M. Ramdhani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain dan Implementasi L-C Meter Berbasis PC Peter Wylson Marpaung; M. Ary Murti; M. Ramdhani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, masih sedikit instrument untuk mengukur nilai induktor L dan capasitor C di laboratoriumelektronika STTTelkom.Hal ini yang menjadi dasar ide untuk mendesain dan mengimplementasikan alat ukurberbasis PC ini, dimana komponen induktor dan capasitor banyak sekali penggunaannya dalam praktikumpraktikumelektronika, sehingga diperlukan alat pengukuran induktor dan capasitor yang mampu mengukurnilai induktor dan capasitor yang mendekati harga aslinya pada saat praktikum elektronika.Kemungkinan kesalahan hasil pengukuran adalah suatu hal yang wajar, selama masih didalam batastoleransi kesalahan. Dari alat ukur ini diharapkan memiliki toleransi kesalahan dibawah 10%. Dalampengukuran nilai kapasitor dan induktor, dibatasi oleh range harga yang mampu diukur oleh alat ini. Bataspengukuran induktor 11mH s/d 106H dan capasitor 1pF s/d 470nF.Kata Kunci: alat ukur, inductor, kapasitor, PC.
Perbaikan Perilaku Akhlak Mulia Siswa dalam Pembelajaran SKI di Madrasah Tsanawiyah Cahyani Sakinah; Firman, Firman; Ikromul Habib; M. Ramdhani; Demina, Demina; Muhamad Yahya
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i1.1120

Abstract

Materi pendidikan Islam mengajarkan sejarah kebudayaan Islam. Jika seseorang hanya berbicara tentang akhlak sebagai pedoman perilaku, seringkali mereka salah melihat dan menilai masalah akhlak. Oleh karena itu, sangat efektif untuk mengajarkan moral kepada anak-anak melalui praktik atau penerapan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ini memungkinkan seorang anak untuk mempelajari berbagai cara untuk berperilaku dengan cara yang sesuai dengan prinsip moral. Perkembangan karakter siswa dipengaruhi secara langsung dan timbal balik oleh keteladanan guru. Guru yang baik juga akan memberikan nilai-nilai yang baik kepada siswanya. Namun, siswa akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan tindakan buruk. Frase "satu teladan lebih baik dari seribu nasehat" menunjukkan betapa pentingnya guru keteladanan. Guru PAI dan guru mapel SKI sangat bersemangat untuk memberikan contoh yang baik di kelas dan tidak menipu siswa dengan mengatakan hasil yang buruk. Guru di semua bidang pendidikan harus diminta untuk selalu mempertahankan dan memberikan hukuman yang wajar tanpa merusak siswa.