Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SURVEY PAPER: SOFTWARE AUTOMATED TESTING TOOL USING SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW METHOD Absharina, Dheanda; Fahirah, Fahirah; Agustina, Fenni
Jurnal Pilar Nusa Mandiri Vol 16 No 2 (2020): Pilar Nusa Mandiri : Journal of Computing and Information System Publishing Peri
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/pilar.v16i2.1456

Abstract

Software testing is one of the most important roles in successful software development. The increasing complexity of software development requires the development team to use automated testing tools to test the quality and functionality of the application. In software testing, choosing a testing tool must be appropriate and in accordance with the software to be tested. Using the Systematic Literature Review method, this research collects and analyzes previous survey papers from 2 keywords, "Comparative of Automated Software Testing Tools" and "A Critical Analysis of Automated Software Testing Tools" on Google Scholar with a span of 2010 - 2020. Results from papers collected through 5 stages of the SLR, resulting in 11 papers that were reviewed. From these 11 journals, obtained 5 automated testing tools that are often discussed, Selenium, QTP, TestCompelete, Watir, and Ranorex. The results of this study indicate that there is no software automatic testing tool that is truly perfect because every automated software testing tool has its own strengths and weaknesses and it is expected that the results of this study can help software testers in choosing automatic testing tools according to their needs.
Intervensi Edukasi Stunting di Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah Kamaludin, Tutang Muhtar; Adrianton, Adrianton; Pardosi, Restu; Labombang, Mastura; Fadjar, Adnan; F, Fahirah; Susilawati, Susi
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v4i2.5475

Abstract

Stunting in children is still a major challenge in Indonesia, including in rural areas such as Sidera Village, Sigi Regency, Central Sulawesi. The Thematic Community Service Program (KKN) on Stunting aims to assist the government's efforts to accelerate the reduction in stunting rates by providing the community with education related to stunting prevention. Through this KKN, Tadulako University students are involved in activities integrating the Tri Dharma of Higher Education, especially in community service and student competency development. The methods included field observation, direct education, and collaboration with local health counsellors. Observations are carried out to identify factors that cause stunting, such as environmental conditions and nutritional parenting patterns in children. Counselling provides education on the importance of nutritional intake, environmental cleanliness, and healthy eating patterns as preventive measures. The results of the activities show an increase in community knowledge about the causes of stunting and intervention steps that can be taken to reduce the risk of stunting. In conclusion, this program has succeeded in increasing awareness in the Sidera Village community about the importance of stunting prevention. It is expected to be an effective education model for other areas. Stunting pada anak masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Stunting bertujuan membantu upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting dengan memberikan edukasi terkait pencegahan stunting kepada masyarakat. Melalui KKN ini, mahasiswa Universitas Tadulako terlibat dalam serangkaian kegiatan yang mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, edukasi langsung, serta kolaborasi dengan penyuluh kesehatan setempat. Observasi dilakukan untuk mengidentifikasi faktor penyebab stunting, seperti kondisi lingkungan dan pola asuh gizi pada anak. Edukasi diberikan dalam bentuk penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi, kebersihan lingkungan, dan pola makan sehat sebagai langkah preventif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab stunting serta langkah- langkah intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko stunting. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Sidera tentang pentingnya pencegahan stunting dan diharapkan dapat menjadi model edukasi yang efektif bagi wilayah lainnya.
Optimalisasi Konten Digital Untuk Pemasaran Kemiri Di Desa Bale Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Melalui Pelatihan Nirmalawati, Nirmalawati; Kamaludin, Tutang Muhtar; Fahirah, Fahirah; Rizal, Andi; Sarungallo, William Arrang
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7jt5yz56

Abstract

Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kemiri. Namun, keterbatasan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan platform digital menjadi hambatan utama dalam pemasaran produk. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha kemiri melalui pelatihan konten digital, manajemen media sosial, dan strategi pemasaran online. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan materi pelatihan mencakup pembuatan konten visual, pemanfaatan media sosial, dan digital branding. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital, keterampilan manajemen usaha, serta kesadaran kolektif untuk bertransformasi menuju usaha berbasis teknologi. Meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan modal, program ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan daya saing kemiri Desa Bale dan berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan komoditas lokal serupa