Sucipto Sucipto
STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PERAN IBU DALAM KOMUNIKASI IBU – ANAK DENGAN PRILAKU SEKSUAL REMAJA PUTRI SMK SASMITA JAYA I PAMULANG R.Tri Rahyuning Lestari; Holidah Holidah; Sucipto Sucipto
Edu Masda Journal Vol 5, No 2 (2021): Edu Masda Journal Volume 5 Nomor 2
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v5i2.128

Abstract

Teenagers in their growth and development are at risk for health problems, one of which is deviant sexual behavior. Deviant sexual behavior is a behavior that can have a negative impact on the perpetrators, unwanted pregnancy, sexually transmitted diseases, and abortion. This study aimed to analyze the relationship of mother role in mother-child communication with sexual behavior of girls SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang. Method : This research used cross sectional research design . Sampling technique used Proportional random sampling class X and XI with a large sample of 170 girls aged 16-19 years. Research instrument in the form of questionnaire. Instrument validity test is done using Pearson Product Moment . Test reliability used the Alpha formula . Statistical test of dependent and independent variables to used Spearman correlation with the level of gnifikasi 0.05. Statistical test results obtained ρ = 0.001 and r = 0.255, so it can be concluded that there is a significant relationship between the role of the mother in mother-child communication with the sexual behavior of young women in SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang with low link strength. Suggestion for the next researcher should use interview method aarrange good instrument in collecting data to get more accurate data and get better result.ABSTRAKRemaja dalam pertumbuhan dan perkembangannya adalah suatu kelompok berisiko terhadap masalah kesehatan, perilaku seksual merupakan salah satu keadaan menyimpang. Perilaku sseksual menyimpang suatu tanda perilaku yang dapat menimbulkan dampak negatif  bagi remaja , yaitu seksual pra nikah, aborsi dan penyakit menular seksual. pada remaja sering dikatakan pergaulan yang bebas sehingga komunikasi dengan orang tua yaitu ibu tidak optimal  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran ibu dalam komunikasi ibu-anak dengan perilaku seksual pada remaka putri di SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang . Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional random sampling kelas X dan XI usia 16-19 tahun dengan besar sampel sebanyak 170 remaja. Instrumen penelitian dalam bentuk kuesioner. Uji validitas instrumen dilakukan menggunakan Pearson Product Moment. Uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha. Uji statistik variabel dependen dan independen menggunakan Korelasi Spearman dengan taraf signifikasi 0,05. Hasil uji statistik diperoleh ρ=0,001 dan r=0,255,dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran ibu dalam komunikasi ibu-anak dengan perilaku seksual remaja putri di SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang dengan kekuatan hubungan rendah. Untuk peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan metode wawancara dan menyusun instrument yang baik dalam pengumpulaen data agar diperoleh data yang lebih akurat  dan mendapatkan hasil yang sesuai
STUDI KUALITATIF PENGARUH EDUTAINMENT KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN STATUS GIZI OVERWEIGHT PADA REMAJA PUTRI OVERWEIGHT DI SAUNG PINTAR YTKN PAMULANG Ayatun Fil Ilmi; Farida Nafi'ah; Sucipto Sucipto
Jumantik Vol 8, No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v8i1.3575

Abstract

Latar belakang : Kelebihan berat badan pada masa remaja dapat menetap hingga dewasa dan berisiko terjadinya penyakit. Salah satu cara menangani overweight dengan melakukan peningkatan pengetahuan melalui program edutainment konseling gizi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemgaruh penggunaan edutainment konseling gizi terhadap peningkatan pengetahuan tentang status gizi overweight pada remaja putri overweight. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview, observasi, dan data sekunder. Jumlah subjek sebanyak 9 orang. Model intervensi yang dilakukan adalah edutainment konseling gizi. Konseling dilakukan 1 kali setiap minggu selama 4 minggu. Subjek penelitian adalah remaja putri dengan status gizi overweight. Hasil : Hasil pre test menunjukkan hanya 3 subjek yang memiliki pengetahuan baik. Sedangkan, pengetahuan subjek menjadi baik setelah diberikan edutainment konseling gizi, hal ini ditunjukkan dengan hampir seluruh subjek memahami pengertian, faktor penyebab, dan faktor risiko dari status gizi overweight pada wawancara post test yang dilakukan oleh peneliti. Kesimpulan : Edutainment konseling gizi mempengaruhi peningkatan pemahaman pengetahuan tentang status gizi overweight pada remaja putri overweight.
Tinjauan Ketidaklengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Tindakan Operasi Katarak Di Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan Periode 2021 Sucipto Sucipto; Ida Listiana; Sri Haryanto; Martina Nurhafsari
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2023): EDU RMIK: JURNAL EDUKASI REKAM MEDIS INFORMASI KESEHATAN
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informed consent merupakan persetujuan tindakan kedokteran yang diberikan oleh pasien atau keluarga terdekat setelah mendapat penjelasan secara lengkap mengenai tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang dilakukan terhadap pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidaklengkapan pengisian formulir informed consent tindakan operasi katarak di Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi dengan lembar checklist. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 446 formulir informed consent dan didapatkan sampel sebanyak 211 formulir informed consent dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan sudah terlaksana seluruhnya (100%) Standar Prosedur Operasional (S.P.O) tentang pengisian formulir informed consent. Pada pengisian autentikasi terhadap 211 formulir informed consent tindakan operasi katarak bahwa yang terisi lengkap lebih dari setengahnya (71.94%) dan yang terisi dengan tidak lengkap hampir setengahnya (28.06%). Sebaiknya lebih meningkatkan kelengkapan pengisian formulir informed consent tindakan operasi katarak khususnya pada pengisian autentikasi.