantuan bakteri Pseudomonas sp, Bacillus sp dan jamur micoriza.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik yang didapat mempunyai rasio C/N = 12 - 17°/ckandungan fosfor lebih besar dari 6 % dan kandungan kalium lebih tinggi dari 1 %. Pada pupuk organik ini mengandung hara mikro yaitu besi, seng dan mangan.