Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN MODEL NUMBER HEAD TOGETHER DALAM MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH BAHASA INGGRIS UNTUK MEMPERSIAPKAN SDM UNGGUL Aly Imron; Mujianto Mujianto; Yani Ratnawati
Adbis: Jurnal Administrasi dan Bisnis Vol 13, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI DAN BISNIS 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/j-adbis.v13i1.90

Abstract

The objective is to know the increase of students learning motivation and students outcome through implementation of cooperative learning with Numbered Heads Together method of the English subject. This experimental research is using designing Classroom Action Recearch by applying qualitative approach as well as it is conducted in two cycles in which it involves planning, action, observation, and reflection. The result that the comparison result of students between the first and second cycles is significant and rise sharply, meaning that, second cycles is quite good seen from students’ motivation consisting of Interest (57.33%; 88) %, concentration (62.67%; 92%), attention (56%; 85,33%), perseverance (61,33%; 87,33%). The average increase is 26% from the first to 2nd cycles.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA PROGRAM JARINGAN TELEKOMUNIKASI DIGITAL (JTD) MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Mujianto Mujianto; Zubaidi Zubaidi; Yusuf Suprapto YM
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Prodi JTD Polinema dalam menyusun karya ilmiah melalui model PBL. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dan desain penelitian berbentuk PTK. Data penelitian berupa pelaksanaan pembelajaran peningkatan kemampuan menyusun karya ilmiah melalui model PBL, baik yang berupa data proses maupun data produk pembelajaran. Data tersebut diperoleh dengan teknik observasi, angket, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan, model PBL, inovasi pembelajaran pada era global, dapat meningkatan kemampuan menyusun karya ilmiah bagi mahasiswa Prodi JTD Polinema. Peningkatan kemampuan menyusun karya ilmiah ini dapat dilihat dari segi proses maupun produk pembelajaran. Peningkatan dari segi proses tercermin pada peningkatan kualifikasi pembelajaran dengan indikator adanya peningkatan keantusiasan dan keaktifan mahasiswa, dari pembelajaran siklus I ke pembelajaran siklus II. Peningkatan dari segi produk tercermin pada peningkatan kualitas produk karya ilmiah mulai bagian awal, isi, notasi ilmiah, dan aspek mekanis penulisan dari siklus I ke siklus II.Kata Kunci: pembelajarn berbasis masalah, kualifikasi pembelajaran, hasil belajar
Pendekatan fungsional-struktural dalam adat pernikahan Sunda Mujianto Mujianto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 6 No 1, 2016
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There is some argument about the conception of culture. Broadly culture is the daily life of human beings in general scale, ranging from action to thinking. Another opinion, culture is a set of rules, recipes, plan, and instructions used by humans to regulate behavior. In other words, culture is all activities undertaken by humans, including how, step, means, each of which function in order to meet its needs. The implication, if culture is conceived of all activities undertaken by humans that serve to meet the needs, understanding or cultural assessment can be done with a functional-structural approach. This is because the structural-functional approach is based on the assumption that every culture has a structure consisting of various elements or an element of life and each element or elements have the function of mutual support to cultural integrity. To understand more about the functional-structural approach, the following will be described on the conception of the functional-structural approach and its application in the study of traditional Sundanese wedding.
Kiat pengamanan bahasa Indonesia (tinjauan skeptis pada era global) Mujianto Mujianto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 2 No 2, 2012
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhir-akhir ini bahasa Indonesia mulai terancam keberadaannya. Ancaman ini berasal dari dua hal, yaitu penerapan otonomi daerah, yang berdampak pada semangat kedaerahan termasuk adanya kebijakan dalam penggunaan bahasa daerahnya masing-masing dan terutama gencarnya globalisasi yang berdampak pada penggunaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Banyak istilah dalam bahasa Inggris yang digunakan dalam berbagai situs kehidupan, baik di dunia pendidikan maupun di media massa. Jika kondisi demikian dibiarkan, maka akan ada peran bahasa Indonesia yang digantikan atau digeser oleh bahasa Inggris. Upaya penyikapan terhadap isilah asing dilakukan dalam tiga bentuk. Pertama, menjaga agar setiap kata asing yang masuk memperoleh padanan yang berterima, sesuai dengan situasi pemakaiannya. Kedua, menjaga agar tata bahasa Indonesia tidak berubah dan agar tetap dikuasai oleh para penuturnya. Ketiga, menggalakkan penulisan dalam berbagai bidang dengan bahasa Indonesia sesuai dengan ragam dan larasnya. Upaya pemaksimalan peran bahasa Indonesia dalam berbagai ranah kehidupan. Pertama, ranah kehidupan bermasyarakat, yang meliputi rumah-tangga, pergaulan (anak-anak, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak), acara seremonial (upacara adat, tempat ibadah) dan lain-lain. Kedua, ranah berbangsa dan bernegara, yang meliputi petunjuk identitas kewarganegaraan, representasi hasil karya ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan lain-lain. Ketiga, ranah kepemerintahan, yang meliputi: perkantoran, pendidikan, lembaga kenegaraan, representasi kebijakan bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan lainlain.
Pertarungan kekuasaan dalam teks media (studi analisis wacana kritis: kasus Mesuji dalam koran Jawa Pos Mujianto Mujianto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 1 No 2, 2011
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media masa merupakan arena pertarungan kekuasaan. Hal ini berarti, di satu sisi media bisa menjadi sarana legimitasi kekuasaan, sekaligus pula sebagai kontrol wacana publik. Namun, pada sisi lain media masa juga bisa menjadi alat resistensi terhadap kekuasaan, sekaligus bisa menjadi instrumen perjuangan bagi kaum tertindas untuk membangun kekuasaan tandingan. Oleh sebab itu, berita di media tidak pernah netral, selalu terdapat maksud dan tujuan tertentu. Terkait dengan pemberitaan kasus Mesuji oleh media cetak Jawa Pos, dapat diidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, bentuk, dan strategi pertarungan kekuasaan yang ada. Dengan menggunakan pisau AWK (Analisis Wacana Kritis), dapat diketahui pihak yang terlibat dalam pertarungan kekuasaan adalah Jawa Pos, Polri, masyarakat Mesuji dan sekitarnya, dan TPGF (Tim Gabungan Pencari Fakta). Demikianlah bentuk pertarungan kekuasaan keempat pihak tersebut berbeda-beda.