Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN RANCANGAN MEDIA APLIKASI SUKSES ASI EKSKLUSIF (SAE) IBU BEKERJA Juariah Juariah; Fauzia Fauzia
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2168

Abstract

ASI eksklusif wajib diberikan selama 6 bulan tanpa makanan tambahan lain, karena ASI mengandung Zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. ASI memiliki komposisi zat gizi penting yang diperlukan tubuh dengan kadar yang tepat. ASI juga mengandung antibodi, yang dapat memberikan perlindungan bagi bayi dari beberapa penyakit pada masa ibu menyusui1permasalahan timbul ketika Ibu bekerja, karena keterbatasan waktu cuti bekerja yang diberikan hanya tiga bulan, sedangkan ASI eksklusif harus diberikan selama 6 bulan penuh, Hal ini menyebabkan kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu Bekerja . Ibu bekerja wajib memiliki pengetahuan yang cukup tentang ASI eksklusif agar ibu bekerja pun dapat memberikan ASI secara eksklusif, untuk menjawab permasalahan ini maka dibutuhkan sebuah aplikasi sederhana yang dapat memberikan edukasi dan informasi tentang ASI eksklusif bagi ibu bekerja, tujuan penelitian ini adalah merancang aplikasi Sukses ASI Eksklusif bagi ibu bekerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and development).Pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 40 orang. Analisis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi SAE Ibu bekerja yang berisi materi tentang ASI esklusif, management laktasi dll. Hasil penilaian ahli materi 71,5% masuk dalam kategori layak. Penilaian ahli media terhadap aplikasi 87% masuk kategori sangat layak. uji coba aplikasi dengan kelompok kecil 94% termasuk kategori sangat layak. Uji coba aplikasi dengan  kelompok besar sebesar 94% termasuk kategori sangat layak. Penelitian ini menghasilkan sebuah  produk aplikasi Sukses ASI Eksklusif (SAE ) bagi  ibu Bekerja.
ANALISIS KELAYAKAN RANCANGAN MEDIA APLIKASI SUKSES ASI EKSKLUSIF (SAE) IBU BEKERJA Juariah Juariah; Fauzia Fauzia
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2168

Abstract

ASI eksklusif wajib diberikan selama 6 bulan tanpa makanan tambahan lain, karena ASI mengandung Zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. ASI memiliki komposisi zat gizi penting yang diperlukan tubuh dengan kadar yang tepat. ASI juga mengandung antibodi, yang dapat memberikan perlindungan bagi bayi dari beberapa penyakit pada masa ibu menyusui1permasalahan timbul ketika Ibu bekerja, karena keterbatasan waktu cuti bekerja yang diberikan hanya tiga bulan, sedangkan ASI eksklusif harus diberikan selama 6 bulan penuh, Hal ini menyebabkan kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu Bekerja . Ibu bekerja wajib memiliki pengetahuan yang cukup tentang ASI eksklusif agar ibu bekerja pun dapat memberikan ASI secara eksklusif, untuk menjawab permasalahan ini maka dibutuhkan sebuah aplikasi sederhana yang dapat memberikan edukasi dan informasi tentang ASI eksklusif bagi ibu bekerja, tujuan penelitian ini adalah merancang aplikasi Sukses ASI Eksklusif bagi ibu bekerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and development).Pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 40 orang. Analisis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi SAE Ibu bekerja yang berisi materi tentang ASI esklusif, management laktasi dll. Hasil penilaian ahli materi 71,5% masuk dalam kategori layak. Penilaian ahli media terhadap aplikasi 87% masuk kategori sangat layak. uji coba aplikasi dengan kelompok kecil 94% termasuk kategori sangat layak. Uji coba aplikasi dengan  kelompok besar sebesar 94% termasuk kategori sangat layak. Penelitian ini menghasilkan sebuah  produk aplikasi Sukses ASI Eksklusif (SAE ) bagi  ibu Bekerja.
HUBUNGAN SELF MANAGEMENT DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINK PENYAKIT DALAM RS RAJAWALI Juariah Juariah; Istianah Kasmuji; Nurmansyah Nurmansyah
Medical-Surgical Journal of Nursing Research Vol. 1 No. 1 (2022): Medical-Surgical Journal of Nursing Research
Publisher : Medical-Surgical Journal of Nursing Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit kronis progresif yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, mengarah ke hiperglikemia. Penderita Diabetes Mellitus berisiko mengalami komplikasi akut maupun kronis dan berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus. Diabetes Mellitus tipe 2 tidak dapat disembuhkan secara total dan membutuhkan perawatan jangka panjang, sehingga berpengaruh pada Kualitas hidup pasien. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  self management dengan kualitas hidup pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam RS Rajawali. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang berada di Poliklinik Penyakit Dalam RS Rajawali sejumlah 80 responden. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil uji Chi Square menunjukkan hasil p-value 0,000 = p-value <0,05. Oleh karena itu, Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan yang bermakna antara self management dengan kualitas hidup pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam RS Rajawali. Ada hubungan Self Management dengan Kualitas Hidup pada pasien dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Rajawali. Kata Kunci: Self Management, Kualitas Hidup, Diabetes Mellitus Tipe 2
Pemberdayaan Keluarga Melalui Family Class dalam PengambilanKeputusan Kegawatdaruratan Ibu: Suatu Scoping Review Juariah Juariah
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : The Minimum Service Standards (SPM) in the health sector serve as key performance indicators for local governments in ensuring the community’s right to quality health services. Regular evaluation of SPM achievements is essential to assess the effectiveness of program implementation and improvements in public health status. Objective : This study aims to describe the achievement of health SPM across 26 Community Health Centers (Puskesmas) in Samarinda City during the 2022–2024 period Research Methods/ Implementation Methods : This research employed a quantitative descriptive design using secondary data from the SPM achievement reports of the Samarinda City Health Office. Data were analyzed based on the average achievement of each Puskesmas, then aggregated to calculate the city’s average achievement per year to identify trends from 2022 to 2024. Results : : The average SPM achievement in Samarinda City was 83.75% in 2022, increasing to 93.65% in 2023, and slightly declining to 90.77% in 2024. Overall, there was a 9.9% increase from 2022 to 2023, followed by a 2.9% decrease in 2024 compared to the previous year Conclusion/Lesson Learned : The health SPM achievement in Samarinda City showed an overall upward trend over the three-year period, despite a slight decline in 2024. Evaluation of factors contributing to fluctuations, particularly in indicators with lower scores, is necessary to maintain continuous improvement in the quality of basic health services.