Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) DI POLYBAG Missdiani Missdiani; Lusmaniar Lusmaniar; Aisyah Ulfa Wahyuni
AGRONITAS Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v2i1.118

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) di polybag. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 8 kombinasi perlakuan dengan 4 (empat) ulangan. Perlakuan terdiri dari 2 (dua) faktor, yakni pertama perlakuan pupuk organik cair (B) terdiri dari; B0 = tanpa pemberian pupuk organik cair, B1= menggunakan pupuk organik cair , sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk NPK (C) terdiri dari: C0 = tanpa pupuk NPK, C1 = 3 g/polybag, C2 = 5 g/polybag, C3 = 8 g/polybag. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat berangkasan basah, produksi per tanaman, produksi per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair (B1) memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat berangkasan basah, produksi per tanaman dan produksi per hektar. Pemberian dosis pupuk NPK 3 g/polybag (C1) memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat berangkasan basah, produksi tanaman per tanaman dan produksi per hektar. Interaksi perlakuan pemberian pupuk organik cair (B1) dan dosis pupuk NPK 3 g/polybag (C1) memberikan pengeruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI AGROBOST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Lusmaniar Lusmaniar; Oksilia Oksilia; Sasmita Dewi
AGRONITAS Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v2i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pemupukan melalui daun terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu pemberian variasi konsentrasi pupuk cair agrobost melalui daun yang terdiri dari 3 taraf konsentrasi. Faktor yang diteliti meliputi konsentrasi pupuk cair. Faktor perlakuan K1 dengan konsentrasi pupuk cair 2 cc per liter air, K2 dengan konsentrasi pupuk cair 4 cc per liter air, dan K3 dengan konsentrasi pupuk cair 6 cc per liter air per petak dan K0 kontrol negatif. Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga jumlah seluruh petak tanaman sebanyak 24 petak. Perlakuan variasi konsentrasi pupuk cair melalui daun memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang, serta tidak berbeda nyata terhadap jumlah daun dan umur berbunga. Perlakuan K3 dengan konsentrasi pupuk cair (6 cc per liter air) memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang per tanaman pada tanaman kacang hijau.
PENGARUH MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA TEKNIK BUDIDAYA HIDROPONIK Missdiani Missdiani; Lusmaniar Lusmaniar; Musmulyono Musmulyono
AGRONITAS Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v1i2.125

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan pemberian nutrisi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica juncea L.) pada teknik budidaya hidroponik. Rancangan yang digunakan dalam penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun faktorial 3x3 dengan 3 (tiga) ulangan. Perlakuan terdiri dari 2 (dua) faktor, yakni perlakuan media tanam ; rock wool (P1), cocopit (P2), arang sekam bakar (P3), dan kedua perlakuan pemberian nutrisi ; 500 ppm (T1), 1000 ppm (T2), 1500 ppm (T3). Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan berat berangkasan basah. Hasil statistik penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam dan pemberian nutrisi berbeda tidak nyata, namun secara analisis data penggunaan media tanam cocopit menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun yang paling baik, serta pemberian nutrisi 500 ppm berpengaruh paling baik terhadap jumlah daun dan berat berangkasan basah, serta Interaksi penggunaan media tanam cocopit dan konsentrasi pemberian nutrisi 500 ppm berpengaruh paling baik terhadap jumlah daun tanaman.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK HAYATI AGROBOST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSITANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) DALAM POLYBAG M Missdiani; L Lusmaniar; Pipit Hariyani
AGRONITAS Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v2i2.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan konsentrasi pupuk hayati agrobost terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dengan 16 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 48 kombinasi petak perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam M4 (tanah+pupuk kandang+cocopeat) berpengaruh terbaik terhadap jumlah daun, berat berangkasan basah, produksi per tanaman dan produksi per hektar. Konsentrasi pupuk hayati agrobost H1 (5 ml/l air) berpengaruh terbaik terhadap berat berangkasan basah tanaman, produksi tanaman dan produksi per hektar. Interaksi perlakuan media tanam tanah+pupuk kadang+cocopeat dan konsentars pupuk hayati agrobost 5 ml/l air (M4H1) berpengaruh terbaik terhadap berat biji per petak dan produksi biji per hektar.
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK Hening Permata Afifah; Lusmaniar Lusmaniar; Silahuddin Alby
AGRONITAS Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Imu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v3i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L) yang ditanam secara hidroponik.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuannya adalah perlakuan media tanam yaitu M0 dengan menggunakan Cocopeat, M1 dengan menggunakan 1:3 (cocopeat 1: arang sekam 3), M2 dengan menggunakan 3:1 (cocopeat 3: arang sekam 1), M3 dengan menggunakan 1:1 (cocopeat 1: arang sekam 1), dan M4 dengan menggunakan arang sekam. Peubah yang diamati adalah jumlah daun, panjang daun, lebar daun, panjang akar, dan berat berangkasan basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa perlakuan M1 (1 bagian cocopeat dan 3 bagian arang sekam) berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy yang ditanam secara hidroponik. Kata kunci : Sawi, media tanam, hidroponik
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Dosis Pupuk Trichompos Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis( Zea mays Saccharata L.) Dain Novita; Lusmaniar Lusmaniar; Intan Murni Ndruru
AGRONITAS Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/ags.v3i2.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair dan pupuk Trichompos terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays Saccharata L). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dua faktor perlakuan dengan 12 kombinasi perlakuan dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah pupuk organik cair yang terdiri dari N1 (10 ml/5 liter air), N2 (20 ml/5 liter air), dan N3 (30 ml/5 lieter air). Faktor kedua beberapa dosis pupuk Trichompos yang terdiri dari P0 (tanpa pupuk), P1 (10 ton/ha), P2 (15 ton/ha), dan P3 (20 ton/ha). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik cair berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, panjang tongkol dan berpengaruh tidak nyata terhadap umur berbunga, jumlah tongkol pertanaman, berat tongkol per tanaman, produksi tongkol per petak dan produksi tongkol per hektar. Perlakuan pupuk Trichompos berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah tongkol pertanaman tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, produksi tonkol per petak dan produksi tongkol per hektar. Interaksi perlakuan pupuk organik cair dan pupuk Trichompos berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman.
Pertumbuhan Planlet Anggrek Dendrobium (Dendrobium sp) dengan Penambahan Ekstrak Nabati Ke Dalam Media Alternatif Subkultur Novikar Saputra Idly; Lusmaniar Lusmaniar; Taufik Syamsuddin
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3862

Abstract

Banyaknya peminat bunga anggrek tidak sebanding dengan produksinya, hal ini dapat ditunjukkan dengan data produksi anggrek di Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan dari tahun 2016 sampai tahun 2019 hanya mencapai 2,8 juta tangkai.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai bahan ekstrak nabati kedalam media alternatif terhadap planlet anggrek dendrobium pada subkultur jaringan.  Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan yang meliputi: tanpa ekstrak, ekstrak bawang merah, ekstrak tomat dan ekstrak pisang ambon yang ditambahkan kedalam media alternatif subkultur.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak bawang merah ke dalam media alternatif subkultur memperoleh rata-rata tertinggi pada pertambahan jumlah daun plantlet 5,98 helai dan jumlah akar 2,81 helai.  pemberian ekstrak tomat menunjukan hasil rata-rata tertingi pada pertambahan tinggi planlet 0,99 cm dan pertambahan berat berangkasan basah 0,177 g, sedangkan perlakuan terendah adalah pemberian ekstrak pisang dan tanpa ekstrak.  Kesimpulan pemberian ekstrak bawang merah ke dalam media alternatif subkultur mampu meningkatkan pertumbuhan planlet anggrek dendrobium.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos Menggunakan Composting Bag Sri Devi Octavia; Oksilia Oksilia; Missdiani Missdiani; Lusmaniar Lusmaniar; Dian Novita; Taufik Syamsuddin; Andre Setiyawan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ezs80m06

Abstract

Permasalahan sampah menjadi problematika tersendiri karena sifat konsumtif manusia yang akan terus menerus menghasilkan sampah. Sampah sisa makanan dan rumah tangga menjadi penyumbang terbesar dari total volume sampah di Sumatera Selatan. Pengetahuan masyarakat pamong di lingkungan yayasan perguruan tamansiswa dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga belum optimal. Tantangan dalam pengelolaan sampah skala rumah tangga yaitu harus efisien, mudah digunakan dan tidak mengganggu estetika. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi pengelolaan sampah organik skala rumah tangga menjadi kompos menggunakan composting bag. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap persiapan yang meliputi observasi masalah, dan persiapan kegiatan, tahap pelaksanaan yang meliputi penyampaian materi sosialisasi dan tahap evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman pengelolaan sampah organik menjadi kompos menggunakan composting bag di lingkungan yayasan tamansiswa. Setelah dilakukan sosialisasi sebanyak 100% peserta menyatakan memahami cara pemilahan dan pengolahan sampah organik menjadi kompos menggunakan composting bag. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah yang didominasi oleh sampah rumah tangga.