Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Karakteristik Arsitektur Karya Tan Tjiang Ay Studi Kasus Andrey Caesar Effendi; Danang Harito Wibowo
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2040.361 KB) | DOI: 10.33510/marka.2018.2.1.17-26

Abstract

Many media has published Tan Tjiang Ay’s works. But not many have examined the style or philosophy of design from the Tan Tjiang Ay deeply. This study became interesting, because Tan Tjiang Ay's design style resembled the style of modern architectural design, even though he never mentioned it by himself. Therefore, the researcher explored the characteristics of the architectural design of the house by Tan Tjiang Ay. This research method is qualitative approach, by conducting literature studies, field studies, and architectural analysis by using several examples of residential designs by Tan Tjiang Ay to get comprehensive conclusion. The results of the study indicate that the architectural characteristics of residential houses by Tan Tjiang Ay in Bandung are Modern Architecture style.
Penerapan Konsep Minimalist pada Desain Interior Ruang Dhammasala Vihara Guna Dharma Destin Connellya; Anastasia Cinthya Gani; Andrey Caesar Effendi
VISUAL Vol 19 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v19i2.30798

Abstract

Rumah ibadah sebagai fasilitas umum seperti vihara juga membutuhkan perencanaan desain interior yang baik agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan di dalamnya dapat berjalan dengan lancar dan nyaman. Dalam artikel ini objek utama yang akan menjadi pembahasannya adalah adanya penerapan konsep desain minimalis pada desain interior Vihara Guna Dharma. Masih ada yang keliru akan perbedaan dari kelenteng dan vihara, bangunan arsitektur vihara tidak selalu berbentuk arsitektur tradisional Tionghoa. Tidak jarang bahwa sekarang sudah banyak bangunan vihara yang sudah dimodernisasi. Untuk itu penerapan konsep desain minimalis pada desain interior Vihara Guna Dharma ini dipilih untuk mengikuti perkembangan tren interior jaman sekarang dan juga memaksimalkan seluruh ruang yang ada sehingga aktivitas dan fasilitas pada vihara dapat terpenuhi. Hal ini untuk menjawab visi dan misi dari Vihara Guna Dharma sendiri akan dapat terlaksana dan terpenuhi. Metode yang digunakan dalam perancangan interior ini didasari oleh proses desain oleh Rosemary Kilmer dan Otie Kilmer. Kesimpulannya perancangan interior terutama vihara dengan konsep desain minimalis sangat mungkin terjadi, dari perancangan ini diharapkan agar dapat memenuhi seluruh aktivitas yang ada agar visi dan misi dari vihara dapat direalisasikan dengan baik.
Eksplorasi Prinsip Arsitektur Neo- Vernakular pada Bangunan PKBM Alfa Omega Marvel; Andrey Caesar Effendi
VISUAL Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v20i2.35489

Abstract

Indonesia mempunyai tradisi yang sangat kental dan melekat pada segi arsitektur. Salah satu peninggalan budaya setempat adalah bangunan yang dibangun tanpa adanya seorang arsitek melainkan masyarakat setempat yang bersama-sama membangun sesuai dengan keadaan setempat. Gaya arsitektur ini disebut sebagai arsitektur vernakular. Seiring berjalannya waktu dan proses modernisasi, interpretasi arsitektur vernakular disebut arsitektur neo vernakular, yang merupakan gabungan dua konsep yang berbeda yaitu modern dan vernakular. Objek studi kasus pada penelitian ini merupakan sekolah Alfa Omega. Sekolah ini menerima penghargaan IAI Jakarta Awards pada tahun 2020, serta sempat beberapa kali menjadi finalis dari Fibra Awards 2019 dan Deezen Awards 2019. Seperti yang sudah dikatakan oleh Realrich Sjarief dalam websitenya, bahwa bangunan ini merupakan respon dari lingkungan sekitar yang memperhatikan keramahan lingkungan baik pengguna maupun sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dugaan pribadi terhadap desain arsitektur neo vernakular pada bangunan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Alfa Omega di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Indonesia. Metode yang digunakan untuk membedah penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini diharapkan nantinya akan memberikan dampak positif berupa gambaran penerapan arsitektur neo vernakular pada desain bangunan untuk penelitian lain yang akan membahas langgam arsitektur neo vernakular.